
Setelah kejadian gue dibilang pelakor sama Rina, pacar Irfan besoknya Rina meminta maaf atas permintaan Irfan. Gue pun memaafkan Rina dan Kita pun baikan dan berteman seperti biasa seolah-olah tak pernah terjadi apa-apa diantara kita. Malah, Kita sering pergi bersama untuk sekedar makan bareng, beli perlengkapan sokolah dan main bareng.
1 tahun berlalu, seperti biasa gue melakukan aktifitas gue biasa aja, dan semenjak gue putus sama Abay banyak cowo yang deketin gue tapi gue sama sekali tak merespon karena yang pertama belum boleh pacaran, dan yang kedua gue lagi fokus aja sama Ujian Nasional supaya dapat nilai yang memuaskan. Papa mama pun bangga dengan gue, yang rajin belajar selama kelas 12 ini.
Ujian Nasional berjalan dengan lancar, gue bisa ngerjain soal dengan baik. Dan sekarang adalah hari dimana anak kelas 12 berpisah dari sekolah
Sabtu pagi, diacara kelulusan gue didampingi mama papa gue yang sangat antusias terhadap acara yang digelar di halaman sekolah.
Gue berangkat sama Mama papa lebih awal. Tak seperti biasanya yang tampil biasa saja tanpa dipoles apapun, Hari ini gue tampil sangat manis dengan make up yang kalem, terlihat feminim memakai atasan kebaya warna pink dan dipasangkan bawahan rok batik model lipit berwarna cokelat paduan hitam dan kuning. Dan gaya rambut gue sanggul lalu dikasih mahkota diatasnya layaknya seorang ratu, untuk sepatu gue pakau sepatu high heels warna cream sehingga menambah anggun gaya gue Hari ini. Oiya, teman mama gue yang ngerias gue dari pagi ya, bukan dirias sendiri hehe.
Gue: "Mah, ribet banget pakai Kaya gini tau"
Mama: "Ngga papa sayang, kamu pede aja.. kamu cantik banget loh, nihh kalau ngga percaya pakai kaca mama, lihat di kaca, cantik Kan?"
Papa: "Iyaa cantik banget, anggun anak Papa.. jadi kelihatan dewasanya"
Gue: "Yess.. lulus SMA, itu artinya besok udah boleh pacaran nih, "godaku terhadap mama papa.
Papa: "Cari kampus dulu yang bagus, jangan pacaran mulu yang dipikirin. Kaya Ada yang mau aja sama kamu hahaha"
Gue: "Jangan gitu pah.. gini-gini Mira banyak yang naksir loh Pah, huuuu" sewotku
Mama: "Percaya deh.. Mira kan cantik, Kaya mama waktu muda dulu banyak yang naksir hihi"
Papa: "Yeee.. papa ga naksir tuh sama mama"
Mama: "Ga naksir darimana, orang ngejar-ngejar dari SMA sampai lulus kuliah ko, hahaha"
Papa: "Udahh mAh ah.. jangan dibahas malu sama anak Kita nih hehe"
Gue: "Pah, mah? udah selesai nostalgianya? Udah hampir telat nih, ayuk berangkat"
Papa: "Yaudah ayoo"
Gue, papa dan mama langsung masuk Mobil dan meluncur ke sekolahan. Disana sudah ramai sekali anak-anak kelas 12 yang didampingi orang tuanya masing-masing.
Tiba-tiba gue lihat Tari, dan Ina yang sudah bersama Mamanya lagi ngobrol-ngobrol.
Gue: "Hay Tari, Ina, Tante, gimana kabarnya semuanya? sudah lama tak jumpa ehh tiba-tiba udah lulus aja." sapaku sambil menyalami tangan mamanya Tari dan Ina yang disambut dengan senyuman..
Mama Tari: "Kabar kami baik nak, kamu gimana?" balik Tanya lagi
Mama Ina: "Iyaa kami baik, mama kamu Mana?"
Gue: "Alhamdulillah deh.. kabar kami baik juga ko tante.. oiya mama ada disana udah duduk di tempat acara tan,"
Mama Tari: "Oh yaudah, Kita juga kesana ya.. "
Gue: "Iyaa tante.."
__ADS_1
Tari: "Heh, gak salah nih? lo cantik banget Mir.. beneran deh, pangling banget gue.. iyakan Na? tanya Tari ke Ina sembari muji gue
Ina: "Iyaa, maklum lah dia kan cewe jadi-jadian yang ga pernah dandan. wajarlah sekali dandan ya gini beda banget, hahaha"
Gue: "Woii. kalian muji gue ape ngehina gue nih? beda tipis kayaknya deh, 11 12 gitu.. huh" gerutuku
Tari: "Dua duanya Kali ya, haha taoi beneran ko lo cantik banget asli ."
