
Di mall Mira sedang jalan berdua guna menemani Ina guna menghilangkan rasa suntuk bekerja karena hampir setiap Hari yang ada di otaknya adalah kerja kerja kerja dan kerja, padahal sebentar lagi Ina dan Bima bakal melangsungkan pernikahan mereka.
Ina dan Mira sedang makan pizza dengan minuman Thai tea kesukaannya.
Tiba-tiba ada seorang wanita yang datang, yaa dia adalah mantan pacar Raka, Lala yang dulu pernah bertemu Mira di Hari ulang tahun sepupu Raka si Wina.
"Selamat sore, wanita perebut laki orang!!" Sapa Lala kepada Mira dengan ekspresi wajah yang sinis tanpa rasa bersalah bagaikan manusia tanpa dosa.
"Heh.. sopan kalau ngomong yaa!!" Jawab Mira kesal.
Sementara Ina matanya melotot mendengar perkataan Lala yang sangat menyakitkan terhadap sahabat baiknya.
"Santai aja woyy.. gue juga santai ajaaa!!" Sahut Lala sambil matanya melotot selebar jengkol dengan wajah geramnya.
"Lagian lo, ngatain gue pelakor. Siapa juga yang rebut laki orang? ngaca looo!!" Jawab Mira penuh emosi.
"Raka putus sama gue gara-gara lo Tau!!"
"Gue ngga ada hubungnanya sama hubungan kalian ya, Gue sama Raka itu waktu sudah lama pisah sama lo. Itu juga karena lo selingkuh.. makanya Raka ninggalin lo dan dia benci sama lo, makanya lebih memilih gue. Dasarr wanita murahan!!!!" Ucap Mira tanpa bisa menahan emosinya.
"Sialann........ berani-beraninya lo ngatain gue eanita murahan. Gue bakal hancurin hubungan lo sama Raka!!"
Tangan Lala hampir menampar wajah Mira namun di tahan sama Raka yang kebetulan datang menyusul Mira dan Ina sesuai perjanjian.
"Lo apa-apaan si, jangan gangguin tunanganku!!" Ucap Raka emosi pada mantan kekasihnya.
"Lo udah tunangan?" jawab Lala kaget.
"Iyaa.. dan bentar lagi bakal nikah, puas lo!" jawab Raka.
"Kamu jahattttttt" Ucap lala pada Raka.
"Jahatan lo, udah selingkuhin gue sama teman baik gue sendiri. Ingat ya, jangan ngemis-ngemis lagi minta balikan sama gue! Gue sudah tidak ada perasaan sama lo, gue cuma cinta dan sayang sama Mira, Wanitaku!"
"Gue akan hancurin hubungan kalian, ingat yaaa!!" jawab Lala.
"Tak akan bisa, mending lo pergi saja sana! Gue udah muak lihat muka lo!" Usir Raka pada Lala.
"Awas aja huh" Ucap Lala sambil memautkan bibirnya dan berlalu meninggalkan mereka bertiga.
"Kamu ngga papa sayang?" Tanya Raka pada Mira yang masih memanyunkan bibir tipisnya.
"Ngga papa, tapi mantan kmau tuh.. kurang ajar banget sama aku, iya ngga Ina?" Jawab Mira sewot.
"Iyaa tuh.. amit-amit dah jadi cewe gatel banget" Jawab Mira.
"Dia memang begitu orangnya, maaf ya sayang gara-gara aku kamu jadi begini, sakit hati." Ucap Raka meminta maaf.
"Kamu ngga salah ko, aku cuma sebel aja sama si Lala perempuan ganjen itu!"
"Kamu mau apa es krim, coklat, atau bunga? buat balikin mood kamu lagi, Ayolah sayang aku tidak mau kamu Kaya gitu, Mana Mira yang Biasanya selalu seneng?" Rayu Raka pada Mira.
__ADS_1
"Aku mau coklat" Jawab Ina spontan dari samping.
"Aku nanyain cewe gue, huuuuffff!" jawab Raka yang sebal karena tiba-tiba yang jawab malah Ina sahabatnya yang sedari tadi berada di sampingnya.
"Iyaa tuh, Raka kan lagi nawarin gue" jawab Mira.
"Ayo sayang Jawab, mau apa kamu?" Tanya Raka lagi.
"Aku mau es krim, abis itu coklat." Jawab Mira spontan.
"Itu lapar apa doyan, atau memanfaatkan kesempatan?" Tanya Raka.
"Ya sudah kalau ngga mau aku marah loh" Ancam Mira pada kekasihnya.
"Iya iya iya.. Ayo let's go!!" Ajak Raka pada Mira.
"Gue ikutt Masa ditinggal tega banget lo berdua!" Ucap Ina yang merasa Tak dianggap.
"Oh iya Ayo calon pengantin!" Ledek Mira.
Mereka bertiga langsung mencari kedai es krim yang ada di mall tersebut.
Setelah berjalan sekitar 10 menit mereka menemukan kedai es krim nya.
"Gue pilih yang cokelat 1, yang ini 1, yang strowberry 1, ehh yang ini boleh deh, sama yang 1 juga" Cetus Mira sambil memilih dan menunjuk es krim yang dia mau.
"Gila lo?Lo mau 5 es krim sekaligus? bakal habis?" Ucap Ina kaget dan terheran-heran dengan tingkah laku konyol sahabatnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Abis lah" Jawab Mira singkat.
