
Satu minggu telah berlalu, Kondisi Mira sudah membaik bahkan lebih baik..
Siang itu Dokter mengecek kondisi Mira, karena sudah pulih dan baik-baik saja, Mira dibolehkan untuk istirahat dan pulang ke rumah.
Papa: "Bagaimana keadaan Mira Dok?" tanya Papa pada Dokter
Dokter: "Pasien sudah boleh pulang Tuan, tolong pasien jangan telat makan, jangan kecapean, jangan stress, minum air putih yang banyak juga tidur yang cukup ya.." (sambil menengok ke arah Mira yang sedang tiduran di atas ranjang pasien rumah sakit)
Papa: "Baik Dok, terima kasih yaa Dok"
Mama: "Dengerin dokter tuh sayang, jangan makan sembarangan yah.. mau sakit lagi?"
Mira: "Iyaa mamah.. Mira ngga mau sakit lagi lah, ngga enak huhhh"
Dokter: "Bagus Non. Oh iya Tuan, untuk pembayaran administrasi silakan diurus secepatnya di petugas administrasi ya Tuan, sekalian ini resep obatnya silakan ditebus di farmasi rumah sakit ini saja karena semua obat yang Nona Mira butuhkan sudah pasti ada disana."
Papa: "Baik Dok, saya akan segera ke ruang administrasi untuk membayarnya sekalian ke farmasi untuk menebus obatnya."
Dokter: " Baiklah, kalau seperti itu saya ke ruangan dulu ya Tuan dan Nyonya, oiya ingat pesan saya ya Nona"
Mira: "Iya, terima kasih banyak ya Dok"
Dokter: "Iyaa sama-sama.. mari Tuan, Nyonya saya duluan, Permisi"
Papa: "Iyaa Dok, Mari silakan"
Dokter meninggalkan ruangan Mira untuk menuju ruangan kerjanya.
Perawat melepas selang dan jarum infus yang menempel di tangan Mira dan membantu Mira mengganti pakaiannya.
Mira: "Yeayy.. akhirnya Mira bisa pulang ke rumah, bisa bebas.."
Mama: "Seneng boleh sayang, tapi harus ingat apa kata dokter nanti, oke"
Papa: "Betul tuhh kata Mama, jangan makan sembarangan lagi, istirahat juga yang cukup.. kamu tuh kecapean terlalu banyak aktifitas sayang"
Mira: "Tapi Mira pengin...... (belum selesai bicara Mama mekotong pembicaraannya)
Mama: "Tapi apa? pengin sakit lagi kamu? haaa...?"
Mira: "Engga mah, iyaa dehh Mira nurut deh"
Papa: "Baguss, itu baru anak Papa"
Mama: "Oke.. yaudah Pah katanya mau bayar ke ruang administrasi sama ke farmasi, sekarang aja biar mama beresin barang-barang dulu"
Papa: "Oiyaa.. papa hampir lupa eh, oke Papa pergi duku sebentar ya, daaahhh"
Mira: "Daahhh Pah..
Papa pergi ke petugas administrasi, sedangkan Mama membereskan barang-barang untuk di bawa pulang.
Setelah selesai Dan beres semuanya mereka bertiga langsung pulang menggunakan mobilnya. Sementara, di rumah sudah ada Heni, Diro juga anaknya Oliv yang menunggu kepulangan mereka.
Sesampai di gerbang rumah Papa Mira menlaksonkan mobilnya, dan Mbak langsung membukakan pintu gerbang utama mempersilakan Tuan dan Nyonya nya untuk masuk ke halaman rumah.
Mereka bertiga keluar dari mobil, Mbak langsung mengambil barang-barang dari rumah sakit yang ada di bagasi mobil untuk diletakan di dalam rumah. Sementara di teras sudah ada Heni, Diro juga Oliv untuk menyambut kedatangan mereka bertiga, terutama Mira yang baru sembuh dari sakitnya.
