
Satu bulan berlalu,
Besok adalah hari pertunangan Mira dan Raka.
Mira sudah membeli gaun yang cantik namun sederhana dengan warna kalem kesukaannya juga sepatu high heels warna senada.
Until acara besok Mira dan Raka sudah semuanya Siap tinggal menunggu hari saja.
"Sayang, kamu istirahat jangan begadang besok kan acara Penting kamu," Ucap Mama ketika Mira sedang bermain laptopnya di kamar tidurnya.
"Iya mah sebentar lagi ya, kerjaan Mira banyak tanggung nih paling sekitar 30 menit lagi selesai. Mama tidak usah kwatir sama Mira ya" jawab Mira sambil memalingkan wajahnya dari laptop dan menatap mamanya dengan senyum melebar di bibir tipisnya.
"Baiklah kalau begitu, tapi jangan sampai sakit ya kamu besok harus fit" ujar Mama.
"Siap mama.. good night mam" ucap Mira.
"Good night sayang" Jawab mamanya lalu berlalu meninggalkannya di dalam kamar.
Pekerjaan sudah selesai tapi Mira masih belum bisa tidur juga karena nervous buat Hari besok. Sudah ganti berbagai posisi tidur pun Mira belum juga bisa tidur.
Sampai jam 2 dini hari barulah Mira bisa memejamkan kedua mata indahnya yang sayu.
Paginya Raka sudah siap menuju ke rumah Mira menggunakan mobilnya beserta keluarga besar dan kerabatnya. Mereka menggunakan sekitar 10 Mobil karena yang ikut lumayan banyak dari sanak saudara orang tuanya.
"Raka, kamu sudah siap?" Tanya mama Raka.
"Siap ko mah, tapi kok rasanya deg-degan gini yah" Jawab Raka sambil memegang dadanya.
"Yahh anak mama gugup ya? haha dibawa santai aja nak, nanti kalau sudah juga lega" Ujar Mamanya sambil menepuk bahu Raka.
"Iya mah, terima kasih banyak ya mah" Ucap Raka sembari melemparkan senyum ke mamanya.
"Iyaa, ya sudah berangkat yuk papa sama keluarga sudah siap di depan" Ajak Mama pada Raka.
"Iya mah, Ayo" Raka bergegas pergi dari kamarnya dan menuju ke halaman rumah yang sudah banyak kerabatnya untuk ikut menghadiri pertunangan Raka dan Mira.
"Anak papa ganteng banget" Ucap Papa Raka ketika melihat anak lelakinya tampil menggunakan setelan jaz dan celana panjang, rambut tertata rapi dan wajahnya yang putih bersih.
"Ye papa, Kaya baru lihat Raka saja" Gerutu Raka.
"Biasanya kan di rumah cuma pakai celana kolor sama kaos oblong saja, Mana kelihatan gantengnya haha" Ledek papanya.
__ADS_1
"Hiii sebel, sudah ah ayo berangkat nanti terlambat loh" Ajak Raka pada papanya.
"Iya Ayo, Papa sudah tidak sabar" Ucap Papanya.
"Harusnya Raka yang ngga sabar, gimana si Papah ini" Sahut mamahnya.
"Sudah jangan berdebat ayo masuk Mobil," Sahut Raka menghentikan pembicaraan mama dan papanya.
Mereka langsung bergegas ke kediaman Mira untuk melangsungkan acaranya.
sesampai di rumah Mira, tamu yang hadir langsung duduk di kursi tamunya untuk menyaksikan secara langsung acara pertunangan Mira dan Raka.
Raka dan papa mamanya sudah di panggung duluan sementara Mira sedang di jemput oleh Mamanya untuk menuju ke panggung karena Raka sudah datang. Mira digandeng oleh mamanya juga papanya menuju panggung dimana Raka sudah berada disana bersama kedua orang tuanya.
Mata Raka melihat Mira yang tampil sangat cantik anggun dan elegant pun tak berkedip sedikitpun, sehingga banyak dari keluarga mereka yang menggodanya. Begitu juga dengan Bima Ina Sindy dan Cahyo yang hadir diacara pertunangan mereka.
"Kedip matanya bro"
"Biasa saja Raka Biasanya juga bareng kok sok gugup gitu"
"Jangan nervous Raka"
Raka hanya terdiam dan merasakan gugup yang amat sangat mendalam.
"Baiklah langsung saja, kedatangan kami sekeluarga kemari akan berniat baik. Anak kami dan anak Bapak Ibu memang sudah sejak lama menjalin kasih, sementara mereka berdua saya Kira sudah dewasa sudah mandiri dan sudah bisa untuk disatukan secara sakral. Maka dari itu, izinkan kami meminang Putri bapak Ibu yang sangat cantik ini untuk menjadi calon mantu saya. Apakah Bapak Ibu memperbolehkannya?" Tanya Papanya Raka membuka acara.
