Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Ayunda Chayra Putri


__ADS_3

Happy reading 😘😘😘


Netra Keanu berkaca-kaca. Ia kecup kening istrinya dengan intens. "Trimakasih Sayang, kamu telah berjuang demi buah hati kita."


"Iya Dad. Trimakasih, karena telah menjadikan aku ... seorang wanita yang sempurna."


Keanu dan Raina saling melempar tatapan yang dipenuhi oleh binar cinta.


Senyum terbit menghiasi bibir Kirana tatkala melihat pemandangan yang menghangatkan hati. "Alhamdulillah yaa Robb, trimakasih atas kebahagiaan yang Engkau anugerahkan. Atas cinta yang tiada pernah terduga ...." Kalimat yang hanya terucap di dalam hati.


Kirana segera memotong tali pusar, kemudian membersihkan tubuh bayi perempuan yang baru saja dilahirkan oleh sang menantu.


Selesai membersihkan bayi mungil itu, Kirana mulai melakukan beberapa langkah pemeriksaan untuk memastikan kondisi cucu pertamanya dalam keadaan sehat.


Setelah memastikan bahwa cucunya dalam keadaan sehat, Kirana memberi perintah agar Keanu mengumandangkan adzan dan iqomah.


"Kean, perdengarkan adzan dan iqomah pada kedua telinga putri kalian!"


"Baik Bunda"


Keanu mulai memperdengarkan adzan dan iqomah pada kedua telinga putri kecilnya.


Tatkala mendengar suara adzan dan iqomah yang dilantunkan oleh sang putra, hati Kirana bergetar. Terngiang kembali suara adzan yang dilantunkan oleh Abimana ketika Keanu terlahir ke dunia.


"Masya Allah, seolah baru kemarin ... bunda melahirkanmu, Ke. Dan sekarang ... kamu sudah menjadi seorang ayah," gumam Kirana di dalam hati.


"Selamat Raina sayang, selamat Keanu putra bunda yang hebat ...." Kirana mendaratkan kecupan di dahi Raina seraya mencurahkan kasih sayang seorang ibu mertua kepada menantunya.


"Trimakasih Bunda--" Suara Keanu dan Raina tercekat. Kedua insan yang tengah berbahagia itu ingin rasanya ... mengucap jutaan kata terimakasih pada Kirana, sebab telah membantu proses kelahiran buah hati mereka. Apa jadinya jika bunda Kirana tidak bersegera turun tangan sendiri? Mungkin, mereka masih menunggu para dokter obgyn yang belum tentu bisa segera datang menangani proses kelahiran si baby cantik.


"Nah ... sekarang IMD dulu ya!" Kirana meletakkan cucunya di atas tubuh sang menantu.


"Suster Meelhysa, tolong hubungi dokter Nabila atau dokter obgyn lain yang bertugas ya! Sampaikan permohonan maaf saya karena telah lancang menggantikan tugas mereka! Jika mereka ingin bertemu dan mempersoalkan tindakan saya, silahkan hubungi saya!" tutur Kirana. Ia menyerahkan kartu nama pada Meelhysa.


"Baik Dok," sahut Meelhysa dengan mengangguk samar sambil menerima kartu nama dari tangan Kirana.


"Ke, Rain, bunda tinggal dulu ya?"


"Iya Bund," sahut Raina dan Keanu.


Kirana berjalan keluar ruang bersalin setelah ia memberi kecupan singkat di dahi cucu pertamanya.

__ADS_1


....


Sesaat setelah Kirana keluar dari ruangan, seorang wanita cantik dengan balutan jilbab putih yang menutupi rikmanya, berjalan memasuki ruang bersalin.


"Dokter Nabila ...," sapa Meelhysa dan salah seorang rekannya yang bernama Ririn.


Pandangan netra Nabila tertuju pada seorang pasien yang sedang melakukan IMD.


"Sus, siapa yang membantu proses persalinan ibu itu?" tanya yang terlisan dari bibir Nabila sambil menunjuk Raina dengan dagu.


"Ma-maaf, Dokter Nabila. Yang membantu proses persalinan pasien atas nama Raina ... mertuanya sendiri. Beliau meninggalkan kartu nama, Dok." Meelhysa menyerahkan kartu nama milik Kirana kepada Nabila.


Netra Nabila berotasi sempurna tatkala membaca nama yang tertulis di kartu nama tersebut. Dr. Ayunda Kirana, SpOG.


"Kiran ...," gumamnya.


"Dokter mengenal beliau?" tanya Meelhysa.


"Tentu saja. Kami bersahabat ketika kuliah di Jakarta."


"Di mana dokter Kirana, Sus?" sambung Nabila.


