Mantan Jadi Besan

Mantan Jadi Besan
Ajari Aku Islam


__ADS_3

Happy reading ... ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Sebelum pulang ke apartemen milik Anisa, Raina mampir terlebih dahulu ke salah satu kafe yang terletak di kota Cambridge, untuk memenuhi permintaan Sean. Meski enggan, Raina merasa berhutang budi kepada Sean, karena pria blonde itu telah menyelamatkannya dari niat busuk Steven. Entah apa yang akan terjadi jika Sean tidak datang saat itu. Mungkin, kesucian Raina sudah ternoda. Hanya Illahi yang maha tau.


"Raina .... Trimakasih sudah memenuhi permintaanku. Silahkan duduk ...!" titah Sean seraya mempersilahkan Raina untuk duduk di hadapannya.


Raina pun mendaratkan tubuhnya di sofa, berhadapan dengan Sean.


"Rain, kamu mau minum apa?"


"Mmm ... orange juice aja."


"Camilannya?"


"Tidak usah, Sean. Aku masih kenyang."


"It's, okay ...."


Sean memesan dua gelas orange juice. Sembari menunggu pesanan datang, Sean memulai perbincangan mereka.


"Rain, ada banyak hal yang ingin aku tanyakan."


"Hemmm ... tanyakanlah!"


"Rain, aku heran ... kenapa kamu selalu menutup rambutmu dengan kain? Padahal, rambutmu sangat indah bila dibiarkan tanpa penutup kepala."


Raina menyunggingkan seutas senyum. "Kamu ingin jawaban yang singkat, atau panjang lebar ... Tuan Sean?"


"Mmm ... aku ingin jawaban disertai penjelasan yang detail, Nona Raina," jawab Sean disertai senyum khasnya yang menawan. Andai saja belum ada Keanu yang bertahta di hati, mungkin Raina akan tertarik pada pesona pria blonde itu. Handsome maksimal. ๐Ÿ˜†


"Ok, Sean ... dengarkan baik-baik jawaban dariku. Aku mengenakan jilbab karena Tuhan kami yang memberikan perintah. Tuhan berfirman dalam kitab suci yang kami baca." Raina menjeda ucapannya sejenak.


"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuan, dan perempuan-perempuan mukmin agar mereka mengulurkan jilbabnya. Dengan demikian, mereka lebih mudah dikenal dan mereka tidak akan diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayangโ€ (QS: al-Ahdzab ayat 59)


Sean mengerutkan sedikit dahinya. "Apa maksudnya, Rain?"


"Maksudnya, jika wanita menutup rambutnya dengan penutup kepala seperti yang aku kenakan ini ... untuk menunjukkan identitas bahwa kami seorang muslimah. Wanita muslimah yang mengenakan penutup kepala atau biasa disebut dengan jilbab, akan lebih terjaga kehormatannya dibandingkan dengan mereka yang tidak sedang memakai. Dengan kata lain, jilbab berguna untuk memuliakan kaum wanita."

__ADS_1


"Sean, kecantikan dari tubuh wanita yang diperlihatkan kepada para pria selain suaminya, tidak akan meningkatkan kehormatan seorang wanita, sebaliknya ... hanya akan menjadi bahan khayalan kaum lelaki yang tidak berhak atas kecantikan tersebut."


Sean mengangguk-anggukkan kepalanya, menandakan bahwa ia mengerti dengan penjelasan yang diberikan oleh Raina.


Seorang waiters mengantarkan dua gelas orange jus yang dipesan oleh Sean. Dengan ramah, waiters itu mempersilahkan Sean dan Raina untuk menikmati kesegaran orange juice tersebut.


Sean dan Raina pun menikmati kesegaran orange juice sebelum berbincang kembali.


"Rain ... jelaskan padaku, mengenai keyakinanmu! Maksudku ... mengenai Islam!" pinta Sean sembari meletakkan gelas di atas meja.


Raina kembali mengulas senyum. Ia pun meletakkan gelas sebelum memberikan penjelasan mengenai Islam kepada Sean.


"Sean ... Islam jika menurut bahasa, memiliki beberapa arti. Dalam bahasa Arab, Islam merupakan mashdar dari kata aslama-yuslimu-islaaman yang artinya taat, tunduk, patuh, berserah diri kepada Allah. Sedangkan jika dilihat dari asal katanya, maka Islam berasal dari kata assalmu, aslama, istaslama, saliim, dan salaam."


"Maksudnya bagaimana, Rain?"


