Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Hang Out


__ADS_3

Satu bulan telah berlalu. Mira sejarang sudah sembuh total, itu artinya Mira sudah boleh pergi-pergi termasuk hangout, yang terpenting jangan sampai kecapean, tetap jaga makan, jaga kondisi juga jangan sampai ngedrop.


Mira merasa sangat bosan, rasanya ingin sekali pergi hang out selama week end, akhirnya Mira memutuskan untuk meminta izin ke kedua orang tuanya untuk pergi liburan bersama teman-temannya selama weekend, karena kebetulan weekend minggu depan ada tiga hari kebetulan Hari jum'at adalah Hari libur Nasional, jadi libur tiga hari berturut-turut.


Setelah selesai makan malam, Mira minta izin kepada Papa dan Mamanya.


Mira: "Mah, minggu depan Kan weekend nya lama tuh, boleh ngga Mira pergi liburan, hangout bareng temen-temen Mira? Mira boring banget.. pengin refreshing gitu heheh"


"Kamu beneran sudah sembuh kan? ngga ada keluhan lagi?" Tanya Papa Mira


"Iyaa.. Mira sudah sembuh ko Pah . sehat banget malahan, boleh ya Pah, plisss" jawab Mira dengan penuh mohon.


Mama: "Ya kalau kamu benar-benar pengin pergi, pergi saja.. iya ngga Pah?" sahut Mama


Papa: "Iyaa perginya sama Ina, Bima dkk kan sayang? Mereka bisa jagain kamu. Asal kamu bisa jaga diri, jaga makan, jangan cape-cape, istirahat yang cukup."


Mama: "Kalau ada apa-apa langsung hubungin Kita ya sayang!"


"Jadi mama sama Papa ijinin Mira pergi nih? makasih ya Mah, Pah.. Mira seneng banget, oke Pah.. Mira bakal ingat pesan Mama Papa, akhirnyaa..." (sambil memeluk mama dan papanya)


Mama: "Iyaa sama-sama sayang, Mama ikut senang kalo Mira seneng"


Papa: "Iyaa sayang.. Papa juga,"


"Ya sudah Mira mau hubungin teman-teman Mira dulu ya Mah, Pah.. Mira Naik dulu, daahh "


Papa: "Daaahhh sayang"


Mira langsung Naik ke atas dimana kamarnya berada, sementara Papanya masih duduk di tempat makan bersama Mama.


Sampailah Mira di kamar dan langsung menghubungi Mira untuk mengajak yang lainnya soal liburannya minggu depan.


"Hallo Mir, kenapa? kangen sama gue lo?" Tanya Ina.


"Yee.. Kepedean banget lo jadi orang!! Gue telfon lo mau ngajakin liburan, hang out bareng gitu weekend minggu depan kan ada tiga hari tuh, daripada bosen ngga kemana-mana, mending hangout bareng aja yuk.. gimana? "Ajak Mira pada Ina, sahabatnya.


Ina: "Boleh juga tuh, ntar gue izin sama nyokap bokap gue dulu.. kalau udah fix gue ajak yg lain deh . gimana?"


Mira: "Nahh. Baguss,, gue boring banget nih haha"


Ina: "Iyaa iyaa bawel.. besok di kampus gue kabarin deh mereka yah!"


Mira: "Okee sippp, thanks ya.. ya udah bye"


Ina: "Bye .." (Ina langsung menutup telfonnya)


Seperti biasa waktu istirahat di kampus Mira dkk makan siang bersama di kantin langganan mereka.

__ADS_1


Saat menunggu makanan datang mereka biasa ngobrol-ngobrol dan bercanda ngga jelas yang ujung-ujungnya bikin ketawa.


Daripada obrolan ngga jelas, Mira langsung mengajak mereka semua untuk liburan minggu depan mumpung lagi kumpul semuanya.


