LOVE The MAFIA

LOVE The MAFIA
Bab 51


__ADS_3

Selin the gang berjalan keluar kampus menujuh area parkiran, sambil tertawa.


"Hahahah. Benar-benar kalau ada Lo, semuanya jadi seruh," ucap Rose tertawa.


"Hahaha. Sudah jelaslah," ucap Selin mengibaskan rambutnya.


Mereka berdiri didepan mobil Merlin. "Gimana kalau kita jalan," ujar Merlin menatap kedua sahabatnya.


"Let's go," ucap Rose dan Selin membuka pintu mobil.


Selin yang ingin masuk kedalam mobil terhenti saat seseorang memanggilnya.


"Maaf, Non. Kita harus pulang," ucap seorang Pria bersetelan hitam.


Kedua teman Selin, mentapa pada pria itu dan kembali men atap Selin. "Sel, dia siapa?, supir baru, Lo?" tanya Rose.


Selin menjawab menganggukan kepalanya, "Humm."


"Bapak pulang aja, aku akan pergi bersama teman temanku," ujar Selin, langsung masuk kedalam mobil


"Tapi, Non- " ucap Pria itu terhenti saat Selin menutup pintu mobilnya.


"Non!" teriak Pria itu, meneriaki mobil Merlin yang sudah pergi.


"Gimana sekarang. Aku harus jawab apa pada, Tuan Will," ujar Pria itu gelisah.


Tak lama ponselnya berdering, "Trin, trin, trin."


Ia dengan cepat melihat siapa yang menelpon. "Aduh. Baru juga dibilangin sudah nelpon aja," ujar Pria itu seketika wajahnya berubah pucat.


Pria itu mengeser ikon berwarna hijau, mengangkat telpon. "Iya, Hallo Tuan," ujar Pria itu hati hati.


"Apa Selin sudah pulang?" tanya Will langsung.


"Itu, Tuan ... itu- itu ...." ujar Supir bingun dan terbata bata.


"Itu apa!, Bicara yang jelas!, Jika tidak, maka kamu akan berbicara seperti itu selamanya," ucap Will marah.


Supir sangat takut mendengar ucapan Tuannya, bahkan kakinya gemetaran.


Dia menarik napas dalam-dalam, dan langsung mengatakan yang sebenarnya dengan cepat. "Maaf, Tuan. Tapi, Non Selin pergi bersama teman-temannya."


Will diseberang telepon bertambah marah, saat mendengar ucapan supir yang dia suruh menjaga Selin.


"Kamu itu gimana, haa!, Aku memperkejakanmu untuk terus bersamanya. Dan sekarang kamu bilang kalau Selin pergi bersama temannya!"


"Sekrang katakan dia pergi kemana!" ujar Will marah.


"Maaf, Tuan. Nona, tidak memberitahu akan pergi kemana," ujar Supir hati hati.

__ADS_1


"Bodoh!" ujar Will tambah marah mendengar ucap supir.


Will mematikan telponnya, dan langsung menelpon Selin.


Trin, trin, trin.


"Sel, ponsel mu bunyi tuh," ucap Merlin mendengar ponsel Selin berbunyi tapi tidak diangkat.


"Biarkan saja, gak penting!" ujar Selin mengabaikan ponselnya.


Ponsel Selin terus berbunyi tanpa henti, tapi Selin tak sekalipun dia mengangkatnya.


Trin, trin, trin.


"Sel, ponselmu terus berbunyi tuh. Siapa sih?" ujar Rose bertanya siapa yang menelpon terus menerus.


"Bukan siapa siapa," ucap Selin mengambil ponselnya dan langsung mematikannya.


"Maaf nomor yang anda tuju sedang berada diluar jangkauan," ujar sistem ponsel Will saat menelpon ponsel Selin tapi sudah dimatikan.


Will sangat marah, ia meremas ponselnya. "Beraninya dia mematikan ponselnya," ujar Will menatap kedepan dengan mata merahnya.


Tuan. Anda ingin pergi kemana?, sebentar lagi meeting dimulai.