Gue: "Iyaahh,, thank you girls, baru Kali ini gue dipuji cantik wkwk"
Dea tiba-tiba datang dan langsung melihatku seoerti melihat setan.
Dea: "Gilaa, lo Mira?" tanyanya sambil menatap gue tajam
Gue: "Setan, ya ini gue Mira siapa lagi"
Dea: "Cantik bener lo, haha ga nyangka gue"
Gue: "Biasa aja woy.. yaudah yok, duduk. Cape berdiri mulu, lihat gue pake heels tinggi nih, sakit kaki gue!"
Dea: "Haha yaudah ayok, "
Setelah semua kumpul acara dimulai, gue berhasil lulus dengan nilai terbaik di sekolahku. Mama Papa gue bangga banget pastinya, Guru-guru gue juga. Banyak yang ngucapin selamat ke gue mulai dari teman sekelas, teman organisasi, guru, Karyawan dll.
Setelah acara inti selesai, yang terakhir adalah hiburan. Gue nyanyi dengan suara pas-pasan gue dan semuanya bersorak gembira. Sedangkan dari adik kelas ada yang menyumbang drama, tarian, komedi, dll.
Ketika pulang gue ketemu Irfan di depan sekolah lalu gue diucapin selamat sama Irfan karena mendapat nilai terbaik
Irfan: "Mir.. mirrr.. miraa?"
Mama: "Miraa, ada yang manggil tuh,"
Gue: "Siapa mah?" tanyaku dikeramaian
Mama: "Tuh.. anak laki-laki yang itu tuh lagi kesini. Irfan bukan ya?" Tanya mama
Gue: "Oiya.. itu Irfan Ma,,"
Irfan: "Hy Tante, Mira gimana kabar?
Mama: "Kabar baik Fan, kamu gimana? oiya mama kamu Mana?"
Gue: "Hy Fann..."
Irfan: "Irfan kabarnya baik tan, mama udah pulang barusan sama Papa. Irfan pakai Kotor sendiri nanti pulangnya"
Mama: "Oh gitu, Salam ya buat mama kamu dari mamanya Mira. oiya selamat yaa kamu udah Lulus SMA. mau lanjutin dimana nak?"
Irfan: "Oke tante..Makasih banyak ya tante hehe, ngga Tau nih tante masih bingung Irfannya."
__ADS_1
Mama: "Bareng aja sama si Mira biar ada temennya,"
Irfan: "Iya maunya sih gitu tan, hehe"
Mama: "Sayang, mama ke papa dulu ya, mama tunggu di Mobil oke .. nak Irfan tante ke om dulu ya"
Irfan: "Hati-hati ya tan"
Mama: "Okeee daaah"
Gue: "Oke mah.. nanti Mira nyusul yah"
Irfan: "Mir, selamat yaa buat kamu"
Gue: "Biasa aja.. makasih yahh, ehh selamat juga buat elo"
Irfan: "Udah boleh pacaran dong, kan udah Lulus SMA, hahaha"
Gue: "Yee ngga usah ngeledek Kali,, nyebelin lu ah"
Irfan: "Haha sorry sorry Mir, sengaja gue wkwk"
Gue: "Huuu.. ban***t lu, uhhh!!!"
Irfan: "Btw, cantik banget lo hari ini Mir, jadi naksir gue haha"
Gue: "Gausah berlebihan, biasa aja perasaan."
Irfan: "Bener lo cantik deh "
Gue: "Udah cantik dari dulu gue Fannnnnn"
Irfan: "Haha.. iya yah, tapi Biasanya ga dandan jadi natural. kalo Kaya gini jadi kelihatan dewasanya lu Mir"
Gue: "Makasih loh, tapi udah deh gausah puji-puji gue, gausah Godain gue mulu. Ntar gue dikira pelakor lagi sama cewe elo, jijik banget sumpah hahaha"
Irfan:"Hahaha iyaa deh.. yaudah ya mau pulang dulu, Hati-hati kamu ya, daaahhh"
Gue: "Oke byee"
Irfan langsung menuju ke motornya yang ada di parkiran sekolah, sedangkan gue langsung menuju ke Mobil yang di dalamnya ada mama sama papa gue.
Kita bertiga langsung meluncur untuk pulang ke rumah karena sudah lelah mengikuti acara seharian..
Gue lihat Irfan juga langsung pulang sendirian memakai motor kesukaannya dan helm full face yang membuat dia tambah keren. Oiya Irfan diacara kelulusan tadi memakai kemaja putih panjang sampai pergelangan tangan yang dimasukan, dipadu celana bahan warna hitam, ikat pinggang warna hitam, jam tangan kesukaannya, sepatu hitam rambut ditata rapi sehingga menambah nilai kegantengan si Irfan yang didukung dengan bentuk tubuhnya yang proporsional itu.
Lanjut di episode selanjutnya ya guys, bakalan ada kisah yang seru lagi pastinya..
ππ
__ADS_1