Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Anemia


__ADS_3

Saat Mira di kampus tiba-tiba kepalanya sangat pusing, badannya lemas, suhu bandannya panas, wajahnya pucat, pandangannya kuning lalu buram dan kabur, sesaat kemudian sudah tidak merasakan apa-apa, tubuh Mira langsung tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai depan kelas.


Raka akan pergi ke Perpustakaan kampus, tetapi di tengah perjalanan melihat Mira terjatuh tak sadarkan diri pun langsung lari mengarahkan kakinya ke Mira yang tidak sadarkan diri di lantai.


Raka: "Miraa.. mirr,, mirrr, kamu ga papa? Mira, kamu kenapa.. Ya Allah, badannya panas banget lagi.. gue harus bawa ke rumah sakit saja deh, kalau di UKS tidak langsung ditangani oleh dokter.


Kemudian Raka membopong badan Mira, membawanya ke Mobil dan langsung dengan cepat menuju ke rumah sakit terdekat dari kampusnya.


Sekitar 15 menit sampai ke rumah sakit, kemudian Raka memanggil perawat untuk membantu membawa Mira ke ruang IGD.


Dokter lalu datang untuk memeriksa keadaan Mira.


Raka: "Dokk gimana keadaan Mira?" tanyanya


Dokter: "Mira hanya dehidrasi, kecapean, juga saya lihat sangat pucat. Mira terkena anemia, HB nya sangat rendah, matanya pucat. Mira harus dirawat disini until beberapa hari, Mira perlu transfusi darah.


Raka: "Yaudah nanti say kabarin ke orang tuanya Dok.. terus keadaan sekarang bagaimana? sudah sadar belum?"


Dokter: "Belum tersadarkan diri, paling sebentar lagi juga sadar. Yasudah saya ke ruangan dulu ya, kalau ada apa-apa hubungin saya."


Raka: "Baik, terima kasih banyak ya Dok"


Dokter pergi ke ruangannya. Dan Mira langsung dipindah ke ruangan rawat VIP. Sementara Raka langsung menghubungi Ina untuk memberitahu keadaan Mira.


Ina: "Hallo, ada apaan Raka?"


Raka: "Hallo, Na.. Mira sakit tadi pingsan di depan kelas, gue langsung bawa ke rumah sakit medika, sekarang lo kesini ya.. oiyaa minta nomornya orang tua Mira juga, saya mau kabarin keadaanya."


Ina: "What's? Mira sakit? di rumah sakit? oke ntar saya kirim ya.. Nanti gue kesana, ruangannya nanti kirim pesan saja ya"


Raka: "Oke thanks "


Ina mengirim nomor telepon Mamanya Mira kepada Raka. Raka pun langsung menghubungi Papa Mira until memberitahu keadaan Putri bungsunya tersebut.


Mama Mira: "Hallo, siapa ya?" tanyanya


Raka: "Hallo tante, ini saya Raka teman Mira. Mira sakit tan, tadi di depan kelas tiba-tiba pingsan, saya langsung bawa Mira ke rumah sakit medika. saya kirim alamat ruangannya ya tante"


Mama Mira: "Apa? Mira sakit? iyaa baik nanti saya kesana. Tolong temani Mira dulu ya, nanti saya langsung kesana.


Raka: "Oke tante,"


Mama Mira: "Terima kasih banyak ya, nak"


Raka: "Iyaa sama-sama tante"


Raka tertidur di kursi dekat ranjang pasien, tangannya menggenggam tangan Mira.


Mira tersadarkan diri, perlahan membuka kedua matanya, Mira kaget karena berada di ruangan asing, di tangannya terdapat selang infus serta jarum infus yang menusuk kulitnya. Lebih kagetnya lagi disebelahnya ada Raka yang sedang duduk, kepalanya di pinggiran ranjang, serta tangannya yang menggenggam tangannya.


Mira langsung menggerakkan jari-jari tangannya, dan memanggil Raka lirih.