"Maksudnya ... assalmu artinya damai, perdamaian. Islam adalah agama yang damai dan setiap muslim hendaknya menjaga perdamaian. Aslama artinya taat, berserah diri. Seorang muslim hendaknyaย  berserah diri pada Allah dan mengikuti ajaran Islam dengan taat. Istaslama artinya ... juga berserah diri. Saliim artinya bersih dan suci. Saliim ... gambaran dari hati seorang muslim yang bersih, suci, jauh dari sifat syirik atau menyekutukan Allah. Salaam artinya selamat atau keselamatan. Islam adalah agama yang penuh keselamatan. Jika seorang muslim menjalankan ajaran Islam dengan baik, maka Allah akan senantiasa menyelamatkannya baik di dunia maupun akhirat," jawab Raina secara detail.


"Lantas, mengapa Islam sering disebut agama teror? Maksudku ... mengapa Islam sering dikaitkan dengan terorism*?"


Hening ....


"Sean, ketika orang-orang takut saat nabi kami ... Nabi Muhammad mendakwahkan Islam, beliau mengatakan,ย Innama Bu'istu liddini al-hanifiyah al-samhah. Saya diutus bukan untuk mengislamkan orang Yahudi, bukan untuk mengislamkan orang nasrani, bukan untuk mengislamkan orang majusi. Tapi, saya diutus ke muka bumi ini untuk membawa agama yang lurus tetapi toleran, tidak memaksa, tidak menyalah-nyalahkan orang lain karena berbeda," jelas Raina.


Sean bergeming. Ia mencoba menelaah apa yang telah dituturkan oleh Raina.


"Sean ... sudah tidak ada lagi 'kan yang ingin kamu bicarakan?"


"Raina, ajari aku ... Islam!" pinta Sean dengan kesungguhan. Ia tatap manik mata Raina dengan intens.


Raina terkesiap tatkala mendengar permintaan yang dilontarkan oleh Sean.


"Sean ... are you serious?"


"Yes, i am very serious ... Raina."


Netra Raina berbinar. Ada sepercik rasa bahagia ketika Sean tertarik untuk belajar tentang Islam.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan mengajarimu tentang Islam. Besok, aku pinjamkan buku-buku mengenai Islam. Aku juga akan mengenalkanmu pada ustadz Ilham dan ustadz Fadhil. Kamu bisa bertanya apapun mengenai Islam kepada mereka," tutur Raina dengan penuh semangat.


"Trimakasih Raina."


"Heem ... sama-sama, Sean."


"Rain, mau pulang ke apartemen sekarang atau ... mampir ke Market Square?"


"Langsung pulang saja ke apartemen, Sean. Banyak tugas yang harus aku kerjakan."


"Baiklah, aku antarkan ...."


"Tidak usah, Sean!"


"Rain, kita sekarang 'kan bersahabat. Jadi, biarkan sahabatmu ini, untuk selalu menjagamu, ok! Pokoknya aku antarkan pulang ya?"


"Hemm ... yasudah. Antarkan aku sekarang!"


"Siapppp, Nona Raina."


.....


Semenjak Raina menerima Sean sebagai sahabat, mereka berdua sering menghabiskan waktu bersama. Bukan untuk berkencan, tapi ... untuk mengajari dan mengenalkan tentang Islam kepada Sean.


Dari hari ke hari, Sean semakin tertarik pada Islam. Bahkan, Sean berkeinginan untuk menjadi mualaf.


Sebagai seorang sahabat, Raina sangat mendukung keinginan Sean tersebut. Raina memperkenalkan Sean kepada salah seorang dosen yang mengajar tentang Islam. Beliau bernama Abdal Hakim. Pendiri salah satu masjid di kota Cambridge.


Abdal Hakim adalah seorang mualaf sejak 40 tahun yang lalu. Sebelum menjadi mualaf, beliau bernama Winter. Abdal Hakim belajar di Mesir dan Arab Saudi. Dan sekarang, Abdal Hakim menjadi salah seorang dosen yang mengajar tentang Islam di salah satu universitas di Inggris.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Ehem, bagaimana kisah persahabatan Raina dan Sean? Akankah dari sahabat menjadi cinta??? Tergantung Sean wani piro membayar othornya ... canda ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Tetap ikuti kelanjutan Mantan Jadi Besan, dan jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak like, serta beri koment penyemangat ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


Trimakasih bagi readers yang berkenan mendukung Mantan Jadi Besan, dengan memberikan gift ataupun vote. Tanpa dukungan Sobat MJB, apalah arti karya remahan ini ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

__ADS_1


__ADS_2