Mira: "Hii Guys.. weekend minggu depan kan ada tiga hari berturut-turut tuh, gue sama Ina berencana mau liburan ke pantai, lo semua mau ngikut kan? Ayo ngikut lah biar rame.." (Ajak Mira)


Bima: "Wahhh asyik tuuh.. boleh boleh, gue pasti ikut sama Raka. Kalo lo gimana Yo, Fan?" (tanya Bima pada kedua sahabatnya, Cahyo dan Irfan)


Cahyo: "Sorry bray, gue musti temenin bokap gue ke luar Kota, udah terlanjur janji, sorry banget ya" ucapnya


Irfan: "Sayang banget, kenapa musti barengan si acaranya. Weekend minggu depan sepupu gue merried, gue musti ke Bandung. Sorry banget ya guys"


Bima: "Oh, yaudah gapapa.. Raka, lo ikut kan?"


Raka: "Boleh lah, belum ada acara gue" dengan nada datarnya


Mira sangat senang karena Raka bisa ikut holiday bareng mereka. Itu artinya Mira bisa dekat-dekat dengan Raka. haha


Mira: "Oke oke.. yang ikut Raka, Bima, Gue, Ina. Lo ikut ngga Sin? San?" tanya Mira pada Sindy dan Santi.


Sindy: "Nanti gue izin sama orang tua gue dulu ya," (Sindy langsung tanya pada Ibunya melalui ponselnya)


Santi: "Sorry Mir, aku ada acara liburan bareng keluarga ke Jogja. Ga bisa ikut, lain kali pasti gue ikut ya." jawabnya dengan murung


Mira: "It's oke gapapa lain kali aja deh.."


Sindy: "Sorry Na, Mir, Bim, Raka, gue ngga bisa ikut.. Ada acara keluarga kata nyokap gue"


Mira: "Ya sudah ngga papa.. berarti yang positif ikut empat orang ya. Gue, Ina ,Bima, sama Raka."


Bima: "Okelah kalau begitu.. ya sudah yuk makan, udah datang dari tadi makanan Kita malah asyik ngobrol saja, kasihan sekali Makanan ini diabaikan hihihiiii"


Mereka semua langsung makan bersama. Setelah selesai, semuanya kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti mata kuliah selanjutnya.


Weekend telah tiba. Pagi sekitar jam 7 Mira, Ina, Bima, juga Raka sudah berkumpul di rumah Mira. Mereka membawa koper untuk keperluan mereka di pantai selama kurang lebih dua hari dua malam. Lalu mereka pergi menggunakan mobil Bima.


Perjalanan lumayan lancar. Sekitar 4 jam mereka sampai di lokasi, mereka langsung memesan dua unit kamar penginapan dekat pantai untuk istirahat. Ina satu kamar dengan Mira sementara Bima satu kamar dengan Raka.


Mereka langsung mencari makan untuk makan siang di sekitar penginapan, Lalu istirahat karena cape perjalanan yang lumayan lama.


Sorenya setelah membersihkan diri, mereka memutuskan untuk jalan-jalan menelusuri pantai, bermain pasir pantai berwarna putih yang lembut, berfoto-foto ria, juga berlari-lari sambil menikmati derauan ombak yang mengguulung di bibir pantai.


Berlari-lari dan bermain membuat mereka kelelahan, Raka langsung membeli minuman juga cemilan di sekitar pantai, mereka duduk santai sambil menikmati keindahan pantai di sore Hari, untuk menyambut sunset di pantai itu.


Mereka berempat duduk di tepi pantai yang indah, derauan ombak yang tenang, pasir putih yang menambah kecantikan pantai, serta pemandangan di ujung pantai yaitu gunung-gunung menjulang tinggi, air pantai yang biru, mentari yang mulai bersembunyi di ufuk barat sangat cantik pemandangan sore itu.


Ina duduk bersebelahan sengan Bima, sambil menikmati indahnya senja sore itu Ina menyenderkan kepalanya di bahu Mira yang membuat Mira iri.

__ADS_1


"Enak amat lo Na, Ada yg buat senderan huh!! gini nih kalau jomblo pergi sama temen yg punya pacar, pemandangan indah jadi rusak ahhh!!" gumam Mira kesal..


