Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Wedding SanDi


__ADS_3

Ketika hendak turun untuk makan malam Mira mendapati handphonenya berdering, tandanya ada orang yang menghubunginya.


Handphone yang ada di meja dekat kamar pun langsung di sahutnya dan dilihat yang teleohon ternyata Santi, sahabatnya sekaligus calon pengantin.


"Hallo calon pengantin?" Sapa Mira pada sahabatnya.


"Hiii Mira.. ya elahh bisa aja lo! haha" jawab Santi santai.


"Ehhh tumben lo telfon gue, Ada apaan? katanya mau merried" Ucap Mira.


"Iya gue mau merried, undangan buat lo besok ada yang nganterin ya, sorry gue ga bisa nganterin langsung soalnya gue sudah di luar Kota tidak pulang ke rumah sebelum merried."


"Ohh gitu. oke tidak papa si, lo sehat Kan? jaga kesehatan ya jangan kecapean! Eh iya gimana rasanya mau nikah?" Cecar Mira pada Santi.


"Waduhh rasanya campur aduk banget Mir, haha iyaa gue sehat ko, kamu sama Raka bagaimana?" Tanyanya balik.


"Haha semoga lancar ya, gue sama Raka baik kok"


"Besok lo wajib datang ke pernikahan gue ya, awas kalau tidak datang!" Pinta Santi.


"Iyaa iya gue usahain ko, oiya calon suami kamu bagaimana? ganteng Kan?" Tanya Mira penasaran karena mau-maunya Santi dijodohkan oleh orang tuanya.


"Ohhh soal itu, ya begitulah.. besok lihat aja sekalian kenalan pas merried oke" jawab Santi membuat Mira tambah penasaran.


"Hiii sebel gue. iya iya, "


"Ya sudah ya Mir, gue mau Cari baju pengantin dulu sudah dijemput sama calon suami gue, daaaahhh see you"


"Oke, semoga lancar ya.. byee see you too"


Mira mematikan telfonnya, dan langsung turun untuk makan malam di rumahnya. Disana sudah ada kedua orang tuanya juga kakanya dan keponakannya yang kebetulan lagi main di rumahnya.


"Hii semuaaa... selamat malam" Sapa Mira pada anggota keluarga yang ada di ruang makan.


"Malam.. lama bener, abis ngapain? tidur?" Tanya Kak Heni.


"Yee enggalah, tadi waktu mau turun teman Mira si Santi telfon, jadi ya Mira angkat dulu" Jawab Mira sambil mengambil nasi dan lauk pauk.


"Emang kenapa tumben telfon malam-malam gini?" Tanya Mama.


"Santi mau merried, minggu depan . tapi di luar kota merried nya ngga disini." Jelas Mira


"Lha ko tiba-tiba nikah,?" Tanya papa heran.


"Dijodohin sama orang tuanya kalau ngga salah, tapi lama-lama saling cinta si, hihi" jawab Mira.


"Kalau kamu papa jodohin gimana sayang?" Tanya Papa.


"Ngga papa, Mira mau kok, asalll....."

__ADS_1


"Asal apa sayang?" Tanya Mama penasaran kenapa anaknya mau dijodohkan.


"Asal dijodohin sama Raka Handi Nugroho anaknya Pak Aji Nugroho." Jawabnya polos


"Yee itu mAh sama saja tidak dijodohkan..." sahut Kak Heni.


"Ya lagian main jodoh-jodohan Kaya Jaman Siti Nurbaya saja" jawab Mira spontan.


"Ya sudah Ayo makan, malah ngobrol mulu daritadi." Sahut Papa Pandu.


Mereka berdoa bersama dilanjutkan makan bersama. Setelah selesai makan malam, Mira bermain dengan Oliv keponakannya yang semakin pintar dan cerewed, sangat aktif hingga membuat Mira kecapean menjawab beberapa pertanyaan konyol dari si kecil.


Membuat Mira tertawa terbahak-bahak.


Jam menunjukan pukul 9 malam Kak Diro, Kka Heni juga Oliv pamit untuk pulang ke rumah karena besok harus bangun pagi.


Setelah kakanya pulang, Mira pun bergegas ke kamarnya untuk istirahat karena badan sudah sangat lelah.


Sorenya Mira pulang dari kantor Papanya mendapati undangan di meja ruang tamu.


Mira langsung membuka undangan pernikahan dari sahabatnya, Wahhh nikahnya 5 hari lagi ternyata. Mira langsung mengabarkan ke Raka juga Ina untuk memastikan bisa datang bersama atau tidak.


Setelah menghubungi semuanya, mereka bisa datang karena malam hari. Walaupun mereka baru bekerja kan mereka bekerjanya di perusahaan orang tuanya jadi bisa cuti sewaktu-waktu kapan mereka mau.


