
Happy reading πππ
"Sudahlah Ke, yang lalu biarlah berlalu. Kak Alyra minta, jangan pernah menyakiti hati Raina. Bahagiakanlah adik yang sangaattttt ... kak Alyra sayangi ini."
"Itu pasti, Kak. Insya Allah, Raina akan selalu bahagia menjalani sisa hidup bersama Kean."
Senyum terlukis indah di wajah Alyra ketika mendengar ucapan yang keluar dari bibir Keanu. Alyra yakin, Raina pasti akan hidup bahagia bersama dengan Keanu. Pria yang sangat dicintai oleh Raina selama ini.
"Kean, sini ... aku bisikin sesuatu!" Tetiba, Ikhsan menarik tangan Keanu, dan membawa sahabatnya itu keluar dari kamar.
"Apaan sich, San? Memangnya, apa yang ingin kamu bisikin? Ngapain juga pakek acara narik-narik tangan segala?" cecar Keanu sambil mengibaskan tangannya. Kesal. Keanu memasang raut wajah kesal.
Ikhsan terkekeh melihat ekspresi wajah Keanu yang nampak kesal. "Bro, aku hanya ingin mengajarkan ... cara belah duren yang benar, biar tepat dan nggak salah sasaran."
Seketika, raut wajah Keanu berubah. Ia nampak bersemangat menanggapi ucapan Ikhsan. "Hemmm, boleh juga. Secara, kamu 'kan sudah mahir ya, San. Buruan, ajarin aku! Biar belah durennya nggak ada kendala ...."
"Begini, Ke. Pertama-tama, kamu harus menormalkan detak jantungmu terlebih dahulu dengan menghirup udara dalam-dalam, tapi jangan sampai kentut. Bisa rusak moment romantisnya."
"Hissss, kentut dibawa-bawa. Terus ...."
"Yang ke dua, jangan lupa ... baca doa sebelum makan saat memulai memakan Raina. Maksudku, saat akan memulai ritual itu ...."
"Hmmm, ke tiga ...."
"Ke tiga, fokus melihat sasaran. Jangan sampai salah masuk! Kasihan Raina, bisa-bisa ... dia meringis kesakitan."
Keanu mengangguk-anggukkan kepala, sebagai pertanda bahwa ia mengerti apa yang diucapkan oleh Ikhsan.
"Ke empat, buruan geh ... bawa Raina ke kamar! Cusss, langsung praktekkan apa yang telah aku ajarkan tadi!" titah Ikhsan layaknya seorang suhu.
"San, ini masih siang ... Bro. Belum saatnya melakukan itu. Lagian, aku menikahi Raina ... bukan karena nafsu. Tapi, karena ... sangat mencintainya. Aku ingin menjaga dan melindungi Raina. Niatku menjadikan Raina sebagai kekasih halal ... lillahita'ala," tandas Keanu.
Ikhsan melongo mendengar ucapan Keanu yang terkesan bijak. "Tumben, kamu bijak banget, Ke ...."
"Bukankah, aku bijak ... sudah dari orok, San ...." Keanu menaik turunkan kedua alisnya. Ia membalas ucapan Ikhsan seraya bercanda.
"Iliihhhh, kata siapa ... kamu bijak dari orok? Buktinya, yang mau dikhitbah siapa ... yang dinikahi siapa. Itu 'kah yang dinamakan, bijak? Atau, plin-plan ...," sarkas Ikhsan seraya mencibir Keanu.
Keanu tertohok dengan cibiran yang dilontarkan oleh Ikhsan. "Iya, aku memang plin-plan. Tapi, dulu ... saat belum menyadari perasaanku yang sebenarnya. Sekarang, aku bukanlah Keanu yang dulu. Hanya Raina yang aku cintai. Bukan perempuan yang lainnya."
Senyum terbit menghiasi wajah Ikhsan ketika mendengar ucapan Keanu yang sungguh-sungguh. Ia teramat kagum pada Keanu. Ikhsan semakin yakin, Keanu akan menjadi imam yang terbaik bagi sahabat sekaligus perempuan yang pernah dicintainya, sebelum ia menikahi Alyra.
"Kean ...." Keanu dan Ikhsan seketika menoleh ke arah asal suara.
"Rain ...."
"Ke, antarkan aku ke kamar, yuk! Aku ingin mengganti pakaian dulu. Gerah," pinta Raina.
"Dahhhh, buruan Ke ... antar istrimu itu ke kamar. Kalau perlu, bantu Raina mengganti pakaiannya!" titah Ikhsan seraya berbisik di telinga Keanu.
