Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Raka manja


__ADS_3

Di suatu sore Mira di rumah sendirian, dia sangat bete karena bosan. Lalu dia meminta Raka until datang membawakan makanan yaitu bakso dan es jeruk kesukaannya.


Setelah 1 jam Raka datang ke rumah Mira dan membawa sesuai apa yang di pesan oleh kekasih hatinya.


"Ting tongggg ting tonggg" Suara bel rumah Mira berbunyi, tandanya ada orang yang datang.


Mbak langsung membuka pintu, Dan yang datang adalah kekasih dari nonanya.


"Ehh Mas Raka, selamat sore mas.." Sapa Mbaknya.


"Iya Mbak sore, Miranya ada Mbak?" Tanya Raka sambil senyum.


"Oh iyaa non Mira ada di dalam, silakan masuk ke dalam Mas Raka," Ucap Mbak mempersilakan Raka masuk.


"Baik, terima kasih ya mbak" jawab Raka yang langsung masuk ke rumah setelah pintu dibukakan oleh mbaknya.


Dilihat di sekeliling ruangan Raka tidak mendapati Mira kekasihnya.


"Sayang,, sayangggg" Raka memanggil-manggil Mira tapi tidak ada jawaban sama sekali. Rumahnya sangat sepi, sementara mbak langsung ke belakang untuk meneruskan pekerjaannya yang sempat tertunda.


"Sayang Miraaaaaaaa?" panggilnya lagi.


karena tidak ada jawaban, Raka langsung menunggu Mira di ruang tengah, siapa Tau Mira sedang di kamar mandi jadi tidak kedengaran, batinnya.


Tiba-tiba ketika Raka sedang duduk terdiam di sofa ruang tengah Mira datang mengagetkan Raka yang tengah asyik sama game di ponselnya.


"Dorrrrrrrrrrrrr" Suara Mira mengagetkan Raka.


"Anjirrr. sialan, jantungan entar gue!!" Ucap Raka yang sangat kaget sambil menjitak kening Mira dengan jari telunjuk nya.


"Awwww Sakitttt, jahatt lo!" Sahut Mira dengan memautkan bibirnya ke depan.


"Ya lagian main ngagetin aja, hiiiii gemes dehh" Sahut Raka lagi sambil menjiwel pipi tembem Mira.


"Iyaa sorry, jiwa keisenganku bangkit lagi ketika aku kangen sama kamu, wkwk" sambung Mira sambil meringis.


"Cewe-cewe pinter gombal haha, nih baksonya makan." Sambil menunjukan Bakso yang ada di meja.


"Makasih sayang . makan yuk," Ajak Mira makan pada Raka.


Mereka berdua langsung makan berdua di ruang makan. Sekitar 15 menit makanan pun habis, Mereka berdua langsung melanjutkan untuk menonton drama Korea yang sangat romantis.


Tiba-tiba adegan romantis tiba, dimana pemeran wanitanya di cium oleh pria nya dengan romantis. Mereka langsung terbawa suasana.


Raka yang duduk agak renggang di sebelah Mira langsung merapatkan ke badan Mira, kepalanya langsung bersender manja ke bahu Mira yang nyaman. Menyadari akan hal itu, Mira hanya bergeleng-geleng kepala sambil menggerutu dalam hati "Dasar laki-laki.. kalau ada tempat bersandar ya gini, udah manja Kaya anak kecil!"


Raka dan Mira posisinya semakin dekat, Mira yang tau di rumahnya hanya ada Mbak pun berani untuk mengelus rambut Raka pelan. Setau Mira kalau sore Mbak nya lagi sibuk kerja di belakang jadi Mira bisa leluasa dengan Raka.


Posisi mereka sekarang Raka tiduran disebelah Mira dengan berbantal paha Mira, mereka saling bertatap manja. Filmnya sudah tidak dihiraukan lagi karena mereka sudah terbawa dalam asmaranya.


Tangan Raka meraih tengkuk Mira membuat Mira otomatis tertunduk ke bawah. Jarak wajah mereka hanya sekitar 2 cm saja, Mira sangat gugup karena baru Kali ini sedekat mereka, sementara mata saling menatap.

__ADS_1


"Cium aku sayang" bisik Raka pada Mira.


"Ngga.. nngga mau sayang, malu" jawab Mira terbata-bata.


"Sayang pliss.. aku kangen sama kamu" Mohonnya sambil memelas.


"Tapi sayang......" belum selesai Mira bicara Raka langsung memotong pembicaraannya dan mendaratkan bibirnya ke bibir seksi Mira. Sontak Mira kaget karena baru Kali ini bibir mereka langsung bertemu. Bibir mereka saling menempel sekitar 3 detik, itu pun karena Mira langsung menjauhkan bibirnya dari bibir Raka.


"Kamu apaan si, ko bibir yang di cium!" Ucap Mira kesal karena selama ini selalu pipi sama kening yang Dicium Raka. Bibir baru pertama kalinya bagi mereka.


"Maaf sayang, refleks . tapi enak Kan?" Tanya Raka.


"Yeee. biasa ajaa" Jawab Mira sewot.


"Udah dong, jangan manyun mulu. Kalau manyun terus aku cium lagi loh bibirnya" Ucap Raka.


"Dasar cowo genit!" Sahut Mira sambil mencubit hidung Raka.


"Sayang sakittt" rengek Raka


"Manja banget si gitu aja sakit!!" ucap Mira kesal.


Raka langsung duduk di samping Mira, wajah mereka kembali berdekatan hanya sekitar 1 cm malahan. Mira sangat gugup dan kaget kala itu, Tangan Mira diarahkan oleh Raka untuk melingkar di punggung Raka sementara tangan Raka sekarang melingkar di pinggang Mira.


