
Malam ini semuanya menginap di hotel, kedua pengantin baru itu juga sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar hotel mereka.
Melly yang sangat merasakan lelah hari ini, dia langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur tanpa melepaskan gaun pengantinnya lebih dulu.
Rasanya kakinya pegal apalagi seharian sudah berdiri karena harus menerima banyak tamu undangan yang datang.
Tiba-tiba Melly terlelap tidur begitu saja, sungguh rasanya capek, lelah, menjadi satu hingga akhirnya tertidur begitu saja.
Kenzo yang baru saja selesai mandi, dia keluar juga hanya mengenakan handuk berwarna putih yang melilit setengah bagian tubuhnya.
Kenzo mendengus kesal melihat Melly sudah nyeyak tidur. "Lihat, apakah ini pengantin baru? Istrinya malah meninggalkan tidur di malam pertamanya," keluh Kenzo sambil berjalan mendekati Melly.
Kenzo duduk di tepi ranjang, lalu dia membelai lembut pipi Melly dengan penuh kehangatan.
"Sayang bangun ih, malah tidur." Kenzo menggoyang-goyangkan tubuh Melly, tapi Melly hanya bergulat tanpa membuka matanya.
Kenzo mendengus kesal, haruskah di malam pertamanya ini istrinya malah meninggalkan tidur, bukannya main kuda-kudaan ini malah tidur duluan.
"Melly bangun ih, aku cium nih!" Kata Kenzo yang masih berusaha membangunkan Melly.
"Aku ngantuk sayang, jangan ganggu aku!" Kata Melly, sambil bergulat tanpa membuka matanya.
Kenzo yang merasa sangat kesal, akhirnya dia membaringkan tubuhnya di samping Melly, bahkan dia tidur dengan posisi membelakangi Melly. "Pengantin baru macam apa ini? Lihat, istri baruku begitu membuat aku kesal," gerutu Kenzo dalam hatinya.
Kenzo masih belum memejamkan matanya, dia masih berharap agar Melly bangun tapi setelah setengah jam menanti, akhirnya Kenzo tertidur juga karena lelah menunggu Melly tidak bangun-bangun.
******
Malam semakin larut, Kimmy dan Kalandra masih sama-sama terjaga, di antara mereka berdua juga masih ada rasa canggung di diri mereka masing-masing.
Mereka terlihat gugup saat duduk berdampingan di tepi ranjang, tapi mereka juga terlihat lucu dengan baju tidur cauple yang malam ini Kalandra siapkan untuk dirinya dan Kimmy yang tidak lain adalah istri sah nya.
__ADS_1
"Kimmy, mulai sekarang kamu panggil aku dengan sebutan mas ya!" Pinta Kalandra, terlihat pancaran raut wajahnya begitu lucu.
Rasanya Kimmy ingin tertawa, tapi dia berusaha menahannya.
"Bukannya aku lebih tua, aturan kamu panggil aku dengan sebutan kakak!" Jawab Kimmy, tapi Kenzo malah geleng-geleng kepala.
"Itu akan lucu, lagian biarpun kamu lebih tua dari aku. Tapi kamu terlihat begitu muda," kata Kalandra membuat Kimmy tersenyum malu-malu.
Kini keduanya sama-sama terdiam, entah mereka sama-sama bingung mau bicara apalagi?
"Aku mengantuk, aku tidur duluan ya." Kata Kimmy dengan begitu gugup.
"Tidur! Kita kan pengantin baru, apa tidak sebaiknya kita mengobrol dulu?" Kalandra terlihat lebih gugup.
Sungguh malam ini mereka begitu lucu, Setidaknya Kalandra tidak sekasihan Kenzo yang malah di tinggal tidur oleh Melly.
"Aku mengantuk, iya aku mengantuk." Jawab Kimmy yang lagi-lagi dengan gugup.
"Baiklah, kamu tidur duluan saja!" Jawab Kalandra, raut wajahnya terlihat kecewa tapi Kalandra juga berusaha mengerti mungkin Kimmy juga belum siap.
Akhirnya malam ini, Kalandra dan Kimmy sama-sama tidur tanpa melakukan apapun.
Hingga pagi tiba, kini para orang tua mereka sudah berada di restoran hotel untuk sarapan bersama.
Kinan, Aftar, Caca, Vino, Vira dan Arga, mereka sama-sama tersenyum melihat kedatangan anak-anak mereka yang sedang berjalan menuju ke tempat mereka duduk.
"Pagi semuanya," sapa Kalandra mewakili semuanya.
Kini mereka berempat duduk, membuat semua mata orang tua mereka tertuju pada anak-anak mereka.
"Cie pengantin baru, kirain mama bangunnya bakal kesiangan," ledek Kinan dengan jail.
__ADS_1
Kenzo memaksakan senyumnya yang paling manis, Melly hanya tersenyum kecil.
"Mama tidak tahu saja, kalau menantunya ini malah tidur nyenyak, bahkan Kenzo belum sempat mengajaknya main kuda-kudaan," batin Kenzo dalam hatinya.
"Tadi aku pasang alarm ma, biar tidak terlambat sarapannya," jawab Kenzo tapi tatapannya terlihat malas pada Melly.
"Mama tahu, kalian pasti lapar. Ken, makanlah yang banyak, pasti kamu sudah berkerja keras semalaman," sambung Caca yang lagi-lagi membuat Kenzo harus terpaksa tersenyum.
"Iya mas, Melly begitu kuat sih ma. Sampai-sampai Kenzo kuwalahan semalam," jawab Kenzo sengaja menyindir Melly. "Iya ma, maksudnya kuat tidur," batin Kenzo dalam hatinya.
"Kak Ken, kamu makan saja pasti kamu lapar, jangan bicara yang aneh-aneh!" Kata Melly, terlihat pipinya merah merona karena malu.
Kalandra dan Kimmy sudah asik menikmati sarapan mereka, di atas meja mereka tidak bicara.
"Kimmy, jangan lama-lama, cepat buatkan cucu buat mama!" Kata Vira dan di anggukin oleh Kinan.
Kalandra dan Kimmy hampir saja sama-sama tersedak.
"Mama, Kalan akan berusaha, iyakan sayang?" Jawab Kalandra, sambil menyikut lengan tangan Kimmy.
"Iya ma, iya mama nanti Kimmy buatkan. Tapi Kimmy sama Mas Kalan, proses dulu semuanya dengan baik," jawab Kimmy sambil tersenyum malu-malu.
Sungguh keluarga ini tidak ada habisnya, kalau menggoda anak-anak mereka, apalagi masih pengantin baru.
Kini mereka semua melanjutkan sarapan pagi mereka bersama, setelah selesai sarapan bersama para orang tua mereka langsung pulang, Herlin juga sudah pulang dari tadi malam karena tidak mau menginap di hotel.
Setelah para orang tua mereka pulang, Kalandra dan Kenzo langsung pergi mengajak istri-istri mereka pergi berbulan madu ke tempat yang sama.
BERSAMBUNG 😁
Terimakasih para pembaca setia 😊
__ADS_1