
Keesokan harinya, seperti biasa Livy bangun pagi dan melakukan aktifitas sehari-hari nya, semua penghuni mansion Duchy Reichburgh kaget saat melihat tampilan baru Livy.
"Nona Anda bertambah cantik setiap harinya" puji dalin sambil menyisir rambut Livy. Livy tersenyum puas, untung saja tidak ada yang bertanya kenapa penampilan Livy berbeda.
"Dalin, selama ini aku hanya ingin terlihat seperti anak kecil, aku tidak ingin menjadi dewasa. Tapi baru-baru ini aku ingin menjadi wanita dewasa" ucap Livy ambigu membuat para pelayan yang mendengar nya mulai bergosip sebab dari perubahan Livy.
Hal itu karena memang sebelumnya tampilan Livy seperti gadis kecil yang polos, namun sekarang Livy terlihat sangat cantik, seksi dan anggun.
'Didunia ini sihir itu normal, jadi mereka tidak akan merasa aneh akan hal ini' batin Livy sambil tersenyum tipis.
"Nona terlihat sangat senang, apa ada hal baik yang akan terjadi" tanya dalin sambil memasang anting ditelinga Livy.
"Kau akan tau nanti" jawab Livy dengan senyum yang mengembang.
Hari ini adalah hari dimana Juan datang untuk melamar nya, jadi dia ingin terlihat cantik dan anggun.
'Dalin sangat kompeten' batin Livy sambil memandang dirinya di cermin.
Selesai berdandan Livy pun pergi ke ruang makan untuk makan bersama dengan ayah dan kedua kakak nya.
...
"Livy kau terlihat berbeda hari ini, apa akan terjadi sesuatu" tanya isgrid heran, sebab adik perempuan nya yang suka berpakaian imut dan polos sekarang berpakaian seperti wanita dewasa.
(Isgrid hanya terlalu berlebihan, Livy berpakaian seperti biasa, namun karena postur tubuhnya sedikit berubah jadi dia terlihat cantik dan seksi😌)
"Kak isg akan tau nanti" jawaban ambigu Livy membuat Isgrid gelisah, ia merasa sesuatu yang mengerikan akan segera terjadi.
__ADS_1
'Perasaan tidak nyaman ini... kenapa?' Isgrid bertanya-tanya akan kegelisahan hati, seakan-akan akan ada badai yang datang ke mansion duchy Reichburgh.
Namun yang merasakan hal itu tidak hanya Isgrid namun Lisgred dan Duke juga dapat merasa perasaan gelisah yang dirasakan oleh Isgrid.
Sedangkan Livy tidak terlalu memperhatikan mereka, selama makan senyum di bibir Livy tidak pernah luntur, hal itu membuat semuanya merasa aneh, sebab Livy hari ini tidak berperilaku seperti biasanya.
Selesai sarapan tidak ada yang beranjak dari tempat duduknya, begitu juga Livy. Sebenarnya Livy bisa menebak kegelisahan ayah dan kakaknya namun ini adalah hari bahagia untuk nya jadi dia tidak ingin merusak suasana hatinya.
"Ayah ada apa" tanya Livy dengan senyum manis menghiasi bibirnya.
"Livy katakanlah apa yang sedang kau tunggu" ucap Duke dengan nada dingin dan wajah menyeramkan namun hal itu tidak menakutkan bagi Livy.
"Hehehe, dia akan segera tiba, jadi ayo kita tunggu diruang tamu saja" ajak Livy sambil merangkul lengan Duke, mereka pun pergi ke ruang tamu untuk menunggu tamu yang dikatakan oleh Livy.
...
Tak lama kemudian butler Fuol tiba sambil membawa Juan, Karena Juan datang secara khusus tanpa melaporkan ke kerajaan Trianty jadi dia harus datang secara diam-diam.
"Salam kepada Duke Reichburgh dan Tuan muda dan lady Reichburgh" ucap Juan dengan membungkuk hormat ala bangsawan.
"Hmm" respon Duke dingin, sekiranya sampai sini dia bisa tau maksud dari kedatangan Juan, namun dia tidak akan memberi Juan kemudahan.
Juan kemudian duduk di seberang Duke, tentu saja dengan senyum ramahnya. Juan hanya ingin terlihat baik di depan keluarga Livy.
"Saya akan ke intinya sebab saya tau jika Anda tidak suka basa-basi..."Juan melirik Livy sebentar sebelum kembali menatap Duke yang saat ini sedang menatap nya dengan pandangan dingin.
"Saya Juandres Exlius Van Crastine ingin melamar Livyana Oseiny Von Reichburgh" tutur Juan dengan nada tegas dan wajah serius.
__ADS_1
Brak
Isgrid dan Lisgred menggebrak meja secara bersamaan sambil menatap Juan dengan tatapan membunuh.
"Tenanglah kalian" Duke mengangkat tangannya untuk menenangkan Isgrid dan Lisgred, sementara Livy hanya menertawai nasib Juan, ia tau jika ayah dan kakaknya tidak akan memberi izin semudah itu.
'Aku jadi sedikit kasihan pada Juan' batin Livy sambil menahan tawanya.
Sementara Juan bisa melihat respon Livy, dia tau jika Livy sedikit mengerjai dirinya, namun dia tidak mempermasalahkan nya, dia merasa senang jika Livy sangat disayang oleh keluarga nya.
...
"Kenapa" tanya Duke sambil menahan amarah, dia sudah tau identitas Juan yang merupakan bangsawan dan niat kedatangan nya kesini, sebenarnya jika saja identitas Juan bukan raja Crastine dia pasti telah mengusirnya sejak Juan mengatakan ingin melamar putri nya.
"Saya mencintai lady Reichburgh, dan dia juga telah menerima cinta saya." jawab Juan sambil melirik Livy.
Amarah Duke mereda, ia tidak bodoh sehingga ia tidak tahu apa maksud dari Juan.
...
Thanks for Readers
Maaf jika ada typo atau kesalahan pemilihan kata, Tetap nantikan kelanjutan cerita ku ya.
See You
Next eps...
__ADS_1