"Kaya anak kecil aja!" Ejek Ina.
Sementara Mira sedang duduk asyik makan es krim yang di depannya masih ada beberapa es krim yang belum dimakan.
Ina menghampiri Mira duduk di depannya sambil membawa satu bungkus es krim cokelat kesukaannya dan dilahap pelan namun pasti, Tak seperti Mira yang makan es krim nya seperti orang kesetanan.
"Sayang, aku Cari cokelat dulu ya. Kalian berdua tunggu aku disini, aku tidak lama kok, kalau ada apa-apa telfon aku langsung ya" Pamit Raka untuk membeli cokelat.
"Oke Siap" Jawab Mira singkat, sementara Ina hanya mengangguk sambil tetap menyantap es krim yang ada di tangannya.
15 menit Raka pergi akhirnya kembali dengan membawa satu buket bunga mawar merah kesukaan Mira dan 1 batang cokelat yang menggoda.
"Sayang, nih cokelat sama bunganya." Ucap Raka Sambil memberikan bunga dan cokelatnya pada Mira.
"Wahhh.. bagus, terima kasih sayang, kamu baik dehhh" Jawab Mira sambil menerima bunga dari prianya tersebut.
"Iyaahh.. itukan yang bikin kamu mood nya balik lagi" Jawab Raka sambil senyum.
"Hemmmmm wangi banget , syukaaaaa.. I love you sayang" Ucap manja Mira.
"Hehe I love you too baby" Jawab Raka sambil senyum bahagia karena akhirnya wanitanya sudah good mood lagi.
__ADS_1
"Plis deh ngga usah bermesraan sok manis di depan gue, gue panas nih.. laki gue lagi sibuk!" Celetuk Ina yang tak disadari keberadaannya oleh mereka berdua padahal sudah berada sama mereka sedari tadi.
"Ehh iya sorry.. calon suami lo lagi sibuk Cari mahar buat kawinan Kan yak? kasihan hihi" Sindir Mira pada Ina.
"Ehh gue dikabarin nih, Bima sudah di depan jemput gue.. mau ke butik Cari baju, kalian mau ikut ngga?" Tanya Ina.
"Oh gitu.. ngga deh takut ganggu, haha" Jawab Mira sambil ketawa mengingat Ina yang iri melihat mereka berdua tadi.
"Oke deh.. gue duluan ya, thanks traktirannya gue suka kapan-kapan lagi yaa" Celetuk Ina pada Mira.
"Yeee maunya traktiran terus..." Jawab Mira sewot.
"Hihu ya sudah byee" Pamit Ina sambil meninggalkan mereka berdua.
"Byee ati2 lo" Ucap Raka.
#Ina & Bima
Ina sudah masuk ke Mobil Bima.
"Sayang, kamu kenapa ko manyun gitu? bukannya tadi habis jalan sama Mira ya?" Tanya Bima.
"Gimana ngga kesel, Masa mereka romantis-romantisan gitu Mira dikasih cokelat sama bunga, es krim juga. Sampai-sampai aku ngga dianggap ada diantara mereka berdua. Kesel Kan?" Gerutu Ina.
"Haha kamu pengin? ya sudah habis ini aku beli cokelat sama bunga ya, " Ucap Bima sambil senyum.
"Beneran sayang?" Tanya Ina memastikannya.
"Bener sayang..."
Mobil melaju ke sebuah toko bunga, Bima memberikan bunga yang cantik kepada Ina juga cokelat batangan yang Tak kalah enaknya sama punya Mira pemberian dari Raka.
"Terima kasih sayang, aku sukaa" Ucap Ina pada Bima.
"Iya sama-sama" Jawabnya..
Kemudian Mobil melaju ke sebuah butik yang sangat terkenal di kotanya.
"Selamat sore, Ada yang bisa kami Bantu Tuan?" Tanya Karyawan butik kepada Bima.
"Selamat sore, terima kasih.. tolong carikan gaun pengantin yang pas dan terbaru di butik ini buat pernikahan kami, ini calon mempelai wanitanya ya, " Ucap Bima.
"Baik, Mari ikut saya Nona" Ajak Karyawan kepada Ina.
Ina mengikutinya dan mencoba berbagai macam gaun yang cantik.
Sampai akhirnya Ina menemukan gaun yang cocok buat Ina, begitu juga dengan Raka yang menemukan kostum setelan jaz yang warnanya senada dengan gaun Ina.
#Lala
Gue tidak akan biarkan Kalian berdua menikah, hidup bahagia. Gue bakal ganggu kalian berdua, jangan harap kalian bisa hidup bahagia. Lala itu pintar, cerdas pasti bisa pisahin kalian berdua, gue bisa jauhin kalian berdua. Sayang Raka gue bakal ambil lagi kamu , kamu bakal kembali ke pelukan gue.. gue sayang sama lo, enak aja wanita itu ngerebut lo dari pelukan gue,gue ngga ikhlas.. Tunggu aku Raka, aku pasti bakal mendapatkanmu lagi, tunggu aku sayang, tunggu aku.
__ADS_1
Begitulah kira-kiranya yang dipikirin Lala until memisahkan Raka dan Mira.
Lanjut di episode berikutnya ya.. jangan lupa like dan Komen. sorry banyak typo . terima maksh dukungannya semuaa ππ