Mengubah Takdir Malang Antagonis

Mengubah Takdir Malang Antagonis
Eps 62


__ADS_3

Brak


Yuni memukul meja dengan kuat, ia merasa sangat terhina dengan ucapan Livy, namun disisi lain dia tidak bisa membantahnya sedikitpun.


"Anda sangat tidak tahu malu Lady Reichburgh, bukankah Anda sudah memiliki tunangan tapi Anda masih menggoda Yang mulia Raja" cibir Yuni dengan nada yang penuh penghinaan.


Livy tersenyum smirk saat mendengar perkataan Yuni, namun dia juga cukup tertarik akan kekuasaan Yuni yang bahkan Mampun mencari tahu masa lalunya.


'menarik sekali, dia bagus untuk dijadikan sebagai mainan jangka panjang' batin Livy sambil menyeringai. Livy sebenarnya tidak menyangka perubahan sifat nya akan semelenceng ini.


Awalnya dia mengira dia harus merelakan kesenangan nya dalam memainkan emosi manusia, namun nyatanya dia menjadi lebih kejam dan bahkan tanpa ampun.


'Diwaktu senggang seraya menunggu plot novel dimulai, dia bisa menjadi hiburan yang menarik' batin Livy sambil tersenyum.


"Lady Reichburgh, Anda sudah memiliki tunangan yaitu Raja Trianty, namun Anda masih menggoda Raja kami, sungguh tidak tahu malu" sarkas Yuni dengan nada penuh kemenangan, dia yakin jika Livy menggunakan kecantikan nya untuk menggoda Raja mereka.


"'Menarik sekali kau sampai bisa mengetahui hal itu" ucap Livy sambil tertawa kecil, Semakin lama mengobrol dengan Yuni, Livy semakin merasa senang, namun sayangnya permainan ini harus segera diakhiri.


Sebab kedua kakak nya akan segera tiba bersama Ken.


"Anda sudah tau kan apa yang bisa saya perbuat, karena itu anda harus membatalkan pertunangan itu sebelum saya membuat anda malu"ancam Yuni dengan angkuh


"Hahahaha, lalu kenapa? lakukanlah jika bisa!" ejek Livy sambil tertawa lepas, Livy sudah merasa cukup terhibur dengan Yuni, namun Livy tidak akan membiarkan siapapun untuk menghalangi rencananya.


Livy bangkit dari duduknya dan menghampiri Yuni untuk membuat Yuni melakukan hal yang tidak sopan kepada dirinya secara langsung.


Sebab meski Yuni sombong namun dia tetap menjaga etika bangsawan dan masih berbicara formal dengannya dan tentunya itu karena status Livy yang lebih tinggi dari Yuni.

__ADS_1


"Lady Aosgry, sangat disayangkan karena informasi Anda kurang. Dengar! aku memang telah lama bertunangan dengan Raja Trianty namun, aku sudah membatalkan pertunangan kami beberapa minggu lalu dan tentunya Raja kalian sudah sangat mengetahui nya" bisik Livy ditelinga Yuni.


Yuni terkejut saat mendengar perkataan Livy, namun dia menyangkal nya, ia tidak percaya akan perkataan Livy.


"Bohong, pembatalan pertunangan kalian belum dilakukan, kau pasti mengada-ada" bantah Yuni namun tidak bisa menyembunyikan kecemasan nya.


"Terserah, tapi pengumuman itu akan dilakukan saat ulang tahun Raja Trianty. Jadi Lady Aosgry jangan pernah berharap bisa mendapatkan Juan sebab dia tidak menyukai mu...."


Srash


Yuni menyiramkan teh panas ketubuh Livy, walau sebenarnya teh itu seharusnya sudah dingin. namun saat berdiri dan menghampiri Yuni, Livy kembali memanas kan teh itu dengan sihirnya.


"Awck" rintih Livy sambil menutupi wajahnya, sehingga teh itu hanya mengenai pergelangan tangan Livy.


...


"Livy" teriak Isgrid dan Lisgred, mereka segera menghampiri Livy dan memeriksa keadaan nya. Sedangkan Ken menatap Yuni dengan dingin dan menusuk.


Dia tidak tau jika teh itu masih panas, awalnya dia mengira jika teh itu sudah dingin, dia hanya ingin sedikit memberi pelajaran kepada Livy.


Ken kemudian menyeret Yuni kepenjara, sementara Isgrid membawa Livy kekamar dan Lisgred memberi tahu kan kondisi Livy kepada Ayahnya dan Juan.


...


Brak


Juan menendang pintu kamar Livy dengan panik, saat mendengar jika Livy terluka ia segera bergegas kesini. Namun disisi lain juan mengetahui jika ini adalah bagian dari rencana Livy.

__ADS_1


Juan sangat tau bagaimana Livy menyingkirkan mata-mata dikediaman nya, yaitu dengan cara yang sama dilakukan Livy saat ini.


Tapi tetap saja dia pasti tidak akan mengampuni siapapun yang melukai Livy, dia pasti akan membuat nya merasa kan neraka.


"Bagaimana kondisinya" tanya juan apada dokter yang sedang merapal mantra air tipe penyembuhan. Istana memang memiliki setidaknya satu Mage tipe penyembuh jadi tidak heran jika Juan juga memiliki nya.


"Kondisi Lady Reichburgh baik-baik saja, dalam beberapa hari lukanya akan segera menghilang tanpa bekas" jawab dokter itu setelah selesai mengobati Livy, dia juga menyarankan agar Livy beristirahat lebih banyak.


Semua orang lega saat mendengar nya, meski begitu itu tidak menghilang kan amarah mereka, setelah memastikan jika Livy telah tertidur mereka pergi ke penjara untuk menemui sang pelaku.


...


Tak lama setelah mereka pergi Livy segera membuka matanya dan duduk, Livy tersenyum senang karena rencananya berhasil.


Tapi Livy tidak ingin mainan nya berakhir dengan cepat jadi Livy harus mencegah mereka menyiksa Yuni, karena akan sangat merepotkan nantinya.


Livy pun membaca mantra penyembuh


"Light Heal" dan cahaya meliputi seluruh tubuh Livy lalau menyembuhkan luka livy tanpa bekas.


Setelah itu Livy berganti pakaian dan pergi menuju penjara bawah tanah.


...


Thanks for Readers


Maaf jika ada typo atau kesalahan pemilihan kata, tetap nantikan kelanjutan ceritaku ya.

__ADS_1


See You


Next eps...


__ADS_2