
Setelah Mira dan Ina melihat Cahyo yang tersenyum tipis dengan wajah rasa bersalahnya, Mira langsung lari menjauh dari mereka dan menuju mobilnya, langsung pulang karena kebetulan sudah tidak ada kelas lagi.
Sesampainya di rumah, Mira langsung istirahat dan tidur.
Malamnya seperti biasa Mira makan malam bersama orang tuanya dan juga ada Kak Heni, suaminya juga anaknya si Oliv.
Saat makan, tiba-tiba ka Heni membuka pembicaraan karena mleihat adik kesayangannya wajahnya murung tak seperti biasanya yang selalu ceria.
Heni: "Dekk.. kamu kenapa? patah hati?"
Mira: "Ihhh apaan si Ka, sotoy nya mulai kumat deh.." omelnya
Heni: "Ga usah ngeles deh .. Kaka juga pernah muda Kali, udah kenyang makan Kaya begituan haha"
Diro: "Bener tuh.. Kaka kamu dulu banyak teman cowonya tuh, ga tau kenapa malah sekarang sama Kaka .. padahal kaka sama kakamu ngga deket banget loh, udah jodoh kali ya hihi"
Papa: "Namanya jodoh nak, mau gimanapun ya tak bisa ditolak. Mama papa dulu juga ngga saling cinta, dijodohin. Akhirnya cinta lahir tuh kalian berdua, si Heni sama Mira"
Mama: "Iyaa lucu ya Pah.. udah besar-besar anak Kita, gak sadar sekarang Kita malah sudah punya cucu yang lucu ini, (sambil mencium oliv yang lagi asyik makan disebelahnya)
Heni: "Mamah.. jangan kenceng-kenceng ciumnya ntar sakit pipi Oliv hewww"
Mama: "Abisnya mama gemess banget sama cucu oma nih.. uhhh"
Mira masih diam saja mendengarkan obrolan mereka yang ada di ruang makan.
Heni: "Dek.. lo lagi patah hati Kan? mukanya ditekuk gitu, udah keliatan. Ngga usah bohong sama Kaka. "
Mira: "Hehe.. iya kak"
Heni: "Kenapa? siapa yang sakitin adik kaka nih?"
Mira: "Cahyo kak, dia deketin Mira, tapi ujungnya cuma diberu harapan palsu doang. Dia punya pacar baru kak.. Mira sedih dehh, tapi udah satu bulan yang lalu sih ketahuannya, tapi tadi di kampus Mira lihat dia sama cewe barunya, sakit banget huhhhh"
Heni: "Hahah.. adiknya Kaka lagi sakit hati gara-gara cowo nih,, maafin aja dia. Kamu Cari yang baru mumpung masih muda"
Mira: "Mira Udah maafin kok Kak.."
Heni: "Bagus, satu lagi kamu harus Cari lelaki yang baik, syukur-syukur rasa cinta dia ke kamu lebih besar daripada rasa cinta kamu ke dia. Lebih baik dicintai daripada mencintai sayang" sambil tersenyum ke arah Mira.
Mira: "Emmm iyaa.. makasih ya Kak"
Mama: "Tuh dengerin kaka kamu sayang"
Mira: "Iyaa mamahh"
Heni: "Yaudah mah, udah malem Kita pulang dulu ya.. soalnya nanti mau ke supermarket dulu di depan. Ayo Mas, Kita pulang" (sambil menggendong Oliv)
Mama: "Hati-hati ya sayang,"
Diro: "Pamit dulu sama oma opa sayang .."
Oliv: "Mmmuuaacchh daahhh omaa.."
Mama: "Mmmuuaacchh daahhh sayang.."
Oliv: "Mmmuuaacchh daahhh opaa"
Papa: "Mmmuuaacchh daahhhh Oliv cantikkk"
Oliv: "Mmmuuaacchh daahhh ateee,"
Mira: "Daaahhh Oliv sayang.. besok kesini lagi yahhh, bay bayyyyyyy"
Heni:"Yaudah Kita pulang ya semuanya.. Daahhhh"
Diro: "Pulang dulu ya, besok kesini lagi kapan-kapan mah, pahh, Mira."