Will tak menghiraukan ucapan sekretarisnya dan pergi dari sana dengan sangat marah. Karyawan yang berpapasan merasa takut saat melihat matanya yang merah menahan amarah.


................


"Ma, berhentilah menatap Vino seperti itu. Vino melakukan itu karena dia sangat keras kepala. Dan yang terpenting Vino sudah menikah dan Mama sudah punya menantu," ujar Vino enteng dan malas melihat tatapan tajam Mamanya.


"Tapi bukan seperti ini, Vin!" ujar Mama Rena marah, dan serius.


"Tidak apa-apa kok, Ma," ujar Star mengangkat bicara.


Mama Rena menatap Star. "Sayang maaf ya, Mama benar-benar minta maaf atas kelakuan anak, Mama ini ya," ujar Mama Rena meminta maaf.


"Mama ini ngomong apa. Mama tidak perlu minta maaf segala" ujar Star tersenyum manis.


"Terima kasih sayang," ujar Mama Rena memeluk Star.


Star membalas pelukan mertuanya. "Iya, Mama sama sama."


Mama Rena melepas pelukannya dan menatap mata Star. "Tapi kamu bahagia, kan?" tanya Mama Rena lembut.


"Iya, iyalah. Dia bahagia. Diakan mendapat suami yang super duper ganteng, kaya, dan- " ujar Vino pede tapi Star langsung menyerga ucapanya


"Dan tua!" ucap Star.


"Itu betul , sayang," ucap Mama Rena terkekeh.

__ADS_1


Vino menatap horor Star, tapi Star sama sekali tidak takut dan membalas tatapan Vino dengan lebih horor.


"Kenapa?"


"Tidak ada," ujar Vino mengalihkan tatapannya.


"Gimana punya macam betina, enak tidak?" tanya Papa Al berbisik.


"Sekarang apa Papa boleh tertawa melihat ekspresi kamu yang takut istri," ujar Papa Al lagi terkekeh.


"Kalian bisik apaan?" ujar Mama Rena mentapa tajam suaminya.


Papa Al memperbaiki kembali cara duduknya saat melihat tatapan maut istrinya. "Tidak ada."


Vino yang melihat Papanya yang selalu takut pada Mamanya tertawa puas. "Hahahahha."


"Kamu kenapa tertawa," ucap Star menatap Vino tajam, seketika tawanya hilang.


Papa Al terkekeh dan mengejek putranya.


"Oya, sayang. Kamu bahagia, kan?" tanya Mama Rena kembali.


"Iya, Ma. Star bahagia kok. Bahkan sangat bahagia," ujar Star tersenyum lebar.


"Syukur deh," ujar Mama Rena lega.


"Kalau seperti itu, kita akan melakukan resepsi, bersamaan dengan pernikahan Vano dan- " ujar Mama Rena lagi tapi ucapnya terpotong saat Vano langsung menyerga ucapanya.


"Wanita yang Vano cintai," ujar Vano cepat.


Vano melirik wajah Franc yang seketika berubah senduh.


"Iya, Ma. Vano akan menikah di bersama dengan orang yang Vano cintai," ujar Vano lagi mengedipkan satu matanya pada Mamanya.


Franc tiba tiba langsung berdiri dari duduknya. "Maaf, Ma. Tapi sepertinya Franc harus pamit pulang," ujarnya melangkah pergi.


"Biar aku antar," ujar Vano bangkit dari duduknya.


Franc kembali berbalik. "Tidak perlu."


"Beneran?" tanya Vano memastikan.


"Hemm," ujar Franc menganggukkan kepalanya dan berbalik pergi dari sana.


"Aduh. Semoga tidak ada yang mengganggunya, kalau tidak sudah pasti mereka hanya akan tinggal nama saja," ujar batin Star melihat sekilas wajah Franc.


...#contenue ......


...Hai, Raiders jangan lupa dukungannya ...

__ADS_1


...Agar, Author juga semakin semangat update ...


...See you bay bay ......


__ADS_2