Mengubah Takdir Malang Antagonis

Mengubah Takdir Malang Antagonis
Eps 116


__ADS_3

Di sudut ruangan seseorang menatap masam pada pasangan yang sedang berdansa sengan mesra. Manik ungu gelapnya menatap dingin pada tangan Juan yang merangkul Livy.


Seorang pelayan dengan rambut pirang dan manik hijau datang menghampiri pria itu sambil membawa nampan wine ditangannya.


"Yang mulia minuman ini mungkin bisa menenangkan hati anda yang gundah" ucap gadis pelayan itu sambil menyerahkan wine pada Afgaren.


"Apa kamu disini untuk menertawakan ku" ucap Afgaren dengan dingin. Ayala tersenyum lalu menggeleng pelan.


"Menurut saya anda dan Lady Reichburgh adalah pasangan yang serasi, mungkin wine ini akan membuat Anda merasa lebih baik" jelasnya sambil tersenyum manis.


Tidak bisa di bantah jika pria di hadapannya sangat menawan, tapi dia masih sadar statusnya yang rendah. Ayala tidak ingin lebih, dia hanya ingin bisa tetap disisi pria ini.


Afgaren mengambil wine itu dan meminumnya, dia tidak curiga karena Ayala pernah menyelamatkan hidupnya 5 bulan lalu.


Dia memang tertarik padanya karena berbeda dengan gadis lainnya, karena itu dia dengan ceroboh langsung menyetujui pembatalan pertunangan nya dengan Livy.


Tapi hanya sampai tertarik saja, jika saja Livy tetap bersikap sama maka Afgaren akan menyukai Ayala karena perbedaan sifat yang jauh berbeda dengan Livyana dulu.


Dia meminum wine hingga tandas lalu menyerahkan gelasnya kepada Ayala. Afgaren menatap Juan dan Livy yang sedang berdansa dengan wajah dingin.


Livy seharusnya tidak berubah, dia harusnya tetap menyukainya dan terus menempel padanya. Semakin Afgaren memandang mereka hatinya di penuhi amarah.


Harusnya dia yang ada diposisi itu, harusnya dia yang menggandeng tangan Livy dan berdansa dengannya. Livy dulu sangat tergila-gila padanya kenapa tiba-tiba menjauhinya.


Ini salah Duke yang memanfaatkan hilangnya ingatan Livy untuk memutuskan pertunangan mereka. Afgaren juga membenci Juan yang merebut miliknya.

__ADS_1


Jika saja Juan tidak mengambil kesempatan saat Livy hilang ingatan lalu menggodanya, Livy tidak akan beralih pada Juan.


'Livy sangat mencintai ku, mereka pasti memaksanya untuk melakukan pertunangan ini' batin Afgaren sambil mengeram marah.


Afgaren tersenyum smirk dia pasti akan merebut Livy kembali, untuk Juan dan Duke mereka akan menerima pembalasannya karena telah merebut Livy darinya.


Afgaren pergi meninggalkan aula pesta, dia tidak ingin tersulut emosi karena cemburu dan mengacaukan rencananya.


...


Musik berhenti Juan dan Livy juga ikut berhenti berdansa, Juan menarik tangan Livy dengan lembut meninggalkan aula. Livy tidak melawan dan membiarkan Juan membawanya.


Juan mengajak Livy kebalkon kemudian menutup pintu balkon tidak lupa dia memasang sihir.


"Livy bisakah kamu mengatakan rencanamu padaku" ucap Juan sambil menatap manik merah ruby Livy.


"Bukankah itu berbahaya, bagaimana jika mereka berniat melukaimu" sanggah Juan dengan marah tapi nada suaranya tetap rendah.


"Mereka tidak berniat melukaiku, aku yakin tujuan mereka adalah hal lain." Livy mendekati Juan lalu memeluknya "Aku yakin kamu pasti sudah mengetahui rencana musuh meski tidak terlalu jelas" lanjut Livy.


Juan memeluk Livy dengan erat dia tidak rela, tapi Livy bukan lah seseorang yang mudah dibujuk jika telah mengambil keputusan.


"Aku tahu, tapi bukankah kamu tidak menyukai jika kebebasan mu di ambil" ucap Juan berusaha membujuk Livy.


"Karena itulah aku hanya akan memilihmu, karena kamu bisa memberiku kebebasan itu" jelas Livy menyakinkan Juan.

__ADS_1


Juan dan Livy mengetahui apa yang terjadi di aula pesta meski mereka sibuk berdansa karena mereka memiliki sihir cahaya sehingga mereka bisa mendeteksi sihir hitam di aula pasta.


Mereka juga bisa melihat dengan jelas rencana musuh yang terlihat sangat jelas. Livy agak skeptis karena kebodohan musuhnya. Tapi dia masih berharap bisa melihat pertunjukan yang menarik.


...


Lisgred juga mendeteksi sihir hitam dengan sihir cahaya nya, dia tidak bisa mencegah Afgaren terkena sihir hitam karena sedikit terlambat. Meski sebenarnya dia juga tidak ingin mencegahnya karena dia membenci Afgaren yang mengabaikan adiknya dulu.


Tapi dia tetap melaporkan hal itu kepada Duke, karena hal itu pasti akan berdampak sangat besar terutama karena Afgaren adalah seorang Raja.


Duke yang mendengar kabar itu hatinya menjadi masam, dia tahu jika Helras mengincar Afgaren, karena Helras tidak menyembunyikan niatnya.


Meski dia membenci Afgaren tapi dia tidak bisa membiarkan nya digulingkan karena hal itu akan berdampak besar pada kerajaan Trianty, selain membuat kerajaan lemah karena masalah internal hal itu juga bisa membuat rakyat menderita.


Dan meski Afgaren bukan tunangan yang baik bagi putrinya, namun dia masih Raja yang bijaksana hal itu lah yang membuat Duke tetap menghormatinya.


Tapi jika Afgaren digulingkan mungkin kerajaan tidak akan damai seperti saat ini. Dia harus menyusun rencana pencegahan untuk hal itu sehingga kerajaan tidak akan terkena dampak yang terlalu parah.


...


Thanks for Readers


Maaf jika ada typo atau kesalahan pemilihan kata, tetap nantikan kelanjutan dari cerita ku ya!.


See you

__ADS_1


Next eps...


__ADS_2