
Beberapa minggu setelah gue dikenalkan dengan Cahyo oleh Bima dan Ina, hubungan gue sama Cahyo masih biasa-biasa saja.
Oiya, Gue ceritakan sedikit tentang Cahyo ya.. Setelah gue Cari tahu ternyata Cahyo adalah,
1) Cahyo nama panjangnya adalah Cahyo Putra Kusumo
2) Ayah Ibunya orang Jawa tulen
3) Cahyo anak pertama dari 3 bersaudara, adiknya perempuan masih kelas 11 SMA, sedangkan yang terakhir laki-laki yang masih duduk di bangku SMP kelas 9.
4) Ayahnya mempunyai perusahaan tambang di luar Kota, sehingga dia benar-benar kaya tapi tidak sombong. Sementara Ibunya adalah Ibu rumah tangga, dulunya Ibunya bekerja di kantoran tapi sudah berhenti dengan alasan ingin fokus ngurus anak-anak dan keluarga.
5) Cahyo anaknya cerdas, tapi cenderung pendiam. Dia tampan, pawakannya lebih tinggi dariku dan fashionable, berkulit bersih, kumis tipis, Gigi gingsul dan pastinya senyumnya manis sekali hingga banyak kaum hawa yang terpikat dengannya.
Segitu saja yang baru gue dapet tentang Cahyo ya,,
Gue sama Cahyo semakin lama semakin dekat, sering juga jalan bersama kadang hanya berdua tapi sering juga pergi berempat bersama Ina dan juga Bima untuk sekedar main bareng, nonton, makan bareng dll.
Malam nanti gue udah janjian sama Cahyo buat pergi makan sekaligus nonton bareng. Ba'da maghrib gue udah siap-siap dan setelah 10 menit menunggu Cahyo datang dengan mobilnya.
Kita langsung meluncur ke sebuah mall di Kota kami yang letaknya tak jauh dari kampus.
Ini merupakan pergi berdua untuk pertama kalinya antara gue sama Cahyo untuk nonton karena Biasanya selalu berempat sama Ina dan Bima.
Sampai mall gue sama Bima langsung membeli tiket film, karena masih ada waktu kurang lebih 1 jam lagi maka Kita putusin buat makan agar nanti tak kelaparan.
Gue: "Yo, daripada nunggu film tayang lama-lama bikin bete mending Kita makan dulu aja yuk, laperrrr gueee hihiii" usulku pada Cahyo sambil memegang perut dan meringis.
Cahyo: "Tadinya gue mau ajak kamu makan dulu, tapi takut kamu ngga mau.. malah kamu Lapeer juga ternyata, yaudah ayo Cari makan."
Gue: "Yeeee gue punya Lapeer kali, gue juga butuh asupan nutrisi biar sehat, biar strong, biar kuat menghadapi kenyataan dan ujian hidup wkwkek"
Cahyo: "Hallah, bisa aja kamu.. kirain lagi diet gitu, kayak adek gue jarang banget makan. Tau tuhh kok bisa ya haha"
Gue: "Untuk apa susah-susah diet kalau cowo lebih suka yang agak berisi hahaha"
Cahyo: "Yeee sotoy luuu!" (sambil menjewer telinga gue)
Gue: "Ihhhhh nakal banget dah,, tinju lo ntar!!" sewotku
Cahyo: "Yaaa abisnya kamu, udah Ayo katanya mau makan"
Gue: "Ayooo,, laahhh"
Gue sama Cahyo langsung berjalan ke lantai bawah untuk mencari resto yang cocok. Tiba-tiba tangan cahyo menggandeng tangan gue, sontak gue kaget tapi diem aja. Gimana ngga diem, yang gandeng tangan gue ganteng bro.. hihiii
Setelah berjalan berkeliling akhirnya gue sama Cahyo berhenti di sebuah resto yang agak ramai. Gue sama Cahyo memesan makanan yang sama. Beberapa emnit kemudian makanan datang diantar oleh pelayan dan gue langsung makan dengan lahap begitupun Cahyo.
Setelah makanan habis Cahyo langsung menuju kasir untuk membayar makanan dan gue nungguin dia sambil tetap duduk di kursi tempat gue makan.
Tiba-tiba handphone gue bunyi ada yang call, ternyata Ina dan langsung gue angkat.
Gue: "Hallo, Ada apaan Na?" Tanya gue
Ina: "Ehhh gue Sindy dan Santi mau jalan nih, lo mau ikut kagak?"
Gue: "Ko dadakan gini si, bukannya kemarin lo bilang malam ini lo mau jalan sama Bima ya? emang ga jadi?" tanyaku
Ina: "Engga, Bima diajak papanya pergi ke rumah neneknya di bogor nginep disana. Gimana mau ikut ga? kalo mau ntar gue jemput"
Gue: " Dadakan gini siiiii, ahhhh"
Ina: "Dadakan Biasanya lu juga ikut, jadi gimana nih?" tanyanya memastikan
Gue: "Sorry Na, Kali ini gue ga bisa"
Ina: "Loh, tumben . kenapa? Biasanya langsung girang gue ajak jalan"
Gue: "Hehe . anuuu.. ehhhh"
Ina: "Kenapa lu? ko disitu rame si.. "
Gue: "Iyaa gue lagi di mall nih,"
Ina: "Pergi sama siapa lu? jangan-jangan sama Cahyo ya? ngaku lo"
Gue: "Hehe iya gitu deh..."