Mira: "Kaa... Rakaaa,, rakaa"


Raka: "Ehhh iyaa Mir, kamu ngga papa? masih lemas ya?" tanyanya yang kaget baru terbangun dari tidurnya yang baru setengah jam.


Mira: "Gapapa. kenapa gue ada disini?"


Raka: "Tadi lo di depan kelas pingsan, kebetulan gue lewat terus gue bawa ke rumah sakit. Ina sama mama kamu sudah saya kabarin, bentar lagi kesini ko"


Mira: "Ohiya. makasih ya udah nolongin gue, "


Raka: "Iya, sekarang lo makan ya gue suapin"


Mira: "Tapi gue ga Lapeer. ga nafsu makan Ka" sambil cemberut

__ADS_1


Raka: "Ga usah nolak! lo harus makan kata dokter biar cepat pulih, mau sembuh ngga?"


Mira: "Iyaa iyaa bawel,"


Raka: "Kamu tuh bandel.. udah sakit ga mau makan , ga mau sembuh? "


Mira: "Iyaa sorry,, abisnya gue ngga pengin makan"


Raka membuka makanan yang didalamnya terdapat bubur serta daging. Lalu menyendoknya dan langsung mengarahkannya ke mulut Mira yang masih tetap tertutup.


Raka: "Ayo makan.. buka mulutnya, Mirr"


Mira: "Hmmmm .. ngga mau makan nih, yaudah biar seumur-umur di rumah sakit, jadi penunggu setia di rumah sakit?hmmmmm?" tanyanya


Mira: "Iyaa iyaa gue makan"


Raka: "Ya buka mulutnya dong Masa mukut dikunci gitu, mau disuaoin kewat Mana? lewat idung lu?" tanyanya ngeledek


Mira: "Apaan sih lo.. "


Mira membuka mulutnya dan memakan bubur hingga hampir habis atas rayuan serta paksaan dari Raka.


Setelah makan, Mama Mira datang dan langsung menanyakan keadaannya ke Mira.


Mama: "Kamu ngga papa sayang? tanyanya


Mira: "Ngga papa mah.. untung Ada Raka yang nolongin Mira, " (sambil melihat kearah Raka dnegan senyuman)


Mama: "Sekali lagi Terima kasih ya Nak,, "


Raka: "Iyaa sama-sama tante"


Setelah mamanya Mira datang, Raka pamit untuk pulang karena sudah sore.


Raka: "Tante,Raka pulang dulu ya sudah sore, besok kesini lagi."


Raka: "Iyaa pasti tante, Mir.. gue pulang dulu ya, cepet sembuh lo, makan yang banyak, obatnya diminum jangan dibuang. heheh"


Mira: "Yee ngeledek aja lo ,, oke.. btw thank you ya, Hati-hati lo Raka"


Raka: "Oke byee, see you"


Mira: "See you"


Raka langsung meninggalkan rumah sakit dan pulang menuju rumahnya untuk istirahat.


Beberapa jam kemudian Ina, Sindy, juga Santi datang menjenguk Mira.


Paginya Raka tidak ada kelas karena adanya sore juga hanya satu mata kuliah saja. Pagi-pagi Raka menjenguk Mira di rumah sakit yang sedang ditransfusi darah.


Raka: "Selamat pagi, Mira gimana keadaan lo?"


Mira: "Gue baik Raka, ini lagi transfusi darah. Ko pagi-pagi lo udah kesini aja emang ngga kuliah? jangan-jangan lo bolos lagi, Sana ngampus!"


Raka: "Yee sotoy, gue lagi kosong.. adanya ntar sore itupun cuma satu mata kuliah." jawabnya"


Mira: "Ohh gitu, bagusdeh.. kirain"


Raka melihat sekeliling hanya ada Mira sendurian di ruangannya.


Raka: "Lo sendirian disini? mama papa Mana? Tanya Raka


Mira: "Mama lagi beli makanan,, Papa lagi pulang ambil baju ganti buat Mama.