Raka langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Mira. Bibir Raka langsung mendarat di kening Mira, Raka mencium kening Mira.


Tak puas dengan kening Raka langsung mencium kedua pipi Mira yang tampak kemerahan. Mira Tak bisa menolak karena Raka memeluk erat tubuh Mira sampai badan mereka menyatu. Dada Mira yang montok dan berdegup kencang bersentuhan langsung dengan dada Raka. Raka sangat menikmatinya karena baru Kali ini mereka sedekat ini. Pelukan Raka semakin erat membuat Mira tisak bisa bergerak.


Lidah Raka langsung membuka celah bibir Mira yang terkunci. Menyadari aksi Raka, Mira langsung semakin mengunci bibirnya agar tidak dibuka oleh Raka. Namun apa daya, tenaga Raka lebih kuat, Raka lebih pintar.


"Sayang?" Raka memanggil Mira, otomatis Mira langsung menjawabnya.


"Iya saaaa...." belum selesai Mira menjawab Raka, Raka langsung meneusupuka lidahnya ke dalam mulut Mira yang terbuka gara-gara Mira menjawab panggilannya.


Menyadari itu Mira langsung menggerutu pada diri sendiri betapa bodohnya dia bisa tertipu oleh Raka.


Sementara Raka tersenyum girang sambil menciumi Mira, lidahnya menari-nari di dalam mulut Mira dan sesekali menghisap lidah Mira, lidahnya kemudian menyapu langit-langit mulut Mira. Bibir Raka kemudian menyedot cairan ludah Mira dan membawa ke mulutnya untuk di telan.


Nafas Mira terengah-engah, Raka sangat bernafsu kala itu begitupun dengan Mira yang sudah terbawa oleh permainan Raka.


Posisi Mira sekarang direbahkan ke sofa, sementara Raka diatasnya dengan posisi masih berciuman. Mira sudah bisa membalas ciuman Raka bahkan sesekali memainkan lidahnya yang saling bertemu di mulut Mira.


Tangan Raka tak mau kalah, sesekali Raka mengusap pipi Mira, dan kini tangannya menuju ke payudara Mira, disentuhnya dari balik kaos oblong yang Mira kenakan. Lalu diusap pelan.


Tiba-tiba Handphone Mira bunyi, sontak Mira langsung mendorong Raka melepaskan ciuman dan pelukannya hingga Raka terjengkang dan Mira mengangkat telfonnya.


"Hallo Ina, kenapa?" tanya Mira dan ternyata yang telfon adalah Ina sahabatnya.


"Hallo, Minggu depan Santi bakal nikah tapi di luar kota, lo mau ikut ngga?" Tanya Mira.


"What's, nikah? " Tanya Mira kaget.

__ADS_1


"Iya.. jauh si, gue kayanya kerja deh soalnya bukan di Hari libur." Jawab Mira.


"Yahh coba besok deh ya.. " jawab Mira.


"Ya sudah, gue mau jalan dulu ya byee beb" Pamit Ina.


"Oke byee" jawab Mira singkat.


Mira langsung menutup telfonnya.


"Ada apa sayang?" Tanya Raka dengan muka penasaran.


"Ina bilang kalau baru dikabarin sama Santi, Santi bakal nikah minggu depan tapi bukan hari libur, menikahnya di luar kota jauh lagi." Jawabnya.


"Teman kamu udah mau nikah, Ina sama Bima sudah tunangan tahun depan bakal nikah. Kita tunangan bulan depan yuk" ajak Raka.


"Kamu serius?" Tanya Mira kaget.


"Iyaa serious sayang.. besok aku bilang ke orang tua ya" ucapnya sambil mengelus pipi Mira.


"Oke, teima kasih sayang" jawab Mira sambil senyum manis membuat Raka tidak tahan ingin melahap bibirnya lagi. Raka langsung mencium dan saling beradu lidah didalam mulut membuat nafas mereka semakin memburu dan terengah-engah lagi.


Mereka berdua berciuman lagi agak lama, mereka sama-sama menikmati, rasa cinta diantara mereka semakin lama semakin bertambah.


Setelah sekitar 15 menit mereka berpagutan, Mira langsung menghentikan aksinya. Mira melepas ciuman dan pelukan Raka.


"Raka sudah ya.. " ucapnya pada Raka.


"Masih mau lagi aku tuh.." jawab Raka.


"Sudah ah, sudah sore" Celetuk Mira.


"Iya iya, tapi kalau aku kangen boleh Kali Kaya tadi lagi, "Sambil mengedipkan satu matanya.


"Kamu manjaaaaaaa" teriak Mira.


"Ngga papa manja sama kamu, sayang haha" Jawabnya tanpa rasa bersalah.


"Nyebelin banget huhh" ucap Mira


"Sudah ah, sudah sore aku pulang dulu ya .. mmmuuaacchh 😘, daaahhh sayang" Pamit Raka pada Mira sambil mencium kening Mira.


"Hati-hati sayang, makasih makananya" jawab Mira sambil senyum.


Raka langsung meninggalkan rumah Mira dan bergegas pulang ke rumahnya.


Mira langsung ke kamarnya dan mengambil baju ganti untuk mandi. Di kamar Mandi Mira berendam di bath tub dan membayangkan apa yang terjadi tadi dengan Raka.


"Raka sudah menciumku, mencium bibirku, Kita beradu lidah, Raka memelukku erat hingga payudaraku terasa menempel banget ke dada bidangmu, tangan nakalmu pun sudah menyentuh Payudara ku dari balik baju. Raka Raka.. nakal kamu yaaa,,!!" batin Mira sambil cengengesan mengingat Raka.


Lanjut di episode berikutnya ya.. jangan lupa like, and Komen. sorry telat up soalnya sibuk kerja. terima kasih

__ADS_1


__ADS_2