Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Masih Murka


__ADS_3

Sesampainya di dalam rumah Mira langsung mencari keberadaan cincin disetiap sudut ruangan mulai dari dapur, ruang makan, ruang tengah dan semuanya.


Karena belum juga ditemukan apa yang dicarinya Mira bergegas mecarinya di kamar mulai dari ranjang, lemari baju, meja make up dan disetiap sudut tidak ditemukannya. Karena lelah mencari cincin Mira langsung beristirahat di kamarnya.


"Kenapa si sudah dicari dimana-mana tidak ada, tidak mungkin hilang kah Masa iya gue seceroboh itu. Kalau beneran hilang, apa jadinya gue.. Raka pasti ahhhhh Raka sangat marah sama guee!!"


Sementara Raka sesampainya di rumah langsung menuju ke kamarnya karena lagi Badmood.


"Bisa-bisanya lo kelupaan tidak pakai cincinnya Mira, itu cincin pertunangan Kita. Tanda kalau kamu milikku. Apa kamu lupa itu, ha? Apa jangan-jangan lo ada lelaki lain? arghhhhhh sebentar lagi Kita bakal merried, gitu amat lo sama gue Mir, tegaaa!!"


Tiba-tiba handphone Raka berdering, Raka langsung menjawab panggilan telephone nya.


"Hallo.. Cahyo" Sapa Raka pada sahabatnya.


"Hallo Raka, lo gimana kabar?"


"Baik gue, lo gimana? Tanya Raka balik.


"Gue baik. Lo jadi nikah bulan depan sama Mira?"


"Iyaahh jadi, kalau jadii." Jawab Raka tak bersemangat dan menjadi murung mengingat kejadian beberapa jam yang lalu dimana Raka melihat Mira tidak memakai cincin tunangannya dan menghilangkannya.


"Lah kok gak semangat gitu lo, Ada apaan?"


"Biasalah, cewe emang suka aneh gitu ribet pulaa" jawab Raka.


"Cerita aja sama gue, Ada apaan? tumben amat lo jadi Badmood Kaya gini kalau cerita soal hubungan lo sama Mira, Biasanya Kan selalu semangat jawabnya."


"Nggak tahu gue bro, lagi Badmood saja!"


"Ceritalah sama gue, siapa tau gue ada masukan, gini-gini gue kan pernah kenal dekat banget tuh sama tunangan lo, hahaha"


"Ehhh gak usa bahas Masa lalu kalian ya, tambah panas gue!" Sentak Raka pada Cahyo.


"Ya makanya cerita buruan!!"


"Iyaaa iya, jadi gini.. eeeeeee eeeee"


"Apaan? aaa ee aaaa eeeee..."


"Sabar dulu dong, gue kebelet nih.. nanti saja ya, gue telfon lagi. gak tahaaannnn!!!!"


"Ehhh dasar bancett!!"


Raka langsung mematikan telfonnya dan berlari terbirit-birit menuju ke toilet di dalam kamarnya.


"Ahhhhhh legaaaaa"


Raka selesai langsung mengambil handphone dan menghubungi Cahyo kbali sesuai janjinya.


"Hallo, sudah lega lo? dasarr!"


"Hehe.. lega banget gue, oiya jadi mau dengerin cerita gue nggak?"


"Iyalah, sudah nungguin lo sampai setengah jam inih, lama banget sampai punya cucu gue!"


"Haha halu lo, jangankan punya cucu nikah aja belum.. dasar halu!"


"Hehe.. emang wlee. Ayo buruan cerita, ntar lagi mau kencan gue sama Sindy nih"


"Dihhh kencan mulu!"


"Biarin, Suka-suka gue lah, gak usah iri!"


"Udah puas gue kencan gitu!"


"Terserah lo dah.. mau cerita nggak nih, sebe banget sama lo ngeles mulu, jadi pengin banting Hp lo!" Murka Cahyo.

__ADS_1


"Sembarangan. iya iya, jadi gini tadi Kan gue sama Mira jalan ke mall , di caffe bahas sovenir buat pernikahan gitu, abis itu mau makan siang gue lihat Mira nggak pakai cincin pertunangan dari gue, dan pas saat gue Tanya dimana cincinnya dia nggak Tau katanya lupa naruh. Gimana menurut lo?"


"Emmm.. kalo cewe itu emang gitu si, banyak kasus seperti itu. Lo sabar aja mungkin emang dia lupa naro."


"Ya tidak semudah itu Ferguson.. gue Kan jadi mikir yang enggak-enggak, jangan-jangan dia juga kagi dekat sama cowo lain mengaku masih lajang karena tidak pakai cincin tunangan. Wajar nggak sih gue mikir Kaya gitu?"


"Sekarang gue Tanya, lo sudah kenal Mira sejak kapan? Sudah 5 tahun yang lalu kan, lo harusnya percaya sama wanita lo. Kalau bukan lo yang percaya, siapa lagi coba!"


"Tapi gitu, gue rasanya benar-benar hancur!" Ucap Raka dengan suara yang lemah.


"Wajar Bro .. menjelang Hari pernikahan emang gitu banyak cobaan, lo berdua harus kuat hadapinnya".


"Terus sekarang gue harus ngapain?"


"Ya elah, lo Tanya Mira sudah ketemu belum tuh cincin, Tanya baik-baik oke.


"Iya nanti, thanks bro"


"Oke . udah ya mau Mandi gue"


"Okeee bye"


Telephone dimatikan oleh Raka.


