Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
I Will Always Love You


__ADS_3

Happy reading .... 😘😘😘


Gegas, Khanza berlari keluar kamar untuk menemui Keanu yang tengah duduk di balkon.


"Mas, ada vidio call."


"Dari siapa?"


"Ada dech. Nich ... buruan ngomong!" Khanza menyerahkan ponselnya pada Keanu. Bibir Khanza terhias senyuman penuh makna. Binar matanya tersirat kebahagiaan.


Keanu menerima ponsel dari tangan Khanza dengan ragu-ragu. Namun setelah melihat wajah cantik yang terpampang di layar ponsel, netra Keanu berbinar. Dadanya berdebar. Jantungnya berdenyut merdu.


"Raina ...."


" .... "


Hening


Hening


Keanu dan Raina sama-sama terkesiap, hingga lidah mereka serasa kelu.


"Ke-Kean ...." Raina berusaha untuk mengeluarkan suara meski serasa sulit karena debaran di dalam dadanya yang terlampau hebat. Manik coklat Raina pun mulai terbingkai embun.


"Ha-hai, Ra-raina ...," balas Keanu disertai seulas senyum. Keanu pun sama seperti Raina. Ia tak mampu menahan debaran di dalam dada yang semakin menjadi.


Hening kembali ....


TES ....


Raina tak mampu membendung butir-butir kristal yang jatuh dari telaga beningnya.


Dada Keanu serasa nyeri melihat wajah Raina yang telah basah. Ingin rasanya, ia berlari dan mendekap Raina, menumpahkan segenap kerinduan serta memberikan ketenangan pada gadis yang dicintainya.


"Ra-Rain, kenapa menangis? Kamu baik-baik saja 'kan di sana?"


Raina mengangguk pelan. Ia seka wajahnya yang basah dengan jemari tangan.


Raina menghela nafas dalam, kemudian menghembuskannya dengan perlahan.


"A-aku baik-baik saja, Ke. Maaf ...."

__ADS_1


"Maaf untuk apa, Rain?"


"Maaf ... karena telah berprasangka buruk terhadapmu."


Keanu menarik kedua sudut bibirnya hingga menampakkan senyuman khas yang menawan.


"Rain, kamu ... tidak perlu meminta maaf. Karena, aku memang salah. Aku terburu-buru mendiskripsikan perasaanku. Aku sangat mencintaimu, tapi ... malah kak Alyra yang ingin ku khitbah. Rain, kak Alyra ... akhirnya mendapatkan imam pengganti yang lebih baik dariku."


"Iya, Ke. Aku baru tau ... kak Alyra menikah dengan Ikhsan. Ke, aku juga--"


"Juga apa, Rain."


"Aku juga mencintaimu." Kata-kata itu lolos begitu saja dari bibir Raina.


DEG DEG DEG


Suara degup jantung Raina dan Keanu laksana rebana yang ditabuh dengan sangat kencang.


"Ucapkanlah lagi, Rain!" pinta Keanu. Netra Keanu berbinar. Hatinya di tumbuhi bunga-bunga cinta yang semakin bermekaran.


"Aku mencintaimu Keanu Putra Abimanyu."


"Aku juga mencintaimu Raina Aisyah Qirani."


"Ke, katanya ... kamu akan menyusulku ...."


"Heem. Aku pasti menyusulmu."


"Kapan?"


"Dua tahun lagi."


"Kelamaan." Raina mengerucutkan bibirnya.


Keanu terkekeh melihat ekspresi wajah Raina yang menggemaskan.


"Rain ... kamu sudah rindu berat ya?"


"Hmmm ...."


"Sabar ya! Insya Allah, dua tahun lagi kita akan kembali bersama. Bukan bersama sebagai sepasang sahabat. Namun, sebagai sepasang kekasih halal."

__ADS_1


BLUSHHHH ....


Ucapan Keanu sukses mencetak rona merah di wajah Raina.


"Rain, kamu bersedia 'kan menjadi kekasih halalku? Ibu dari anak-anak kita nanti."


Raina mengangguk pelan. Netranya berkaca-kaca. Raina teramat bahagia mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Keanu.


"Iya, Ke. Aku bersedia."


"Rain, percayalah! Selamanya, kamulah ... perempuan yang aku cintai. Keanu yang sekarang, bukan lagi abegeh labih. Nantikan kedatanganku. Aku akan menjemputmu, dan menyatukan cinta kita dalam ikatan yang suci. Ikatan pernikahan ...." Kata-kata yang diucapkan oleh Keanu saat ini, menyentuh mesra jiwa Raina.


Raina tidak pernah mengira bahwa perasaan cintanya yang begitu dalam terhadap Keanu, ternyata mendapatkan sambutan.


"Heem, Ke ... aku percaya. Aku akan selalu menantikan kedatanganmu, Ke."


"Rain, kita langitkan pinta ... semoga Illahi memberikan keridhoan, agar takdir cinta benar-benar berpihak pada kita. Kita merayu di sepertiga malam, supaya tidak ada ujian besar yang akan menghalangi cinta kita. Dua tahun ... aku akan menyiapkan diri untuk menjadi imam yang terbaik bagimu, Rain."


"Kean ... dua tahun, aku juga akan berusaha merubah pribadiku menjadi lebih baik. Aku akan mempersiapkan diri untuk menjadi istri yang terbaik untukmu."


Dua jam lebih, kedua insan yang tengah merindu itu masih berbincang. Seolah, keduanya tak rela jika mengakhiri perjumpaan mereka meski hanya melalui vidio call.


"Sudah larut malam, Ke. Kita lanjut besok ya ...."


"Heem. Selamat beristirahat. Mimpikan aku ... Rain!"


"Iya, Ke. Assalamu'alaikum ... Jaelani."


"Wa'alaikumsalam, Tulkiyem-ku ...."


Setelah mengakhiri vidio call, Raina merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Ia raih bingkai foto Keanu, dan membawanya ke dalam dekapan.


"Keanu, aku sangat mencintaimu. I wiil always love you, kekasihku ... Keanu Putra Abimanyu."


Raina memejamkan mata. Ia mulai berlayar ke pulau mimpi dengan bibir yang terhias oleh senyum kebahagiaan.


🌹🌹🌹🌹


UP nya segini dulu ya readers πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Jangan lupa untuk meninggalkan jejak like, beri komentar penyemangat 😘😘😘

__ADS_1


Trimakasih untuk readers yang selalu setia mengikuti MJB, dan memberi dukungan berupa gift ataupun vote πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ™


__ADS_2