LOVE The MAFIA

LOVE The MAFIA
Bab 58


__ADS_3

Semua orang sudah kumpul di meja makan, kecuali Vano.


Vano turun dari tangan dengan pakaian berbeda dari hari biasanya.


"Kak Vano ingin pergi kemana?" tanya Vino.


"Kakak ada urusan diluar," ujar Vano berjalan kearah Mamanya.


Vano memeluk Mamanya. "Vano pergi dulu, Ma," ujarnya dan langsung pergi tanpa sarapan dulu.


"Heii. Kamu gak sarapan dulu?" teriak Mama Rena.


"Vano akan sarapan diluar saja," jawab Vano menghilang dibalik pintu.


"Tapi jangan sampai lupa," ujar Mama Rena berteriak sedikit keras.


"Iya," jawab Vano.


Vano mengemudikan mobil, dengan senyum yang tak pernah luntur.


"Ayo makan sayang," ujar Mama Rena pada Star.


Star tersenyum. "Iya, Ma," jawab Star kembali memakan sarapannya.


"Vino, hari ini kamu ingin ke kantor?" tanya Mama Rena.


"Iya, Ma. Kerjaan Vino sudah numpuk," ujar Vino.


"Baiklah. Tapi kamu antar istri kamu dulu kan kekampusnya?" tanya Mama Rena lagi.


"Itu sudah pasti, Ma," ujar Vino tersenyum.


"Baiklah."


Mereka semua menikmati sarapan pagi dengan damai, dan tanpa drama.

__ADS_1


Franc duduk diteras kosannya, menunggu Vano datang, tapi tiba tiba ponselnya berbunyi.


Franc memeriksa ponselnya dan melihat pesan masuk dari Lues.


Franc membuka pesan Lues. "Queen. Apa anda bisa datang ke markas," isi pesan Lues.


"Kenapa?" tanya Franc membalas pesan Lues.


"Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan," balas Lues lagi.


"Aku tidak bisa datang. Aku akan minta Star kesana. Nanti kamu beritahu semuanya padanya," balas Franc lagi.


"Baik, Queen," balas Lues.


Frnac membuka kontak Star dan menuliskan pesannya. "Apa kamu sudah berangkat kekampus?"


Star berhenti makan saat ponselnya berbunyi, "Trin."


Star mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimnya pesan.


"Siapa?" tanya Vino menatap Star.


"Ada apa dengannya?" tanya Vino lagi.


"Tidak ada. Dia hanya tanya, apa aku sudah berangkat kampus atau belum," ujar Star membaca pesan Franc.


"Hemm," jawab Vino yang hanya menjawab dengan deheman.


Vino kembali memakan sarapannya.


"Belum. Aku masih ada di rumah. Kenapa?" balas Star.


"Tidak ada. Hanya saja, Lues tadi kirim pesan padaku dan meminta aku ke markas, tapi aku tidak bisa pergi. Apa kamu bisa kesana," balas Franc lagi.


"Baiklah, aku akan kesana setelah Vino mengantarku kekampus," ujar Star kembali membalas Franc.

__ADS_1


"Baiklah," balas Franc lagi.


"Ada apa, Sayang?, Apa Franc baik baik saja," tanya Mama Rena pada Star.


Star mengangkat kepalanya menatap Mama Rena. "Franc, baik-baik saja, Ma. Franc hanya bilang dia tidak masuk kampus hari ini," jawab Star tersenyum.


"Memangnya kenapa dengannya?, sampai tidak masuk kampus," ujar Mama Rena lagi khawatir terjadi sesuatu.


"Star juga belum tau sih, Ma," ujar Star yang memang tidak tau.


"Tapi dia benar baik baik saja, kan?" tanya Mama Rena lagi.


"Iya, Ma. Dia baik-baik saja kok," ujar Star menyakinkan Mama Rena.


Vano mengemudikan mobilnya menuju kosan Franc. Ia mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Angga. "Apa semuanya sudah selesai?"


"Iya, Tuan Mudah. Semuanya sudah siap. Mulai dari WO, catering, dan tamu undangan juga sudah selesai," balas Angga yang memang sudah menyelesaikan semuanya.


"Bagus. Kamu akan mendapat bonus," balas Vano lagi.


Angga yang membaca pesan Tuan Mudahnya, tersenyum. "Akhirnya tidak sia-sia aku begadang." ujarnya pada dirinya sendiri.


"Terima kasih, Tuan Mudah," ujar Angga membalas pesan Vano.


"Satu hal lagi," ujar Vano mengirim pesan pada Angga.


"Ada apa, Tuan Mudah," balas Angga.


"Sebenar malam kamu jemput semua keluargaku ke sana," balas Vano.


"Kalau masalah seperti itu ... beres," balas Angga.


...#contenue ......


...Haii, Raiders jangan lupa dukungannya. ...

__ADS_1


...Agar, Author juga semakin semangat update. ...


...See you bay-bay....


__ADS_2