
Ting tong....
Ting tong....
Suara bel rumah Raka terdengar nyaring beberapa kali tandanya ada tamu atau Ada orang di luar rumah Raka. Raka yang sedang bermain game online melalui handphone nya langsung bergegas menuju ke pintu utama untuk melihat siapa yang akan bertamu di rumahnya.
Saat dibuka pintunya tiba-tiba Raka dikejutkan dengan pemandangan wanita yang tampak dari belakang dengan badan yang tinggi tidak terlalu kurus, rambut terurai lumayan panjang, kaki yang jenjang dan kulit yang bersih bersinar.
"Siapa wanita ini? kok menghadap ke Sana si harusnya tamu kan menyapa tuan rumah dasar aneh. Body nya emang oke si, tapi wajahnya, jangan-jangan dia waria? atau over giginya kayak mandra di pemain si doel anak sekolahan, Kaya dono di pemain Warkop DKI, atau walaupun wanita jangan-jangan Kaya artis tanah air yang suka berondong siapa namanya ya? lupa gue... arghhhhhh" batin Raka dalam hatinya yang dipenuhi seribu pertanyaan yang tidak Penting.
"Selamat pagi Nona, ada yang bisa saya Bantu?" Sapa Raka pada seorang tamu tersebut.
"Sore Tuan.. saya mau bertemu dengan Tuan Raka Handi Nugroho"
"Iya, dengan saya sendiri. Maaf sebelumnya ada apa Anda mencaru saya?" Tanya Raka bingung.
"Anda harus bertanggung jawab Tuan!"
"Bertanggung jawab? Bertanggung jawab dalam hal apa? Apakah saya punya salah?" Jawab Raka lagi yang semakin kebingungan sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.
"Iyaa Anda harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya galau!! Kenapa si tidak pernah menghubungi saya?"
"Maaf saya tidak kenal dengan Anda, sebaiknya Anda sekarang pergi dari rumah saya!" Usir Raka pada wanita tersebut.
"Yakin Anda tidak mau melihat saya?"
"Sepertinya apa yang saya katakan sudah jelas, semuanya tidak penting!"
"Yakin gue nggak Penting buat lo? Haaaa??" Jawab wanita tersebut sambil membalikkan arah badannya sehingga sekarang menghadap ke Raka. Raka yang melihat wajah wanita itu pun sontak langsung kaget karena selama seminggu tidak ada kabar dari kekasihnya bagai ditelan bumi tiba-tiba sekarang sudah berdiri di hadapannya dengan cara yang seolah-olah mengerjai Raka.
"Emmmm.. Ehhhhh .. memm Miraaaaa, kok kamu baru datang kesini? dari seminggu ybag lalu kemana saja?" Tanya Raka kaget.
"Tidak kemana-kemana, aku menjalankan aktivitas seperti biasa. Oh iya, ini cincin sudah ketemu dari satu minggu yang lalu, di kamar mandi. Aku kelupaan waktu Mandi aku lepas, untung ketemu lagi." Ucap Mira sambil mengangkat jemari tangan kanannya sehingga memperlihatkan cincin berlian yang sangat cantik pemberian dari Raka.
"Alhamdulillah... kok kamu tidak ngabarin aku si, Kan sudah lama ketemunya sayang?"
"Ahhh.. tidak papa, sengaja aku!" jawab Mira sambil menyunggingkan senyum tipisnya.
"Iyaa maaf ya aku sudah suuzon sama kamu, sekali lagi maaf sayang" Ucap Raka memohon pada Mira untuk memaafkannya.
__ADS_1
"Aku yang Seharusnya minta maaf, aku yang ceroboh sayang."
"Kita mending baikan saja deh, oiya aku lapar kamu sudah sarapan belum?" Tanya Raka pada Mira.
"Hehe belum sempat sarapan sayang, aku juga lapar, makan Ayo keluar!"
"Eitsss aku belum mandi, kamu masuk dulu tunggu aku siap-siap, oke"
"Iyaa jangan lama-lama lo!"
Mira langsung masuk ke dalam rumah Raka untuk menunggu Raka siap-siap sambil menonton tv di ruang tengah.
Setengah jam kemudian Raka sudah siap, mereka langsung bergegas menuju ke resto yang menjual bakmie ayam karena saat ini Mira sangat pengin makan bakmie ayam yang pedas.
"Sudah kenyang?" Tanya Raka pada Mira yang sudah tidak heran jika tunangannya suka makan banyak, tadi saja makan bakmie habis dua porsi.