Raka: "Oh gitu, gue temenin dulu gapapa Kan? "

__ADS_1


Mira: "Gapapa Raka, malah seneng gue ada yang nemenin disini, thanks ya lo udah baik sama gue"


Raka: "Santai aja, "


Setelah sore, Raka pamitan karena mau ke kampus.


Di rumah sakit Raka berpapasan dengan Ina, Ina kaget kenapa ada Raka lagi, apakah Raka habis menjengunk Mira? kok tumben Raka anak yang pendiam dan cenderung cuek bisa perhatian gitu ke cewe, Mira lagi cewenya.


Sebelum sampai ke ruangan Mira, Ina menelfon Bima untuk menanyakan tentang Raka yang tiba-tiba jadi aneh gitu.


"Ddrrrrttt drrrrrtttttttt drrrrrtttttttt"


Hp Bima bergetar, Bima langsung menerima panggilan suara dari kekasihnya.


Bima: "Hallo sayang, kenapa? gue mau ke kelas nih"


Ina: "Gue mau nanya sayang, Kan gue lagi di rumah sakit mau jenguk Mira, tiba-tiba gue lihat si Raka habis dari rumah sakit juga. Ada apaan ya? apa jangan-jangan Raka habis jengukin Mira? soalnya kemarin yang bawa Mira ke rumah sakit Kan Raka..


Bima: "What's,? demi apa? Seorang Raka? hahaha"


Mira: "Aneh ngga si, padahal Raka orangnya kan dingin, cuek, jutek, senyum aja jarang-jarang, diem banget lagi, ko bisa-bisanya. Anehhh"


Bima: "Haha yaudah nanti gue Cari Tau deh sebenernya Ada apaan sama Raka. Yaudah ya gue mau Ada kelas..bye sayang"


Ina: "Oke Semangat yah, byee see you"


Bima langsung menutup telfonnya, Dan bergegas menuju ke kelas, sedangkan Ina langsung masuk ke ruangan Mira dirawat.


Ina: "Hyy Mira.. gimana keadaan lo?" sapanya


Mira: "Hy Na.. gue baik kok, ini lagi transfusi darah, "


Ina: "Mama papa kamu kemana?"


Mira: "Mama di toilet, baru saja masuk. Papa lagi pulang dulu ambil baju ganti."


Ina: "Oh gitu. "


Ina sebenarnya ingin menanyakan sesuatu tentang keanehan Raka terhadap Mira, tapi Ina Kira waktunya belum Pas karena Mira masih sakit takutnya ngeganggu pikirannya. Maka dari itu, Ina tepiskan niatnya untuk menanyakan semuanya.


Mira: "Sindy sama Santi ko ga ikut kesini?" Tanya Mira


Ina: "Iya gue dadakan tadi,, abis ngampus lewat sini langsung deh mampir kesini jengukin lo"


Mira: "Sahabat baikku, thanks banget yahhh"


Ina: "Iyaa, lo kan sahabat terbaik gue,, cepet sembuh ya biar Kita bisa hangout bareng lagi."


Mira: "Iyah siapp.."


Mama Mira lalu keluar dari kamar Mandi


Mama: "Hey, udah ada Ina.. kapan datangnya? sama siapa Nak? tanyanya


Ina: "Hello tante. barusan sampai kok tan, sendirian aja hehe"


Mama: "Oh gitu, yaudah temenin Mira dulu ya mama mau beli minuman dulu."


Ina: "Oke tante"


Mama: "Sayang mama pergi Cari minuman dulu ya, "


Mira: "Iyaa Hati-hati ya mah"


Mama Mira langsung pergi meninggalkan ruangan Mira dirawat, sementara Ina ngobrol ngalor ngidul bersama sahabatnya Mira yang sedang sakit dan berusaha menghiburnya.

__ADS_1


Lanjut nanti ya di episode berikutnya.. maaf ya banyak typo, author masih pemula soalnya.. thanks reader,


__ADS_2