__ADS_1
Ina: "Pantesan , Biasanya aja gue ajak jalan gak pernah nolak. Huhhhh.. "
Gue: "Yaudah ya.. byee Ina,, "
Gue langsung mematikan telfonnya ketika Cahyo sudah selesai membayar di kasir Dan menghampiriku.
Cahyo: "Siapa yang telfon Yang, ehhhh Mir maksudnya.." tanyanya gugup.
Gue: "Hah? apa?" Tanya gue
Cahyo: "Siapa yang telfon kamu barusan? hmm"
Gue: "Oh, barusan Ina telfon gue mau ngajak jalan, katanya si Bima lagi ke rumah neneknya sama papanya jadi ga bisa jalan bareng Bima gitu, makanya ngajak gue, Sindy sama Santi tapi gue ga bisa, Kan lagi pergi sama kamu Yo." jelasku..
Cahyo: "Oh gitu, yaudah yok ke atas lagi. 10 menit lagi filmnya mulai loh.."
Gue: "Yaudah ayo"
Gue sama Cahyo langsung menuju lantai atas dan sesampai di area bioskop gue langsung beli dua cup popcorn dan es kopi. Dan Setelah membeli gue langsung masuk ke ruang bioskop dan duduk di bagian belakang karena lebih nyaman.
Gue: "Gue lupa ga bawa jaket lagi huhhh"
Cahyo: "Kamu kedinginan?"
Gue: "Hhee iyahh"
Cahyo: "Yaudah pake jaketku aja yah, " (Sambil melepas jaket dan memakaikan ku jaketnya)
Gue: "Tapi ntar lo kedinginan Yo,"
Cahyo: "Udah ngga papa.. gue udah biasa ko"
Gue: "Makasih ya Yo.." (sambil senyum kearah Cahyo)
Cahyo: "Iyahh santai ajaa" (membalas senyum gue)
Film segera dimulai, lampu langsung dimatikan. Layar film pun berubah menjadi besar. Gue senderin kepala gue ke kursi belakang, dan mulai nonton. Filmnya sangat romatis bikin gue baper aja.
Cahyo: "Mir, Mira?"
Gue: "Hmmm.. "
Gue: "Ga papa kok, seru ya filmnya" (jawabku lirih takut kedengeran orang didepan gue)
Cahyo: "Iyaa, romantis deh.. jadi pengin hehe" (Jawabnya sembari memegang telapak tangan gue dan kepalanya nyender di bahu gue"
Gue: " Yeee .. manja amat lu"
Cahyo: "Pinjem yah, bentar ajaa"
Gue: "Terserah lo dehhhh"
Setelah beberapa lama, film pun selesai gue sama Cahyo langsung pergi meninggalkan bioskop. Gue mampir dulu ke supermarket membeli roti, selai, juga meses titipan mama gue buat sarapan besok.
Gue: "Gue ke supermarket dulu bentar yah Yo, mama gue barusan kirim pesan suruh gue beli roti dll buat sarapan besok. kamu nunggu ga papa kan? "
Cahyo: "Yahh ayo,, "
Gue langsung menuju ke supermarket sementara Cahyo duduk di Depan supermarket sambil main game.
Setelah sekitar 10 menit, gue sudah membeli yang gue butuhin langsung menuju kasir untuk membayar. Kemudian gue keluar supermarket dan langsung menuju ke Cahyo yang sedang asyik main game.
Gue: "Sorry ya lama.. udah ayo pulang udah malem"
Cahyo: "Gapapa, sini gue bawain yah"
Gue: "Gue bisa sendiri kok,"
Cahyo: "Gue aja yang bawain sini, " (sambil merebut kantong plastik belanjaan Mira)
Gue: "Ehh.. makasih ya, baik banget deh lo. (Sembari menatap mata Cahyo dengan senyuman)
Cahyo: "Haha.. biasa aja, Ayo pulang udah malem ntar gue dikira bawa kabur anak orang lagi ekwk"
Gue: "Sa ae lu bambang hahaha" (sambil mencubit lengan Cahyo)
Gue sama Cahyo langsung menuju ke basement tempat mobil Cahyo di parkir. Kita masuk ke Mobil gue dibukain pintu Mobil segala, Kaya tuan putri. Lalu gue duduk di kursi penumpang sebelah tempat supir dan langsung gue kenakan seatbelts, semantara Cahyo duduk di tempat supir memasang seatbelts, menghidupkan Mobil dan langsung melaju meninggalkan mall.
