Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Kebusukan Rosa terungkap


__ADS_3

Arga menatap mamanya dengan tatapan begitu garang.


"Mama....."


"Arga, mama bisa jelaskan semuanya!" Potong Rosa dengan cepat.


Arga masih mematung, kali ini perasaannya sulit di artikan. Mengingat dulu Arga harus mengalami patah hati yang begitu dalam, dan Arga juga selalu menyalahkan Kinan.


Sungguh dalam hatinya Arga sangat menyesal, kenapa dulu Arga tidak bertanya dengan Kinan? Kenapa dulu Arga bisa menuruti waktu Kinan meminta putus dengan dirinya? Kenapa?


Perasaan Arga hari ini benar-benar terporak poranda. Vira saja tahu, tapi kenapa hanya dia yang tidak tahu apa-apa?


"Sayang, mama bisa jelaskan!" Rosa masih berusaha menjelaskan pada Arga.


Dalam hati Rosa, dia begitu marah pada Vira. Kenapa Vira harus mengungkit masa lalu yang berkaitan dengan Kinan? Padahal Rosa selalu merahasiakan sebaik mungkin dari Arga selama ini.


"Kenapa dulu mama meminta gadis itu untuk putus dengan kamu, iya karena mama merasa Gadis itu tidak cocok denganmu. Dia hanya anak orang miskin, dia tidak sebanding dengan kita!" Jelas Rosa, yang membuat Arga menatap mamanya dengan tatapan penuh amarah.


Hanya karena Kinan miskin. Rosa tega memisahkan dua insan yang saling mencintai satu sama lain pada saat itu.


"Mama, sadarlah! Kalau mama tidak di nikahi oleh papa. Mama juga hanya seorang wanita j*l*ng di salah club' malam. Haruskah, ke kayaan menjadi pembanding ma?" Arga menggeleng tidak percaya, sejahat itukah mamanya bahkan dia sendiri sampai lupa asal-usulnya.


Rosa hanya wanita club' malam, yang berhasil mendapatkan papanya Arga dulu. Tapi setelah menikah dengan papanya Arga, kehidupan Rosa berubah dratis dan dia menjadi Nyonya besar yang begitu sombong dan angkuh. Rosa tidak pernah ingat akan asal-usulnya dulu.


Arga tahu cerita tentang mamanya, karena sebelum papanya meninggal papanya pernah bercerita dengan Arga. Dan papanya juga selalu bilang pada Arga jangan pernah melihat seorang gadis dengan status kaya atau miskin nak, karena dengan siapapun kamu akan menikah nanti pasti papa akan menerimanya dan memberikan restu papa. Papa Arga adalah seorang laki-laki yang baik dan sangat bijaksana, namun papanya Arga tidak berumur panjang.


Rosa hendak menampar pipi Arga, tapi Arga menahan tangan mamanya dengan tangan dia.


"Sadar ma, kesalahan ya mama buat ini sudah menjadikan anak mama laki-laki yang dingin, dan mama tahu gara-gara ulah mama, Vira juga harus menerima perlakuan buruk dari Arga dan satu lagi yang mama harus tahu, jangan pernah ikut campur dalam urusan Kimmy! Akan aku dan Vira nikahan dengan siapa nanti termasuk dengan anaknya Kinan !" Tandas Arga tegas sorot matanya terlihat begitu kecewa dengan sang mama.

__ADS_1


"Arga, kamu berani melawan sama mama!" Rosa menggebu-gebu tangannya sudah terangkat akan menampar pipi Arga, sorot matanya di penuhi dengan amarah.


Dengan cepat tangan Vira menahan tangan mamanya, lalu menepisnya dengan kasar. "Jangan sentuh suami, Vira ma!" Tatapan Vira terlihat garang.


Vira melihat sang mertua dengan tatapan mengajak perang. Tentu saja, Vira tidak mau menjadi wanita yang lemah dan di tindas oleh mamanya suaminya itu.


"Kamu juga Vir, berani kamu melawan mama!" Rosa menatap Vira, tatapannya terlihat begitu marah pada Vira.