Setelah kakak pulang, mama langsung menuju meja makan untuk menyimpan makanan. Sementara papa langsung menyalakan tv di ruang tengah dan menonton acara pertandingan sepak bola kesukaannya. Dan gue langsung pamit ke Mama papa untuk ngerjain tugas di kamar.
Sesampainya di kamar gue langsung membuka laptop dan menyelesaikan tugas makalah. Tiba-tiba handphone gue bunyi, kulihat nama Ina yang terpampang di layar ponsel gue. Langsung gue angkat.
Ina: "Hallo, Mira.. "
__ADS_1
Mira: "Iyaa, apaan?"
Ina: "Jutek amat lo.. lagi datang bulan apa gimana?"
Mira: "Badmood gue"
Ina: "Gara-gara tadi siang ya?"
Mira: "Yaa gitudeh.. Ada apaan? tumben lo telfon gue, pasti ada maunya!"
Ina: "Besok ke cafe yuk, abis kelas selesai"
Mira: "Emmm boleh deh"
Ina: "Besok gue numpang ke lo ya, Mobil gue dibawa bokap, Mobil bokap lagi di bengkel soalnya."
Mira: "Okee siappp"
Ina: "Yaudah.. thanks ya, bye.. good night"
Mira: "Night too..."
Tugas selesai, Mira langsung tertidur.
Sementara itu diwaktu yang sama, Cahyo tengah murung di kamarnya. Perasaanya diliputi oleh rasa bersalahnya yang terus menghantui dirinya.
"Mira, lo wanita baik, bahkan wanita Paling baik yang gue kenal. Gue seneng kenal sama lo.. asal lo tau, gue ngerasa kehilangan banget semenjak kejadian itu, Tina ngaku-ngaku pacar gue. Lo jadi menjauh bajkan sangat jauh, until menatapku saja enggan. Asal lo tau Mira, gue ngga cinta sama Tina. Gue cuma dijodohin sama Tina oleh orang tua. Gue ga bisa ngelawan saat itu, takut Ayah gue marah besar....
Bodohnya lagi, gue sok gak cinta sama lo Mir, gue udah sakitin lo sampai Dua Kali, pertama lo kasih gue kesempatan lagi. tapi untuk besok kayanya ngga Ada harapan. Harusnya kemarin gue jelasin ke lo kalau gue dijodohin sama Tina, biar lo ga salah paham.
Gue jahat .. jahat bangetttttttt, gue cowo sampah, brengsekkkk"
Mira Andara Putri, gue sayang sama lo.. gue cinta sama lo..
Gue udah putusin perjodohan gue, Ayah gue marah gue gak peduli.. Demi lo, Miraa wanitakuuu
Kemudian Cahyo membuka ponselnya, disana terdapat foto-foto mereka berdua, Cahyo dan Mira ketika hangout bareng. Cahyo mengingat masa-masa indah mereka berdua.. Tak terasa air mata Cahyo Tak bisa terbendung lagi, akhirnya meleleh turun membasahi pipi tampannya.
"Tuuuuttt tuuuutt"
Bima: "Hallo.. Ada apaan?"
Cahyo: "Hallo, belum tidur lo Bim?"
Bima: "Ini mau tidur ganggu aja lo.. kenapa?
Cahyo: "Gue mau minta tolong besok Ina surub ajak Mira ke cafe abis selesai kelas ya, gue mau minta maaf sama dia . Mau gak? mau ya pliss"
Bima: "Beres. yaudah besok gue kabarin, gue ngantu mau tiduty, byee"
Cahyo: "Thanks ya Bim.. udah sana ngotok, jangan ngiler lo"
Bima: "Sembarangan lo!!"
Cahyo: "Hahaha yaudah bye,, thanks ya bro"
Bima: "Oke ."
Cahyo langsung menutup telfonnya.
sedangkan Bima langsung telfon Ina.
Bima: "Hallo sayang?"