"Terima kasih sudah datang ramai-ramai ke sini. Terima kasih juga sudah berniat baik untuk menjadikan Putri kami menantu dari keluarga Nugroho. Untuk soal terima atau tidaknya saya serahkan semuanya pada putri saya saja, silakan nak dijawab" Ucap Papa Pandu mejawab pertanyaan dari Papa Adi Nugroho.
"Iyaa Om, saya bersedia menjadi calon istri dari Raka Handi Nugroho, juga menantu dari Bapak Adi Nugroho" Jawab Mira malu-malu sambil menyunggingkan senyum yang jantungnya sangat berdegup kencang.
"Baiklah, saya sangat bahagia mendengarnya. terima kasih ya nak Mira" ucap Papa Raka.
"Iya sama-sama Pak," Jawab Mira sambil mengangguk.
"Baiklah, sekarang mungkin acara tukar cincin.. silakan dilanjutkan para calon mempelai" Ucap Papa Mira sambil tersenyum ke arah Raka juga Mira.
Kemudian Raka maju ke depan begitu juga dengan Mira. Mereka sekarang posisinya saling berdiri berhadapan sambil menatap medua matanya masing-masing dan melemparkan senyum indah kebahagiaannya.
"Terima kasih ya, sudah menerima lamaranku" Bisik pelan Raka pada Mira.
"Aku bahagia banget, terima kasih sayang" Jawab Mira pelan.
__ADS_1
Raka sekarang membuka kotak cincinnya. Dimana terdapat dua cincin dengan ukuran yang berbeda di dalamnya namun dengan model Dan warna yang sama.
Kemudian Mira mengulurkan tangannya dan merenggangkan jari jemarinya agar Raka mudah memasangkan cincin ke jari manis tangan kanannya.
"Sluuuuppppppppp" Raka berhasil memasukkan cincin ke jari manis kanan Mira, semua orang yang berada disitu pun besorak bahagia. Kemudian sekarang tinggal Mira yang harus memasukkan cincin yang satunya lagi ke jari manis tangan kanannya Raka.
"Sluuuuppppppppp" Cincin sudah melingkar di jari Raka, ukurannya sangatlah pas until jari mereka berdua.
Mereka langsung tersenyum bahagia dan berdiri berdampingan sambil mengangkat tangan yang terdapat cincinnya, memperlihatkan juga membiarkan orang yang ada disekitar melihat langsung bahwa cincinnya sudah terpasang di jari manis mereka masing-masing.
Raka dan Mira melangsungkan Foto berdua, dilanjut bersama keluarga dari pria, keluarga dari wanita Dan keluarga besar mereka beserta teman-temannya. Banyak dari kerabatnya yang ikut berfoto bersama mereka berdua. Mereka sangat bahagia kala itu akhirnya mereka berdua resmi bertunangan.
"Selamat ya broo.. tinggal nikah kapan nih?" Ucap Cahyo pada Raka.
"Wahhh iya makasih ya sudah hadir. Doain aja secepatnya hehe" Jawab Raka.
"Doain gue juga ya biar bisa melamar itu tuh" Ucao Raka sambil menunjuk ke arah Sindy yang sedang berbincang-bincang dengan Mira dan Ina melepas rasa rindunya setekah sekian lama tidak bertemu karena kesibukannya.
"Lo sudah jadian sama Sindy, yo?" Sahut Bima yang berada di sebelah Cahyo.
"Hehe iya begitulah.." jawab Cahyo sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Wahhh.. Paling bentar lagi bakal nyusul gue nih" ucap Raka .
"Hahaha doain aja, " sahut Cahyo
Setelah acara inti selesai mereka langsung menyantap berbagai hidangan yang tersaji di ruang konsumsi.
Setelah selesai mereka semua membubarkan diri dan acara pun selesai.
#Mira
Akhirnya kau sudah melamarku, aku sabar nunggu kamu, kamu adalah satu-satunya lelaki yang mampu membuat ku tidak tertarik pada lelaki lain. Aku mencintaimu apa adanya, aku sangat bersyukur mengenal dekat pria sepertimu. Bahkan sebentar lagi Kita bakal nikah, punya anak. Rasanya sudah tidak sabar lagi, terima kasih ya Raka sudah mau nerima aku dengan segala kekuranganku. Aku bahagia memilikimu sungguh...
#Raka
Aku bahagia akhirnya bisa meminangmu, wanita Indah yang mengubah sifatku yang dulunya dingin dan cuek sekarang menjadi lebih berekspresi. Aku mencintaimu dari SMA, tapi baru bisa mengungkapkan nya waktu kuliah, Dan baru bisa melamarmu setelah Lulus kuliah dan sudah bekerja. Aku janji aku bakal bahagiakan kamu, tidak akan menyia-nyiakanmu, apapun keadaanya Setelah menikahimu aku akan menjadi pria, teman hidup, sekaligus suami yang baik buat kamu Mira sayang.
Terima kasih sudah menerima lamaranku. aku mencintaimu, I love you Wanitaku.
.Lanjut di episode berikutnya ya.. jangan lupa like dan Komen. terima kasih 😍
__ADS_1