"Hehe .. kenyang banget sayang."Jawab Mira sambil meringis karena kekenyangan dan tangannya mengusap perutnya.
"Dasar badak, makannya banyak banget! Ngabisin duitku aja hufffhh!" Omel Raka.
"Yang Penting aku kenyang haha"
"Iyaa iyaa deh yang penting gak ngambek lagi deh"
"Emmm ayooo"
Mereka berdua langsung bergegas meninggalkan resto dan Raka mengantar Mira pulang ke rumahnya.
Satu minggu kemudian adalah hari dimana Raka dan Mira melakukan preweeding,
Setelah diskusi beberapa lama dan berpuluh-puluh ide yang mereka berdua tuangkan dengan perdebatan kecil akhirnya mereka berdua memilih tiga tema, diantaranya yang pertama dengan tema jawa.
Hari pertama preweed Raka dan Mira pergi ke magelang menggunakan pesawat untuk menjalankan sesi foto di candi Borobudur yang merupakan 7 keajabian Dunia tersebut.
Raka menggunakan blangkon, atasan kain lurik dan bawahan batik.
Sementara Mira dengan atasan kain lurik menyerupai kebaya dan rok batik yang di model lipit dan gaya rambut yang disanggul dengan make up yang sederhana sungguh membuat adem yang melihatnya karena tradisinya sungguh terjaga.
Mereka berdua berpose dengan banyak gaya mulai dari gaya yang resmi dimana Raka dan Mira berdiri sejajar dengan background Candi borobudur, dihiasi senyum mereka yang mengembang membuat tambah chemistry antara Raka Dan Mira.
__ADS_1
Hari kedua Mira menjalankan foto preweed di Pantai Parangtritis Yogyakarta.
Mira menggunakan kaos berwarna putih dengan rok cream selutut dan topi pantai berwarna biru muda.
Begitupun Raka menggunakan kaos putih dan celana selutut yang senada dengan costum Mira.
Mereka tampak sangat bahagia melalukan foto preweeding di alam luar karena masih sangat alami.
Dalam gaya di pantai Raka duduk sementara Mira berdiri dengan tangan yang Dicium oleh Raka membuat kesan romantis dalam foto ini. Gaya berikutnya yaitu Raka dan Mira saling bertatapan dari kejauhan.
Dan yang terakhir Raka berjalan didepan, semantara Mira berjalan mengekorinya dibelakang Raka dengan tangan mereka saling bergandengan tangan, Wajah Raka menatap ke Mira yang ada di belakangnya.
Untuk foto ketiga mereka menggunakan latar tempat studio foto dimana Mira menggunakan gaun putih yang cantik, rambut dihias dan diponi membuat kesan imut dan lucu, sepatu highheels yang tinggi, wajahnya dipoles make up yang membuat tambah manis senyum dan wajah Mira. Dan Raka menggunakan jaz berwarna silver keabu-abuan dan sepatu berwarna hitam, rambut yang dikasih gel agar terlihat rapi.
Beberapa gaya foto sudah diambilnya.
tiga hari berturut-turut Mira dan Raka melakukan sesi foto untuk preweeding nya membuat mereka saling kelelahan.
Setibanya di rumah, Raka memutuskan untuk tidak bekerja karena kelelahan begitupun dengan Mira. Untung saja mereka berdua bekerja dibawah pimpinan oerusahaan keluarga dengan jabatan yang sangat tinggi jadi bisa izin tidak bekerja pada sang Ayah pemimpin perusahaan mereka masing-masing.
Drrrrttttt drrrtttttt drrrrrtttttttt
"Hallo Raka, ada apa?" Tanya Mira via telephone.
"Sayang Dua minggu lagi Kita bakal nikah, kamu jaga kesehatan yah.. jangan cape-cape, makan yang banyak, jaga stamina oke!"
"Iya sayang kamu juga ya, aku tidak mau kamu kenapa-kenapa, kamu juga Hati-hati kerjanya ya sayang"
"Oke sayangku.. sebentar lagi aku bakal panggil kamu istriku ahhahaa"
"Brarti aku panggil kamu suamiku dong, haha lucu, aneh juga ya rasanya"
"Iya karena belum kejadian, baru angan-angan ya aneh lah sayang" jawab Raka.
"Iya iyaa, ya sudah aku mau makan siang dulu ya mumpung masih waktu istirahat, daaahh sayang see you"
Pamit Mira.
"See you baby" jawab Raka.
__ADS_1
Raka mengakhiri panggilan suaranya dan mereka berdua langsung makan siang di kantin kantornya masing-masing.
Lanjut episode berikutnya ya guys 🤗