
Mira sudah bisa mengikuti kuliah dan kegiatan sehari-hari seperti biasa.
Hari ini adalah hari pertama bagi Mira masuk kuliah, setelah kemarin vakum selama kurang lebih hampir dua minggu.
Mira pergi ke kampus menggunakan mobil kesayangannya.
Mira: "Mira berangkat kuliah dulu ya mam.. pap.. daaahhh"
Mama: "Iyaa Hati-hati ya sayang, jangan kecapean lagi!! "
Papa: "Kalau ada apa-apa ngabarin mama atau papa ya nak, makannya dijaga jangan pedes-pedes sayang!!"
Mira: "Iyaa mama papa ku yang bawel.. hihiii"
Mama: "Hii ni anak.. dibilangin juga, "
Mama: "Iyaa mam.. Yaudah ya byee"
Mira langsung meninggalkan rumah dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kampusnya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.
"Syukur deh. jalanan ngga terlalu macet, kalau macet boring banget nih guee" gumamnya.
Setelah sekitar setengah jam Mira sampai di kampus lalu memarkirkan mobilnya di parkiran kampus. Saat Mira akan ke kelas, tiba-tiba Raka datang menghampiri Mira.
Raka: "Hi Mira.. udah sembuh lo?"
Mira: "Hallo Raka. Alhamdulillah udah nih, udah sehat yekan?"
Raka: "Syukur deh.. mau ke kelas,? bareng yuk gue anterin ya"
Mira: "Gue bisa sendiri kok, gausah repot-repot lo Rakaaa.." jawabnya
Raka: "Udahh ga papa.. gue sekalian ke kelas juga biar ada temennya, gak sendirian."
Mira: "Oke deh .. kalo mau lo gitu gue ngga bisa nolak juga hehe"
Mira: "Ya sudah Ayo jalan.."
Raka: "Iyaa Ayo"
Mira dan Raka langsung berjalan bersamaan menuju kelas, Raka mengantarkan Mira ke depan kelasnya yang kebetulan masih sepi karena masih terlalu pagi.
Mira: "Thanks ya lo udah nemenin, nganterin gue sampai kelas lagi Kaya anak kecil aja gue hihi"
Raka: "Haha ga papa.. bukannya apa-apa si, takut lo pingsan lagi ntar ngga ada yang nolongin wkwk"
Mira: "Yee gue udah sehat Kali.. yaudah gue masuk dulu ya, bye Raka"
Raka: "Semangat ya, bye.."
Mira: "Oke Siap.. lo juga, btw thanks,,"
__ADS_1
Raka langsung pergi m meninggalkan Mira, lalu menuju perpustakaan untuk membaca buku sambil nunggu jam kuliah tiba.
Bima yang tau kebiasaan Raka pagi-pagi selalu menunggu jam kampus dimulai di perpustakaan langsung menghampirunya until Cari tau kenapa Raka bisa care banget sama Mira. Ditambah-tambah dari kejauhan tadi diam-diam Bima melihat Raka mengantar Mira dari parkiran ke kelasnya.
Bima: "Hii Bro.. udah lama lo?" sapanya basa basi
Raka: "Eittsss ngagetin gue aja lo, untung gue gak jantungan. Ngapain tiba-tiba kesini, tumben lo!"
Bima: "Hehe..sorry bray, ga papa pengin aja, boleh gabung sini Kan?"
Raka: "Suka-suka elo deh"
Bima: "Hehe.. Bro, gue boleh nanya sesuatu ngga sama lo? Penting."
Raka: "Tanya apaan?"
Bima: "Lo suka sama Mira ya? ngaku deh lo!"
Raka: "Mira? hahaha"(sambil senyum manis)
Bima: "Tuh kan.. jawab atuh!!"
Raka: "Tapi li janji jangan bilang siapa-siapa yah, kalo lo bilang siapa-siapa gue bakal marah banget sama lo!"
Bima: "Iyaaa santai aja sama gue!"
Raka: "Iyaa sebenernya sih gue udah suka sama Mira dari dulu.. jaman SMA. Gue gak punya nyali buat deketin Mira dari dulu. Gue cuma bisa lihatin dia dari kejauhan aja. Gue nggak sanggup berdekat dekatan sama Mira dulu. Makanya sekarang gue berteman sama lo, Lo kan juga dekat sama Mira.. jadi gue bisa deketin Mira hehe.. "
Raka: "Yee so Tau lu"
Bima: "Kemarin lo yang bawa Mira ke rumah sakit Kan? oiya waktu Mira dirawat si rumah sakit juga lo sering jengukin dia tanpa sepengetahuan kita-kita. Di depan aja lo sok siam sama Mira, sok cuek.. ternyata kalau ngga ada orang lo perhatian banget sama Mira haha.. lo cowo Kan? buktikan!!"