"Tuh sebelah lo Kan ada makhluk hidup, Raka. Ya walaupun dingin gitu Tak apalah, manfaatin mumpung sama-sama jomblo hihiii" ledek Ina dengan ketawa


Bima menjawab "Raka, Mira, ngga papa kali kalian Kaya gue sama pacar gue.. siapa Tau jodoh, haha" sambil melirik Raka yang mukanya mulai memerah.


Raka hanya terdiam saja, sementara Mira masih memuncungkan bibirnya karena sebal sama mereka berdua yang terus meledeknya.


Ina terus bermesraan sama Bima, sedangkan Mira masih sesekali melirik ke arah mereka berdua dengan kesal. Seketika Mira ingat apa kata Bima barusan, Makhluk di sebelah gue yang dingin ini bisa dimanfaatin sementara walaupun cuek, datar tidak apa-apa lah yang Penting gue ngga bete-bete amat gara-gara mereka berdua.


Ina dan Bima Makin menjadi, sekarang Ina tiduran dengan bantalan paha Bima, tangan Bima mengelus lembut pipi Ina, mereka sedang asyik sendiri tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun.


Melihat itu, Mira langsung melirik ke arah Raka dan sialnya Raka juga sedang melihat ke arah Mira dengan tatapan sendunya.


Mira sangat malu dan memalingkan wajahnya serta tatapannya ke arah air laut di depannya.


"Anjirr.. ketauan! Malu banget gue ya ampun!!" batinnya dengan wajah kesal.


Beberapa menit kemudian, tangan ada tangan yang lumayan kekar melingkari badan bagian belakang Mira. Mira langsung kaget dibuatnya. Mira tersadar bahwa tangan yang melingkari punggungnya dan mendaratkan telapak tangannya di bahu Mira adalah tangan milik Raka, cowo pendiam yang dingin ,cuek, tapi ganteng juga care banget sama Mira.


Raka langsung merapatkan duduknya mendekati Mira. Mira sontak kaget, lalu matanya menatap mata Raka.


"Lo ngapain peluk gue? tumben amat" Tanya Mira


"Biar lo ngga kedinginan hehe" (sambil senyum manis)


Dalam hati Mira, "Waduhh.. cowo ini manis banget, gue bisa suka beneran nih sama cowo ini.. duhhh"


"Kenapa bengong? ngga mau gue peluk gini? hmmm" Tanya Raka pada Mira yang melihat Mira seolah kebingungan.


"Gakk engga kok, ngga papa.. makasih ya Raka, lo udah baik sama gue" sambil senyum manis


"Cantik banget, manis, bisa diabetes kalo gue lama-lama menikmati senyum lo Mir.. duhhh" (batin Raka)


Raka dan Mira sekarang sudah duduk bersebelahan tanpa jarak, Kepala Mira menyender pada bahu tegapnya Raka. Kepala Raka menempel pada kepala Mira dengan romantis. Benih-benih cinta dan sayang sudah mulai bertambah diantara mereka berdua.


Karena dari tadi tak ada suara dan suasana sangat sunyi, Ina dan Bima yang sedang bermesraan pun melihat ke arah Mira dan Raka yang tak terduga mereka berdua juga sedang bermesraan.


"Sayang, ko mereka bisa romantis gitu ya? Padahal cowonya dingin, cewenya galak, ngga pacaran lagi" bisik Ina pada Bima pelan.


"Sebenernya Raka suka sama Mira, makanya Raka memanfaatkan kesempatan Kali.. hehe" jawab Bima


"Haahhh.. serius?"


"Iyaa serious yaudah jangan diganggu, biarin aja ya. Kita pura-pura ngga Tau aja, kasian ntar mereka malu sama Kita hehe" ucap Bima pada pacarnya


"Oke sayang..."

__ADS_1


Lanjut episode berikutnya yahh guys.. jangan lewatkan, jangan lupa like dan tinggalkan komentar ya, sorry banyak typo soalnya author masih baru. thanks pembacaa😍😍


__ADS_2