"Dasar o-mes." Keanu melemparkan tatapan tajam.
"Yuk Rain, kita tinggalkan si o-mes, sang mantan bekantan." Keanu meraih tangan Raina. Sepasang pengantin baru itu melangkah pergi, meninggalkan Ikhsan.
"Lihat saja, Ke. Setelah mereguk kenikmatan surga dunia, pastinya ... kamu akan bermetamorfosa. O-mes." Ikhsan menarik salah satu sudut bibirnya. Ia teramat yakin, kelak ... Keanu akan seperti dirinya. Omes, jika hanya berduaan saja dengan sang istri.
.
.
Keanu membuka pintu kamar dengan perlahan. Netra sepasang pengantin baru itu berbinar, tatkala mereka melihat kamar yang didekor dengan sangat romantis.
Ranjang yang dihiasi dengan rangkaian bunga dan ditaburi kelopak bunga mawar merah, serta aroma ruangan yang sangat harum khas kamar pengantin.
sumber: google
__ADS_1
Keanu menutup pintu, setelah ia dan Raina masuk ke dalam kamar.
Raina mendudukkan tubuhnya di depan cermin. Ia mulai melepas aksesoris yang menghiasi jilbabnya.
"Ke, bisa bantu aku ... melepas jilbab ini?" Raina melontarkan pertanyaan sembari melirik Keanu dengan ekor netranya.
"Tentu bisa, Rain." Keanu menyunggingkan seutas senyum penuh makna.
Deg ... deg ... deg ....
Ketika jarak keduanya semakin dekat, organ tubuh Keanu dan Raina yang bekerja sebagai pemompa darah, berdegup sangat kencang.
Tangan Keanu gemetar saat membantu Raina melepaskan jilbab.
"Su-sudah, Rain ...," ucap Keanu terbata-bata setelah berhasil melepas jilbab yang dikenakan oleh Raina. Keanu berusaha menahan gejolak rasa ketika melihat rikma Raina yang kini bertambah indah.
Raina mengulas senyum. Ia menunduk malu saat tatapan netra Keanu tidak beralih dari pantulan wajah cantiknya di cermin.
"Ke, a-aku ke kamar mandi dulu." Raina beranjak dari posisi duduknya, lalu ... mengambil pakaian ganti yang sudah disiapkan di dalam almari.
Raina masuk ke dalam kamar mandi, kemudian mengganti kebayanya dengan gamis. Sedangkan Keanu, ia mengganti pakaiannya dengan kemeja dan celana chino.
.
.
Setelah Keanu dan Raina selesai berganti pakaian, mereka berdua keluar dari kamar. Keduanya berjalan beriringan sambil bergandengan tangan menuju rooftop cafe yang berada di hotel, tempat mereka menginap.
Di rooftop cafe, seluruh keluarga telah berkumpul. Mereka menyambut kedatangan sepasang pengantin baru itu, dengan senyum kebahagiaan.
sumber: google
Keanu dan Raina nampak sangat bahagia dengan kejutan demi kejutan yang diberikan oleh keluarga mereka. Sepasang pengantin baru itu tidak menyangka, Abimana dan Raikhan, mengundang salah satu band asal Indonesia. Nano band.
Senyuman terlukis di wajahku
Di saat ku mengingat kamu
Tawamu menjamu membuatku rindu
Tak sabar ingin bertemu
Suara lembut menyapa aku
Lembutnya selembut hatimu
Tulusnya setulus cinta padaku
Ku sadar beruntungnya aku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku
Suara lembut menyapa aku
Lembutnya selembut hatimu
__ADS_1
Tulusnya setulus cinta padaku
Ku sadar beruntungnya aku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku
Separuh jalan hidupku
Kau separuhku
Tak ada penyesalan
Hidup lebih mudah
Bila kita berdua
Jalaninya
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku
Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku
Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku
Sumber:Β Musixmatch
πΉπΉπΉπΉ
Bersambung ....
Next episode, Insya Allah belah duren beneran πππ
Othornya masih folosss, jadi harus menimba ilmu dari suhu dulu, sebelum mengetik adegan malper πππ Maaf yesss, yang dari kemarin penisirin dengan malpernya Keanu-Raina π π π
Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, gift, atau vote untuk mendukung MJB πππ
Boleh juga, share karya-karya author di media sosial, jika sobat-sobat merasa CGB "Alya" , ICPA, dan MJB menghibur dan menginspirasi. (Ngarep ye thorrr ... ππ ).
Trimakasih πππ
__ADS_1