__ADS_1
Heni: "Hii tante.. gimana udah sembuh belum? Oliv kangen sama tante" (ucap Heni mewakili anaknya yang belum jelas mgomongnya)
Mira: "Hallo ponakan tante yang cantik..Tante udah sembuh nih, Oliv jangan sakit ya, ngga enak. ga bisa kemana Mana, ngga bisa makan semuanya hihii"
Heni: "Yeee kamu de, makanan mulu yang diomongin haha.. ga enak kan makan bubur dirumah sakit? " ledeknya
Mira: "Hahaa Amit amit dah.. menyebalkan !"
Diro: "Mira, maaf ya Kita kemarin ngga jenguk kamu di rumah sakit. Kita baru pulang dari luar Kota tadi pagi urusan bisnis. gapapa Kan? adiknya kaka ngga marah?"
Mira: "Yee mau marah juga percuma Kali, gada yang peduli haha.. Gapapa ka santai aja, banyak teman-teman Mira yang jengukin, Papa mama juga selalu stand by.. lagian sekarang Mira juga sudah sembuh, sudah dibolehin pulang.. nih Kan udah bergas Miranya "
Diro: "Pacarnya jengukin ngga?" sambil meledek adik iparnya
Mira: "Boro-boro pacar.. weihhh gebetan juga ngga punya gue!! huuhhh.. itu nanya apa ngece nih? "
Diro: "Haha masaa si?"
Mama: "Si Raka siapa itu?"
Mira: "Raka yang dingin, cuek, kalem, diem itu? haha itu mah cuma teman mah.."
Mama: "Suka sama kamu tuh"
Mira: "Gak mungkin lah mah.. ada-ada aja mamah"
Papa: "Lho kok pada ngobrol di teras si, Kaya ngga punya rumah aja. Ayo masuk jangan di luar mulu..."
Mama: "Oiyaa ngga kepikiran, keasyikan ngobrolnya nih hahaha, yaudah Ayo masuk semua"
Mereka berenam langsung masuk ke dalam rumah menuju ruang tengah, sementara Mira langsung istirahat ke kamar karena badannya masih terasa agak lemas.
Ina: "Hallo bebeb.. how are you?"
Mira: "Hay beb.. I am fine, "
Ina: "Ada apa? ko kayanya seneng gitu"
Mira: "Beb.. gue udah pulang nih, takutnya lo mau jengukin gue gitu ntar salah orang lagi haha"
Ina: "Untung lo ngabarin, niatnya ntar sore gue mau ke rumah sakit jengukin lo huha"
Mira: "Yaudah kalo mau ketemu gue langsung dateng aja ke rumah ya, jangan lupa ajak kawan-kawan biar rame, gue kangen sama kalian"
Ina: "Oke nanti gue kabarin deh mereka gue ajak ke rumah lo jengukin lo.. yaudah baik-baik ya di rumah. Istirahat, ntar gue dateng kasih makan yang enak ya. byee see you"
Mira: "Makanan mulu lo yang dibahas humm dasar. Yaudah gue tunggu, byee see you too beby"
Mira langsung menutup telfonnya dan istirahat di kamarnya. Sedangkan Ina menghubungi teman-temannya Sindy, Santi, Bima, Irfan, Cahyo juga Raka until menjenguk Mira di rumahnya atas permintaan Mira. Mereka semua menyanggupinya dan janjian jam 4 sore mereka bakal datang ke rumah Mira.
Jam 4 Ina dan kawan-kawan sudah sampai di depan rumah Mira. Mbak langsung membukakan pintu untuk mereka.
Mira sudah menyambutnya di depan.
Mira: "Hii kalian semua, apa kabar? gue kangen sama kalian pengin gila-gilaan bareng lagi, hangout bareng, nongkrong lagi haha"
Ina: "Yee.. lo Mir ada-ada aja. Baru saja pulang, belum sembuh total.. udah mau Pergi aja, haha"
__ADS_1
Mira: "Gue bete Kali guys"
Sindy: "Lagian kalo lo sakit Mana ada yang mau ngajakin lo hangout, ngreoitin doang ntar malah haha.. kalo punya pacar mending ada yang ngurusin, lah lo kan jomblo gkgkgk.."