__ADS_1
Di perjalanan sangat macet, karena ngantuk gue pun tertidur. Selama setengah jam Kita terjebak macet karena malam ini malam minggu, weekend jadi udah biasa macet.
Cahyo mengantar gue, dia berhentiin mobilnya tepat di depan pintu gerbang rumah gue. Lalu dia membangunkan gue
Cahyo: "Miraa, udah nyampai depan rumah kamu nih . bangun..." (sambil mengusap lengan gue, dilanjut pipi gue)
Gue: "Hmmm...." (tanpa membuka mata)
Cahyo: "Ayodong Miraa, bangunnn!! (sambil mencubit hidungku)
Gue: "Sakitttt.. ngga bisa napas gue eh"
Cahyo: "Ya lagian kebo banget deh lo"
Gue: "Iyaa bangun nih gue. nih kan"(sambil membuka mata lalu bergegas membuka pintu Mobil dan berusaha keluar tapi susah. Cahyo yang melihat gue lupa membuka seatbelts pun ketawa.
Cahyo: "Seatbelts nya lepas dulu nona cantikk"
Dalam hati gue " What's? dia bilang gue cantik? jadi malu gue" pipi gue memerah menahan malu
Cahyo: "Woy.. bengong aja. Lepasin seatbelts nya bisa ngga?" tanyanya
Gue: "Eeee.. bisa kok bisa Masa ga bisa"
Cahyo: "Yaudah lepas donggg"
Gue: "Iyaa ini gue lepas ni, nihhhh" (sambil membuka seatbelts)
Cahyo: "Ngga mau turun? masih pengen sama gue ya? haha"
Gue: "Yee pede amat lu, makasih ya udah nemenin gue Hari ini. gue seneng!!"
Cahyo: "Iyah sama-sama, kapan-kapan lagi yah"
Gue: "Oke deh.. yaudah gue masuk dulu ya, kamu Hati-hati pulangnya."
Cahyo: "Oke Siap.. byeeee Mir"
Gue: "Yaudah bye,," (sambil turun dari Mobil)
Cahyo melajukan mobilnya untuk pulang meninggalkan rumah gue karena sudah malam ngga mampir dulu.
Mobil cahyo sudah tak kelihatan, gue langsung masuk ke rumah dan kulihat rumah sudah sepi saya kira sudah pada tidur.
Kulihat Papa masih di ruang tengah lagi nonton tv,
Papa: "Malam sayang? baru pulang sayang? Abis darimana? sama siapa?" tanyanya
Gue: "Malam papa Mira yang ganteng, mamah Mana pah?" tanya balik gue
Papa: "Mama udah tidur. Papa Tanya belum dijawab, kebiasaan nih."
Gue: "Hehe.. oiya Pah tadi Mira abis pergi ke mall, makan sama nonton. Juga disuruh beli roti juga nih sama mama buat sarapan besok. Mira lupa ngga ijin sama Papa, tapi udah diijinin sama Mama ko Pah, bener deh ngga bohong." jelas gue
Papa: "Sama siapa? pacar?" mentang-mentang udah jadi mahasiswa yah pacaran mulu hmmm. siapa pacar kamu sayang? ganteng ngga? gantengan papa Kan?"
Gue: "Bukan sama pacar ko Pah, sama teman. Mira belum punya pacar hixhixzz..."
Papa: "Ahh Masa?" godanya
Gue: "Cuma temen pah, deket si tapi ga pacaran. Ganteng, pinter, kaya juga wkwk"
Papa: "Cari pacar itu yang Penting mapan, bertanggung jawab, baik, sopan, inget kan pesan-pesan papa?"
Gue: "Iyaa papah.. makasih ya Pah"
Papa: "Yaudah sana masuk kamar, Papa mau tidur juga. good night sayang" (sambil meluk dan mengecup kening gue)
Gue: "Oke pah.. good night too"
Papa langsung menuju kamarnya, gue juga langsung menuju kamar gue yang letaknya di sebelah kamar mama papa. Gue langsung mengambil baju tidur di lemari dan masuk ke kamar mandi buat ganti baju, cuci kaki, muka, dan sikat Gigi seperti biasa.
Setelah selesai, gua mengelap kaki dan wajah yang basah dengan handuk. Gue langsung merebahkan badan gue ke ranjang dan mematikan lampu utama, kunyalakan lampu tidur yang remang-remang dan kutarik selimut.
Sebelum tidur gue mengingat tadi, tentang Gue sama Cahyo.. Cahyo baik banget kayanya gue sayang deh sama dia. Perasaan dia ke gue gimana ya? pertanyaan itu selalu mengusik hatiku. arghhhhhh
Setelah berpikir yang tidak-tidak tentang Gue sama Cahyo, akhirnya tanpa disadari gue tertidur dengan lalapnya
__ADS_1
Lanjut di episode berikutnya ya guys, penasaran apakah Cahyo sama Mira bakal jadian? ikuti episode berikutnya jangan sampai ketinggalan ya..
Sorry kalau banyak salah dalam penulisan , masih amatiran soalnya. Terima kasih banyak ππ