"Mama cukup! Mas Arga bukan anak kecil lagi, mama sebaiknya jangan ikut campur masalah keluarga kecil aku. Yang terutama masalah Kimmy, jangan pernah mengatur Kimmy seperti mama mengatur Mas Arga dulu!" Tegas Vira, dalam hatinya Vira sebenarnya merasa bersalah karena sudah melawan dengan mama mertuanya, tapi jika tidak seperti itu makan Rosa akan membuat Kimmy entah seperti apa nanti?


Kini Rosa merasa kalah, dia pergi begitu saja dari hadapan Vira dan Arga. Dia tidak bisa menjawab apa-apa lagi buat melawan Vira.


Arga masih terdiam, lalu Vira mengajak Arga masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar Arga hanya duduk, lalu Vira menaruh Kimmy di tempat tidur. Kimmy terlihat anteng bahkan dia malah tidur ada orang bertengkar.


"Mas...." Vira meraih tangan Arga, lalu menggegamnya dengan erat.


"Sudah dari dulu mas, hanya saja waktu baru mengungkapkannya saat ini." Jawab Vira, dia terlihat bersalah pada suaminya.


"Kenapa tidak bilang dari dulu?" Tanya Arga lagi.


"Mama yang melarangku untuk bilang pada mas, lagian awal kita menikah juga hubungan kita kurang baik mas," jawab Vira matanya terlihat berkaca-kaca.


Kini Vira terus menatap Arga dengan tatapan penuh arti. Dia takut Arga akan pergi meninggalkan dirinya dan kembali pada Kinan.


Arga menarik Vira masuk ke dalam pelukannya." Kamu kenapa mau menangis?" Tanya Arga, dengan lembut dia mengusap rambut panjang Vira.


Tangis Vira pecah, kini sudah menembus membasahi kemeja yang Arga pakai.

__ADS_1


"Vira takut, mas akan kembali mengejar cintanya Kinan." Jawab Vira jujur, Isak tangis Vira terdengar oleh Arga.


Arga melepaskan Vira dari pelukannya, lalu kedua tangannya memegang pipi Vira, tatapan matanya terlihat penuh dengan cinta.


"Kamu ini bilang apa? Kalau mas melakukan itu, nanti Aftar bisa membunuh mas," tutur Arga yang membuat Vira akhirnya tertawa dan langsung kembali memeluk suaminya.


"Jadi mas tidak akan kembali ke Kinan?" Vira memastikan.


"Tidak sayang, mas sudah punya Kimmy dan kamu. Kinan juga sudah bahagia bersama anak dan suaminya," jawab Arga dengan nada lembut.


Vira mempererat pelukannya, kali ini dia merasa sangat bahagia. Karena dia sadar dia sudah memenangkan hati Arga.


"Mas, kamu setuju jika Kimmy aku jodohkan dengan Kenzo?" Tanya Vira dengan hati-hati, sungguh dalam hatinya Vira takut bertanya hal seperti pada Arga.


"Itu mas pikiran dulu," jawab Arga dengan tawa kecilnya. "Sayang, Kimmy tidur. Ayo kita buat adik buat Kimmy saja," bisik Arga dengan manja.


Akhirnya tanpa menunggu persetujuan dari Vira, Arga menggarap Vira di atas ranjang tempat tidur. Padahal Kimmy sedang tidur untung saja Kimmy tidak bangun.


Mereka melakukannya dengan dengan lembut, Vira juga sangat menikmati permainan sang suami.


Akhirnya kebusukan Rosa yang selama ini dia simpan, terungkap tapi bersyukur hubungan Arga dan Vira tidak rusak.


*****


Kini Rosa hanya duduk di sofa, hatinya begitu marah. Tapi dia belum menerima semuanya, dia masih saja sangat membenci Kinan hanya Kinan miskin.


Rosa tidak tahu saja, kalau mamanya Kinan adalah orang kaya dan dia punya banyak butik, tentunya Herlin juga lebih kaya dari Rosa. Jika Rosa tahu semua ini pasti Rosa akan sangat malu. Karena selama ini, Rosa selalu membuat Kinan susah, waktu Kinan pacaran dengan Arga saja berbagai hinaan sering terlontar dari mulut busuk Rosa.


BERSAMBUNG 🙏

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia 😘


__ADS_2