
Semua orang duduk dan menikmati sarapan pagi bersama.
"Oiya, Sayang. Apa kalian sudah menentukan tanggal pernikahan?" tanya Mama Rena pada Vano dan Franc.
"Belum. Sudah," ujar Vano dan Franc barengan dengan kalimat berbeda.
Franc terkejut, ia menatap Vano. "Ha."
"Kapan?" tanya Mama Rena.
"Satu minggu lagi," ujar Vano enteng menyuapi mulutnya.
Franc kembali dibuat terkejut dengan ucapan tunangannya. "Apa!" teriak Franc.
"Kenapa?" tanya Vano santai seakan tak ada yang salah.
Franc mengelengkan kepalanya. "Tidak. Tapi bukankah itu terlalu cepat?"
"Bukankah lebih cepat lebih baik," ujar Vano tersenyum.
"Iya sih, tapi kita kan masih belum mempersiapkan semuanya. Ada banyak yang harus dipersiapkan," ujar Franc pada Vano.
Mama Rena menganggukan kepalanya, setujuh dengan ucapan Frnac. "Franc benar Vano. Persiapan pernikahan bukanlah hal yang sebentar. Kita perlu mempersiapkan banyak hal, seperti ..."
Vano yang ke mendengar hal itu terus melanjutkan makannya, tanpa menjawab.
"... tamu undangan, tempat, baju, dekorasi, catering, dan masih banyak lagi. Jadi pernikahan kamu akan diadakan satu bulan lagi kedepan," ujar Mama Rena menjelaskan semuanya.
"Aku juga setuju dengan Mama. Pernikahan tidak bisa dipersiapkan dengan waktu yang singkat seperti itu," timpal Star.
"Tapi Aku tidak setuju. Pernikahan aku akan terjadi satu minggu lagi," ujar Vano kekeh dengan waktu yang sudah ia persiapkan.
"Tapi- " ujar Franc terpotong karena Vano lebih dulu menyerga ucapannya.
Keputusannya Vano yang sudah bulat, langsung menyerga ucapan Franc. "Semuanya sudah aku atur,"
__ADS_1
"Hah," kaget semua orang kecuali Papa Al dan Vino yang tetap santai.
Vano menghembuskan napas kasar, dan mengulang kembali ucapannya. "Semuanya sudah aku atur."
"Benarkah?, Apa kamu sudah memilih tempat?" ujar Mama Rena menatap putranya kesal.
"Sudah," ujar Vano menjawab dengan enteng.
"Baju?" tanya Star.
"Sudah."
"Catering?" tanya Franc tersenyum karena berfikir Vano pasti belum menyiapkan hal itu.
Tapi jawaban Vano diluar ekspektasi Franc.
"Sudah," jawab Vano tersenyum menatap Franc.
"Semuanya sudah aku atur, percayalah. Kamu hanya perlu datang, bersiap, dan duduk di sampingku sebagai istriku," ujar Vano lagi menarik turunkan alisnya.
"Iya karena Vano memang sengaja tidak memberitahu semua orang. Vano ingin memberikan surprised," ujar Vano cuek, sembari terus menyuapi mulutnya dengan makanan di piringnya.
Trin, trin, trin,📳.
Arga yang masih tertidur, terbangun karena suara ponselnya.
"Hallo. Ada apa," ujar Arga marah karena tidurnya terganggu.
"Pernikahan Nona Franc dan Tuan Vano, akan dilakukan satu minggu lagi," ujar orang diseberang telpon.
"APA!" Arga yangg kaget langsung terduduk.
"Iya, Tuan. Baru saja mereka membicarakannya. Tuan Vano, sudah menyiapkan semua ini sudah sejak lama," ujar orang itu lagi.
Arga mengepalkan tangannya, menatap ke depan dengan tajam.
__ADS_1
"Baiklah. Terus berikan aku informasi," ujar Arga mematikan ponselnya.
......................
"Hallo, Tuan. Anak buah Tuan Arga, sudah memberikan informasi pada Tuannya," ujar seseorang melalui sambungan telpon.
"Informasi apa yang dia berikan?" tanya orang yang ada dibalik telpon. Dia adalah Lues yang baru saja bangun dan sudah mendapat telpon dari anak buahnya.
"Informasi tanggal pernikahan Queen, yang akan dilakukan satu minggu lagi," ujar anak buah Lues yang ia tempatkan untuk memata-mata anak buah Arga.
"APA!" reaksi Lues sana dengan reaksi yang ditunjuk Arga, ia langsung terduduk.
"Kenapa, Tuan?, Apa aku harus melakukan sesuatu?" tanya Anak buahnya.
"Tidak. Kamu tidak perlu melakukan sesuatu. Kamu hanya perlu terus awasi anak buah Arga," ujar Lues.
"Siap, Tuan."
Lues mematikan telponnya, dan turun dari ranjangnya. Iya berjalan kearah kamar mandi.
......................
"Temui aku di Rezpecto Resto, lima menit lagi," ujar Arga menelpon seseorang.
Arga memasukkan telponnya tanpa menunggu jawaban diseberang telpon.
Arga masuk kedalam kamar mandi, membersihkan diri, dan pergi ketempat Rezpecto Resto.
...#continue ......
...Haii, Readers jangan lupa dukungannya....
...Agar, Author juga semakin semangat update....
...See you bay-bay....
__ADS_1