Di dalam kamar Raka berniat menghubungi Mira, tapi dia masih ragu karena masih agak kesal.


"Mira Kan tadi janji mau Cari tuh cincin sampai ketemu, kalau ketemu pasti ngabarin gue lah, mending nunggu Mira hubungin gue dulu ah . ngantukkkk guee!"


Gerutu Raka sambil memeluk gulingnya.


Beberapa saat kemudian Raka terlelap tidur siang di kamarnya.


Sementara Mira di rumah sedang duduk di depan televisi sambil menonton acara Tom and Jerry kesukaannya.


"kkruyukkk kruyukkkkk"


Kemudian ia langsung mengambil ponselnya untuk memesan makanan online sekalian buat pembantunya.


Setelah memilah milih makanan akhirnya Mira membeli ayam kremes untuk Mbak Jum dan bakso kesukaannya.


Setengah jam kemudian makanan datang dan Mira langsung memakan baksonya.


Lalu Mira menelfon Mbak Jum untuk makan.


"Hallo Mbak Jum, saya Ada beli makanan buat mbak jum Ada di dapur nanti makan saja ya, buat mbak jum semuanya. Makan yang banyak ya biar cepat pulih" Ucap Mira.


"Oh iya baik, terima kasih banyak ya Non" jawab Mbak Jum.


"Oke sama-sama" Mira langsung menutup telfonnya dan menuju ke kamar untuk mencari cincinnya kembali.


Saat sedang mencari cincin bel rumah berbunyi tandanya ada tamu. Mira langsung bergegas membuka pintu utama rumahnya.


"Ehh lo, ko gak ngabarin kalau kesini?" Tanya Mira pada tamu yang datang yang tidak lain adalah Ina sahabatnya.


"Hehe.. gue kesepian di rumah, Bima lagi ke luar Kota tiga hari Beby"


"Masuk ayo, mau minum apa? di rumah gue khusus buat lo adanya air kran noh.."


"Yee jahat amat lo!!"


"Hahaha.. nih jus mangga buat lo, kemarin gue beli di mall"


"Thanks beby"


Ina langsung meminum jus mangga pemberian sahabatnya.


"Suegernyaaaaaa...."

__ADS_1


"Seger lah, minumnya ada gue di depan lo!"


"Yee pede loo!!" Jawab Ina tidak terima.


"Lo gimana, sudah lagi hamil belum?" Tanya Mira penasaran.


"Belum kayaknya, hehe"


"Gimana si Bima katanya mau gas teruss!!" Gerutu Mira yang sudah sabar pengin melihat sahabatnya hamil.


"Yeee tidak semudah itu bambang!"


"Hahaha.. ahh iyaa dehh iyaa!"


"Lo gimana sama Raka, bulan depan Kan merried"


"Yah gitulah, dia lagi ngambek sama gue gara-gara cincin tunangannya gue ilangin, makanya gue tadi pas ketemu dia gak pakai tuh cincin orang ngga ada."


"Ceroboh amat lo, pantes aja Raka murka sama lo!"


"Hehe abisnya gue bener-bener lupa Na, gimana dong?"


"Cari lagi lah sanpai ketemu, gue bantuin deh ayoo Cari"


"Ayoooo deh,,,"


Ina dan Mira mencari cincin namun sama saja hasilnya nihil. tidak ketemu juga.


"Mira, gue kebelet nih, gue ke toilet lo ya"


"Iyaa masuk aja, Kaya sama siapa aja.. Biasanya juga langsung masuk." Jawab Mira.


"Hehe sekarang sudah lama gue tidak kesini si jadi rada asing gitu. ya sudah gue ke toilet dulu ya"


"Oke..."


Ina langsung menuju toilet yang berada di dalam kamar Mira.


Setelah buang air kecil, saat akan cuci tangan Ina mengambil sabun. Ina sangat terkejut saat melihat sesuatu yang mengkilap. Ternyata itu adalah cincin Mira. Ina langsung mengambil cincin itu.


"Dasar ceroboh,, hahahaha Miraaa Miraaa"


"Mir, belum ketemu?" tanya Ina yang sedang membongkar laci-lacinya.


"Belum, lahh kalau sudah ketemu ngapain gue repot-repot bongkar laci ini!!"


"Hahaha lihat gue!"


"Ngapain si, gue sibuk!" Jawab Mira menolak permintaan Ina.


"Kalau nggak lihat lo bakalan nyesel loh!!"


"Iyaa iyaa apaan?" Jawab Mira sembari melihat ke arah Ina sesuai dengan yang Ina perintahkan. Mira sangat terkejut karena benda yang sedari tadi dicarinya samoai stress Tak kunjunhmg ditemukan tiba-tiba Ada di tangan sahabatnya.


"Cincin.. cincin gue , Cincin gue Itukan?" Tanya Mira dengan wajagmh ceria.


"Iyalah cincin tunangan lo!"


"Lo nemuin dimana Na?" Tanya Mira sembari mengambil cincin Dan langsung memasangkannya di jari manis tangan kanannya.


"Di tempat sabun toilet lo, dasar ceroboh!!" Maki Ina pada Mira.


"Emmm oh iyaa tadi pagi gue mandi, gue lepas tuh cincin.. malah kelupaan, ya ampun pikunan banget gue!" Gerutu Mira pada dirinya sendiri.


"Tua sih lo, makanya nikah!" Ceplos Ina.


"Sembarangan, iyaa sebentar lagi gue nikahhh!!"

__ADS_1


Lanjut di episode berikutnya ya guys.. 😍😍


__ADS_2