Santi: "Lagian nih ya.. kalo Kita ngajakin lo, yang ada malah Kita semua yang kena marah mama papa lo, haha"
Ina: "Tuh Kan.. udah ah diem!! gue usir ntar kalian semua kalo nyebelin Kaya gini hu!!"
Cahyo: "Yakali, jahat amat lo belum juga masuk udah mau ngusir Kita ajaa!!"
Ina: "Iyaa nih.. ayoo ajak masuk napa Kita, Kan niatnya Kita kesini mau jengukin lo, bukan jengukin pohon mangga itu!! malah ngga diajak masuk daritadi !"
Mira: "Oiya.. yaa Ayo masuk, hehe"
Bima: "Daritadi kek"
Mira: "Iyaa iyaa sorry gue lupaa"
Mereka semua masuk ke ruang tengah until sekedar temu kangen karena selama Mira sakit mereka tak pernah nongkrong bareng lagi.
Mira: "Mba.. mbaaa" (Mira memanggil mba di rumahnya)
Mba: "Iyaa kenapa Non?"
Mira: "Mba, tolong buatin minuman buat Kita ya sama cemilan atau kue kue keluarin aja biar dimakan sama mereka semua yang tukang ngabisin makanan. Tapi dikit ajaa ntar habis tanpa sisa lagi hahahaha (candanya)
Ina: "Bawa semua aja ya Mba.. jangan dengerin Mira yang agak stress ini wkwk"
Mira: "Sialan lo Na huhu.. yaudah sama buatain aja sekarang mba"
Mba: "Baik Non,"
Mba langsung menuju ke dapur, sementara Mereka semua lagi ngobrol santai sambil menonton tv. Beberapa menit kemudian Mba datang membawa minuman dan cemilan.
Mba: "Silakan diminum Mba, Mas..."
Irfan: "Baik, makasih yaa Mba"
Sindy: "Wahh kenyang nih.. makasih mba,"
Ina: "Makasih ya mba, maaf ngrepotin nih hihi"
Mba: "Iya ngga papa, kalau kurang di dalam masih Ada. hehe"
Mira: "Wahh makasih ya Mba.. "
Mba: "Iya sama-sama Non, mba oermisiudulu mau ke belakang lagi ya, kalau Ada apa-apa panggil Mba saja, soalnya Ibu sama Bapak lagi belanja bulanan."
Mira: "Oke mba"
Mereka ngobrol-ngobrol saking asyiknya hingga lupa bahwa waktu sudah petang. Mba yang sudah menyiapkan makan malam banyak langsung menyuruh mereka semua makan sebelum pulang. Mama Papa Mira juga sudah pulang, jadi mereka makan bersama. Karena kursi makan yang cuma muat buat enam orang, Maka ada sebagian dari mereka yang makan di sofa ruang tengah.
Setelah selesai makan, mereka langsung pamit pulang karena sudah malam.
Mereka sangat heboh, kecuali Raka. Raka terlihat diam sekali, dingin, bahkan ketika teman-teman ketawa karena ada hal yang lucu, Raka hanya diam saja dan tersenyum tipis.
Itu yang membuat Mira diam-diam memperhatikan Raka yang terlihat beda saat kumpul rame-rame bareng Raka, Raka terlihat diam saja dan juga cuek terhadap Mira. Tapi ketika Mira hanya berdua sama Raka, Raka perhatian sekali, bahkan tidak mau Mira kenapa-kenapa.
__ADS_1
Jam 8 pm, mereka semua sudah meninggalkan kediaman Mira. Mira langsung minum obat dari dokter dan langsung istirahat, begitupun Mama papanya juga istirahat karena merasa sangat lelah setekah muter-muter supermarket untuk membeli keperluan rumah tangganya selama sebulan.
Lanjut episode berikutnya ya.. jangan lupa like and Komen, sorry banget nih banyak typo soalnya Authornya masih baru..