"Hmmm, yasudah. Oya, dokter Kirana sudah memeriksa kondisi kesehatan ibu dan bayinya?"


"Sudah Dok. Kata dokter Kirana, kondisi kesehatan ibu dan bayinya tidak ada masalah."


"Syukur Alhamdulillah. Segera pindahkan pasien ke ruang rawat inap, Sus!" titah Nabila.


"Baik, Dok." Meelhysa dan Ririn mengangguk. Gegas mereka berdua melaksanakan titah Nabila.


....


Sepuluh menit setelah Raina dan putri kecilnya di pindah ke ruang rawat inap VVIP ....


"Kean, Raina, siapa nama cucu pertama bunda yang sangat cantik ini?" tanya yang terlontar dari bibir Kirana disertai binar bahagia.


"Ayunda Chayra Putri, Bunda. Ayunda diambil dari nama Bunda Ayunda Kirana, dan Putri diambil dari nama Mama Alya Putri. Sedangkan nama Chayra ... kak Nofi yang mengusulkan nama tersebut," sahut Raina disertai senyuman yang merekah.


"Nofi?" Kiran sedikit mengerutkan dahi.


"Iya Bunda. Kak Nofi salah satu author kece yang selama ini mendukung karya remahan author kita. Dari karya pertama hingga karya terbaru."

__ADS_1


"Oooo .... " Kirana ber-O ria sambil manggut-manggut.


"Ke, Rain, nama putri kalian sangat bagus. Semoga kelak, Chayra tumbuh menjadi seorang gadis yang mewarisi sifat omanya ... Alya. Lembut, anggun, dan penuh kasih," imbuh Kirana.


"Juga ... seperti Mbak Kiran. Yang sangat cerdas, berhati mulia, selalu ceria, tegas, dan memiliki segudang pesona," sahut Alya yang tetiba sudah berdiri di samping besannya.


"Alya ...."


"Mbak Kiran." Kedua wanita yang sudah tidak muda lagi itu saling berpeluk singkat.


"Al, kita sudah menjadi oma ...."


"Iya Mbak. Nggak terasa ya, sepertinya ... baru satu tahun Cinta Gadis Biasa 'Alya' end, dan baru beberapa bulan yang lalu Istri Comel Pilihan Abi juga end, echhh ... ternyata di Mantan jadi Besan kita sudah menjadi oma-oma," tutur Alya. Ia dan Kirana terkekeh.


"Ehem, selamat ya Markonah. Akhirnya, kamu menjadi seorang oma. Berterimakasihlah padaku ... karena berkat putriku-lah, kamu memiliki seorang cucu yang teramat cantik," ujar Raikhan dengan bangganya.


"Haissshhh Paijo. Kamu yang seharusnya berterimakasih padaku. Sebab, berkat ketangguhan putraku-lah ... putrimu langsung hamil," balas Kirana yang tak mau kalah dari Raikhan, pria yang dahulu pernah singgah di hatinya.


"Weeesss ... weeessss, jan ribut-ribut! Ini semua berkat keridho'an dan kasih sayang Allah yang menyatukan Raina dan Keanu. Sehingga mantan bisa menjadi besan," timpal Shela yang baru saja tiba.


Netra Keanu dan Raina membola tatkala melihat kedatangan sang oma. "Oma ... ?"


"Kean, Raina, selamat atas kelahiran putri kecil kalian. Oma sangat berbahagia. Tidak sia-sia ikhtiyar dan doa oma selama ini. Dulu oma sangat berharap, putra pasangan Kirana dan Bima bisa menjadi menantu Raikhan dan Alya. Alhamdulillah, sekarang diijabah oleh-Nya. Dan ... kebahagiaan oma bertambah karena mendapat bonus anugerah terindah ... kehadiran seorang putri yang sangat cantik," tutur Shela.


"Trimakasih, Oma. Trimakasih, karena selama ini ... Oma selalu melangitkan pinta pada-Nya untuk kami diikuti dengan ikhtiyar, sehingga sedari kecil ... Raina dan Keanu menjadi sahabat yang seolah tidak bisa terpisahkan," sahut Raina dengan binar mata yang menyiratkan kebahagiaan serta rasa syukur.


"Mmm ... Alya, Raikhan, Oma, ngomong-ngomong ... siapa yang memberitahu, bahwa kami berada di rumah sakit ini?" tanya yang terucap dari bibir Kirana disertai kerutan di dahi.


....


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Maaf UP nya selalu terlambat dan maaf jika banyak typo πŸ˜…πŸ˜…πŸ™πŸ™


Tinggalkan jejak like πŸ‘


Berikan komentar, gift, atau vote jika berkenan πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Trimakasih dan banyak cinta untuk semua sobat MjB 😘😘😘❀❀❀❀

__ADS_1


__ADS_2