Ina: "Hallo sayang, Ada apaan tumben malem-malem telpon"
Bima: "Iyaa ,sorry ganggu.. besok abis kelas Mira ajak ke cafe biasa ya, Cahyo mau minta maaf sama dia"
Ina: "Kebetulan banget tadi gue ajak Mira ke cafe buat nongkrong ngilangin bete gitu"
Bima: "Oh gitu bagus dong.. kebetulan banget, yaudah maaksih ya"
Ina: "Oke sayang.. gue tidur ya ngantuk"
__ADS_1
Bima: "Oke yang, good night"
Ina: "Night too"
Bima mematikan telfonnya Dan langsung tertidur karena sudah larut, begitupun Ina.
Siangnya Setelah kelas selesai, Mira langsung ke parkiran Mobil bersama Ina. Mira melajukan mobilnya menuju cafe langganannya. Mereke memilih duduk di ujung ruangan yang agak sepi. Setelah ngobrol-ngobrol selama sekitar sepuluh menit, Cahyo dan Bima juga Irfan datang.
Bima: "Hay . udah lama kalian?"
Ina: "Lumayan , duduk sini"
Mereka langsung duduk.. sementara Mira bingung.
Mira: "Ada apaan si Na, kok Ada mereka"
Ina: "Lo tenang bentar yah.. semua masalah akam di clearin"
Bima: "Ayo ngomong Yo.." sambil emlihat ke Cahyo
Cahyo: "Mir, gue mau ngomong sama kamu"
Mira: "Yaudah ngomong aja"
Cahyo: "Gue minta maaf yah, gue salah banget sama lo. Gue baru sadar.. maaf gue sebagai cowo gak peka. Gue ...."
Mira: "Lo kenapa? lo jahat? emang jahat bangettt"
Ina: "Mirr . dengerin dulu,, lanjut Yo"
Cahyo: "Iyaa Mira, gue emang jahat.. gue bodoh udah nyia-nyiain wanita bail yang benar-benar sayabg dan tulus sama gue. Gue minta maaf yah...."
Mira: "Iyaa udah gue maafin"
Cahyo: "Beneran? makasih banget yah ."
Mira: "Hmm yaaa"
Cahyo: "Oiya Mir, gue sebenernya sama Tina dijodohin. Gue ngga cinta sama dia, gu lupa ngomong jelasin ke kamu.
Mira: "Lha teruss?"
Cahyo: "Gue udah putusin buat batalin perjodohan Kita. Gue ga suka sama dia, gue sukanya sama kamu. Kamu mau balik lagi jadi teman hidup gue ngga?"
Mira: "Ooh. Gue udah maafin lo dari dulu Yo, tapi soal balik lagi sama lo, sorry.. gue sudah kenyang sakit hati. Sekali lagi sorry ya.."
Cahyo: "Iyaa gapapa.. gue juga sadar diri kok lo pasti gak bakalan mauz tapi apa salah nya mencoba. yakan?
Mira: "Haha iya"
Irfan: "Cie yang udah baikan.."
Mira: "Diem luu mantan"
Cahyo: "Irfan mantan siapa? mantan lo Mir?" tanyanya
Mira: "Haha iyaa dulu"
Cahyo: "Wow. gimana ceritanya?"
Irfan: "Gausah kepo, ntar lo cemburu lagi haha"
Cahyo: "Yeee sialan.. kalean berdua"
Mira: "Hhaahaha" ketawa keras
Bima: "Nahh,, akur dong kalian dilihat kan enak. Iya ngga sayang? (sambil mengedipkan satu matanya ke Ina)
Ina: "ahhh iya dong Kaya Kita haha"
Mereka ngobrol ngalor ngidul dengan begitu akrabnya. Setelah bosan mereka pulang, Mira pulang sendiri menggunakan mobilnya karena Ina diantar oleh Bima, sedangkan Cahyo dan Irfan memakai Mobil Cahyo.
Lanjut di episode selanjutnya yahh guys.. jangan lewatkan cerita Mantan Jadi Besan 😍 thanks partisipasinya, sorry kalo tulisannya banyak salah dan typo, author masih pemula soalnya hihi
__ADS_1