
Terbukti dengan tanpa adanya penjaga di koridor kemungkinan mereka memiliki orang dalam. "Untuk beberapa hari kuharap kamu tinggal di mansion, aku takut akan ada lagi bahaya yang datang" pinta Juan dengan nada lembut namun penuh ketegasan.
Livy hanya mengangguk dia merasa Juan tidak menerima penolakan, dia akan memikirkan cara lain untuk keluar nanti. Juan tentu saja tahu pikiran Livy tapi dia tidak ingin terkesan mengekang Livy, Juan merasa Livy akan menjauhinya jika dia bertindak terlalu posesif.
'Sabar Juan kau tidak bisa menggunakan cara paksa' Juan menghela nafas untuk mengatur emosinya. Juan menggenggam tangan Livy lalu mengecupnya singkat.
"Jangan terluka, hatiku sakit melihatmu terluka" lirihnya dengan nada memohon Juan cukup mengenal Livy, dia tidak suka di paksa semakin di paksa Livy semakin memberontak. Cara efektif menghadapi Livy dengan berperilaku menyedihkan meski sama sekali bukan gayanya sebagai Raja Crastine yang Agung, tapi demi Livy dia akan melakukan apapun.
...
Livy merasa bersalah melihat Juan sedih, baiklah ini salahnya lain kali dia akan mencari jalan lain tanpa melukai perasaan orang disekitarnya.
"Aku janji ini yang terakhir aku melukai diri sendiri, aku akan berusaha untuk tidak terluka" Livy mengaku kalah Juan sangat tampan dan menggemaskan saat bertingkah menyedihkan. Meski dia mungkin harus kerepotan dengan rencana kedepannya namun Livy tidak akan menarik kata-kata nya.
'Sepertinya aku harus mencari rencana lain' batin Livy tak berdaya salahkan dirinya yang pecinta wajah tampan sehingga dia terbawa arus. Meski tahu Juan menjebaknya namun dia masih melompat masuk.
Rencana Livy sebelumnya cukup bagus dia berencana membiarkan Afgaren menahannya, kemudian sesuai keinginan musuh, Ayahnya akan bermusuhan dengan Afgaren karena menyandera dirinya.
Juan akan mengajukan perperangan karena Afgaren menyandera tunangannya. Tentu pihak lain tidak akan diam mereka akan mengirim pembunuh dan melukai dirinya. Tentu saja jika kabar dirinya terluka terdengar oleh ayah dan kakaknya maka Duchy Reichburgh tidak akan memihak Afgaren dalam peperangan. Dan Afgaren akan kehilangan kekuatan militer yang banyak karena ayahnya sangat berpengaruh.
__ADS_1
Kemungkinan besar saat Afgaren kalah pihak lain akan menyerang dan mengambil alih kerajaan Trianty tentu saja dia akan menjadi tahanan agar ayahnya dan Juan mundur.
Livy berencana mengikuti rencana mereka tapi di saat terakhir di berencana membebaskan Afgaren dari pengaruh sihir hitam, kemudian menyerang musuh dengan menyatukan kekuatan mereka dan untuk dirinya tentu pulang dengan sihir teleportasi. Karena mereka yang tahu jika dia bisa sihir sangat sedikit.
Sebenarnya Livy hanya ingin bermain sambil berperan sebagai wanita lemah yang butuh pertolongan. Livy juga berencana menyerap jiwa Livyana karena itu dia harus membiarkan dirinya di tahan oleh Afgaren. Karena keinginan Livyana agar Afgaren mencintai nya seperti dia mencintainya dulu.
Livyana berkata dia akan puas saat Afgaren mengemis cinta padanya dan berjanji menyatu dengan Livy.
Mengenai rencana musuh itu hanya tebakan kasar Livy tapi mungkin tidak akan jauh berbeda dengan tebakannya. Dia masih berencana membiarkan Afgaren menahannya namun dia harus menggunakan cara lain.
...
[Hai Lux sangat senang karena kamu menghubungi ku]
"Aku ingin kamu mencari tahu apa rencana Helras selanjutnya, juga aku ingin kemudian memberitahu Afgaren jika Helras masih hidup" ucap Livy dengan surat serak seperti pria.
[Kamu sungguh tidak ingin basa-basi dengan ku, hati ku terluka padahal kupikir kita sudah dekat]
"Simpan omong kosong mu, lakukan saja yang kukatakan! dan hubungan kita hanya sebatas kerja sama" ucap Livy dengan nada datar.
__ADS_1
Livy tidak menunggu Ron membalas dia langsung mematikan telepon nya, entah kenapa dia merasa tidak nyaman, dia merasa Ron sangat berbahaya lebih berbahaya dari Afgaren dan Helras.
Karena itu di berusaha menghindari interaksi berlebihan dengan Ron. Dia merasa Ron tahu segalanya tentang dia, karena itu Livy sangat tidak nyaman dengan pria itu.
Apa lagi dengan nada bicaranya yang memiliki kasih sayang di dalamnya namun Livy tahu itu bukan kasih sayang antara pria dan wanita tapi lebih seperti hubungannya dengan Reim kakak angkat Livy di dunia sebelum nya.
Kadang tidak tahu adalah berkah, karena keingintahuan hanya bisa membuatnya dalam masalah. Livy tidak ingin berurusan dengan Ron.
"Sudah lama aku tidak menemui kak Reim" gumam Livy dengan pelan. dia berencana mengunjunginya nanti saat dia boleh keluar.
Livy merasa sangat lelah, karena hari sudah malam Livy langsung tertidur dengan cepat.
...
Maaf jika ada typo atau kesalahan dalam pemilihan kata. Nantikan kelanjutan dari cerita ku ya!.
See you
Next eps...
__ADS_1