Raka" Gua belum yakin.. takut Mira nolak gue"
Bima: "Coba aja dulu.. "
Raka: "Iya ague siapin mental dulu deh, oiya jangan bilang siapa-siapa soal ini ya.. awas lu!!"
Bima: "Jaminannya apa? hahaha"
Raka: "Yee sialan lu.. udah ah ke kelas yo, lima menit lagi dosen bakal ke kelas nih"
Bima: "Yaa sudah Ayo"
Bima dan Raka langsung menuju ke kelas karena mata kuliah akan segera dimulai.
Sekarang tiba jam istirahat telah tiba, Seperti biasa mereka berkumpul di kantin untuk makan siang bersama sekaligus nongkrong dan ngobrol-ngobrol.
Ina: "Mira.. inget ya lo gak boleh makan terlalu pedas"
Mira: "Iyaa iyaa bawel"
__ADS_1
Santi: "Ina, temenin gue ke toilet bentar yuk sebelum pesenan makanan datang."
Ina: "Iyaa Ayo deh.."
Ina dan Santi langsung menuju ke toilet yang jaraknya dari kantin tidak terlalu jauh.
Di situ sekarang hanya ada Mira, Sindy, Bima, Cahyo, Irfan juga Raka.
Makanan telah datang, Mira mulai menambah sambal seperti biasa. Raka yang sedari tadi memperhatikan Mira diam-diam dia melihat Mira menuangkan sambal, Raka langsung mengambil dan merebut sambalnya karena untuk sementara waktu Mira tidak boleh makan sambal terlalu banyak dulu.
Mira: "Eitss .. ko diambil sambalnya? apa-apaan si, disitu Kan juga ada sambal, ga asik lo!" omel Mira pada Raka yang merebut sambalnya
Raka: "Hehh .. inget kata dokter ngga?"
Mira: "Tapi gue pengin"
Raka: "Engga sekali engga tetep engga!!"
Mira: "Tau ah.. sebel gue sama lo"
Bima: "Ehmmm ada yang mulai acre nih, uhuk uhukk" sindir Bima pada Raka
Raka: "Lo apaan si Bim.. "
Mira: "Tau tuh Bima gajelas banget .. mentang-mentang lagi ditinggal cewenya haha"
Bima: "Kalian ga tau apa-apa , cuma gue Sam Raka yang Tau"
Cahyo: "Apaan si Bim? rahasia-rahasiaan banget sama Kita,"
Irfan: "Iyaa. apaan si? bikin penasaran aja lo!"
Bima: "Cie kepo nih ye .. udah Ayo makan gue laper nih"
Cahyo: "Njirr malah ngeles aja loh"
Mereka semua langsung makan, Ina sama Santi baru kembali dari toilet. Mereka menghabiskan makanannya dan minumnya.
Setelah sore, Mira pulang menggunakan mobilnya. Sesampainya di rumah waktu istirahat Mira selalu kepikiran sama Raka. Sifatnya sama Mira sangat aneh, tidak Biasanya dia begitu. Mira juga mengingat apa yang dikatakan oleh Bima tadi di kantin sangat janggal, seperti ada yang aneh gitu.
Mira selalu memikirkan sifat lucu dari Raka yang terbilang saangat misterius, susah di tebak. Kadang seperti ini, kadang seperti itu.. tanpa disadari Mira tersenyum tiap Kali mendengar nama Raka.
Karena selalu berdikiran tentang Raka, akhirnya Mira mengakui kalau Mira suka sama Raka karena sifatnya yang malu-malu tapi mau.
"Gue kayanya suka deh sama lo Raka, gue juga ngga tahu tiba-tiba perasaan ini muncul, Dan anehnya buat lo! Lo itu orangnya aneh, susah ditebak, suka tiba-tiba ada disaat gue butuh, sering bantuin gue..
Tapi ketika banyak teman-teman lo seakan-akan ngga kenal sama gue, diem aja. jangankan nyapa, ngelihat gue aja jarang, Gue semakin penasaran sama lo Raka .. apalagi tadi di kantin Bima bilang yang enggak-enggak sampai lo salting ke gue, mukanya langsung memerah gitu Raka.. haha Ada apaan si lo Raka? Gue ada yang salah ya?" Batinnya
"Raka.. gue suka sama lo, Lo suka ngga si sama gue? arghhh perasaan ini menyiksaku!!
Bisa-bisanya gue suka sama lo!! Rakaaa"
__ADS_1
Lanjut episode berikutnya ya guys..