#Pernikahan SanDi (Santi & Adi)


Jam 9 pagi Ina dan Bima sudah tiba di rumah Mira, sementara Raka datang lebih lama. Sindy tidak bisa datang karena berada di luar Kota sedang tugas pekerjaan, begitu juga dengan Cahyo yang lagi dinas di luar negeri bersama papanya.


1 jam telah berlalu, pesawat landing dan mereka semua turun dari pesawat beserta barang bawaannya.


Bima langsung memesan taxi online untuk menuju ke hotel tempat mereka istirahat sebelum menghadiri pernikahan sahabatnya.


Setengah jam perjalanan mereka sampai di hotel yang sudah dibookingnya. Ina dan Mira langsung menuju kamarnya untuk istirahat begitupun dengan Bima dan Raka yang langsung tertidur.


Jam menunjukan pukul 5 sore, Mira yang bangun duluan langsung membangunkan Ina yang masih tertidur untuk siap-siap karena jam 7 malam nanti acara Santi dimulai.


Mira langsung menelfon Raka yang masih tidur.


"Hallo Sayang, Ada apa?" Tanya Raka masih dengan suara mengantuk.


"Sayang sudah jam 5, bangun oi.. siap-siap, habis maghrib Kita musti jalan ke pernikahan Santi" Jawab Mira.


"Iyaa ini sudah bangun, sebentar ya kumpulin nyawa dulu" jawab Raka.


"Kebiasaan.. ya sudah jangan lama-lama!"


"Iya sayang.."


"See you.. byee" Ucap Mira.

__ADS_1


"See you too baby, byee" Sahut Raka Dan langsung mematikan panggilannya.


Mira dan Ina sudah siap dengan make up yang kalem, juga gaun yang cantik dengan warna lembut. Sedangkan Raka dan Bima menggunakan jaz dengan warna senada dengan gaun dari pasangannya.


Jam 7 kurang mereka berempat sampai di gedung tempat acara berlangsung.


Miereka berempat langsung masuk dengan menunjukan undangan mereka masing-masing, lalu menuju ke meja tamu. Dilihatnya Santi tampil cantik dan anggun menggunakan gaun warna putih, rambutnya dirias sangat Indah serta polesan make up yang begitu cantik. disampingnya ada seorang laki-laki yang kalau tidak salah bernama Adi, dia adalah seorang dokter anak dari teman papa Santi. Adi orangnya lumayan tampan, berkulit bersih dan postur tubuh yang ideal pantas saja Santi tidak menolak dijodohkan sama dia, orang jodohnya ganteng kok masih muda juga tidak seseram di cerita-cerita kalau seorang wanita muda dijodohkan dengan pria tua, bapak-bapak bahkan kakek-kakek.


Mas Adi langsung mengucapkan Ijab Kobul, SAHHHHH


Mas Adi dan Santi sudah resmi menikah.


Santi kini sudah resmi menjadi seorang istri dari dokter Adi. yang kalau tidak salah seoranf dokter spesialis saraf terbaik di kotanya.


Mira melihat Sepasang mempelai sangat bahagia, rasanya ingin sekali Ina yang duduk di kursi pelaminan bersama Raka.


"Sayang, Kita kapan duduk di pelaminan?" Tanya Mira.


"Sekarang saja yuk" jawabnya.


"Yee ngaco kamu" sahut Mira.


"Yaa kalau mereka berdua turun ganti kostum, Kita gantiin mereka, gimana?" jelas Raka.


"Yee malu-maluin hahaah"


Mereka langsung mengucapkan selamat kepada kedua mempelai atas pernikahan mereka,


"Santi, akhirnya lo yang dari dulu jomblo malah nikah duluan, selamat ya sudah jadi istri orang." Ucap Mira.


"Iyaa nih malah duluan ke pelaminan," Sahut Ina yang ada di sebelahnya.


"Iyaa terima kasih ya jauh-jauh sudah datang ke pernikahanku, semoga kalian cepat-cepat menyusul, oiya kenalin ini suami gue Mas Adi .


"Saya Mira, teman Santi."


"Saya Ina, teman gilanya Santi"


"Saya Bima, pacar Ina sekaligus sahabat Santi"


"Saya Raka teman istri Mas"


"Perkenalkan saya Adi, suami dari teman kalian Santi, senang kenal sama kalian" ucap Adi sambil senyum.


"Semoga cepat-cepat dapat momongan ya, kalau belum gas terus" ucap Bima.


"Haha siappp.. Siap" jawab Adi.


Sementara mereka tertawa-tawa bersama

__ADS_1


Mereka langsung memakan hidangan yang terhidang karena lapar dan juga berfoto-foto. Acara selesai mereka meninggalkan gedung dan menuju ke hotel untuk istirahat.


Lanjut episode berikutnya yaa.. jangan lupa like dan Komen, sorry kalau banyak typo . terima kasih ya sudah membaca novel pertama ku. 😍😍


__ADS_2