Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Berebut mangga muda


__ADS_3

Pagi hari yang begitu cerah Kimmy dan Kalandra sudah berada di rumah kedua orang tua Kalandra.


Kinan dan Aftar kini sedang menikmati teh buatan Kinan.


"Mama, Kak Ken sama kakak ipar mana?" tanya Kalandra, yang belum melihat batang hidung mereka.


Kalandra tahu kakak dan kakak iparnya sedang menginap dirumah kedua orang tuanya, karena Kenzo beberapa hari yang lalu mengirim pesan pada dirinya.


"Masih tidur mungkin nak atau mungkin sedang mandi, oh iya bagaimana apa istri kamu sudah mengisi?" tanya Kinan dengan rasa penasaran yang begitu dalam.


"Mengisi apa ma? Mengisi nasi aku rasa setiap hari ma, lihat saja Kimmy suka sekali ngemil ma!" bisik Kalandra, karena tidak mau kalau Kimmy sampai mendengarnya atau Kimmy akan mengamuk dan Kalandra harus puasa lagi.


Kimmy sedang asik menikmati kue buatan Kinan yang ada di atas meja, makannya juga begitu lahap membuat Kinan yang melihat hal itu tersenyum senang.


"Arga, anak kamu persis sekali dengan kamu suka sekali makan," batin Kinan dalam hatinya.


"Hush sembarangan, hamil Kalan, apa Kimmy sudah hamil?" tanya Kinan, agak mengomel pada Kalandra.


"Belum ma, masih proses produksi." Kalandra tersenyum jail, Aftar langsung geleng-geleng kepala. "Dasar Kalan, mesumnya sama sekali denganku," batin Aftar dalam hatinya.


"Mama, ini kuenya enak sekali." Kata Kimmy sambil terus menikmati kue yang di piring itu.


"Mama yang buat nak, habiskan lah!" Jawab Kinan, terukir senyum begitu tulus di sudut bibir Kinan.


Kalandra menatap Kimmy dengan tatapan agak kesal, karena Kimmy itu akhir-akhir ini kerjaannya makan terus, bahkan ***** makan Kimmy juga lebih besar dari biasanya, pipi Kimmy juga sudah terlihat tembem karena makan terus, ngemil juga Kimmy akhir-akhir begitu kuat.


"Sayang, tadi bangun tidur kamu sudah minum susu sama makan roti bakar loh, jangan makan terus nanti kekenyangan!" tutur Kalandra dengan nada lembut.


"Tapi aku masih lapar mas," jawab Kimmy dengan begitu polosnya.

__ADS_1


"Kalan, sudah biarkan saja istri kamu makan!" Celetuk Aftar, ya biarpun Aftar tidak suka dengan Arga tapi sebagai papa mertua Kimmy, Aftar sangat sayang pada Kimmy dan tentunya kedua menantunya itu sudah seperti kedua putrinya sendiri.


"Itu papa saja bilang tidak apa-apa," kata Kimmy sambil tersenyum pada Aftar.


Kalandra hanya bisa garuk-garuk kepala, sambil terus melihat Kimmy menikmati kue yang di atas piring itu.


Dari tadi Melly merasakan mual bahkan sudah beberapa kali Melly muntah-muntah lagi membuat Kenzo terlihat begitu kawatir.


Kenzo duduk di tepi ranjang dengan perasaan tidak tenang, sedangkan Melly di dalam kamar mandi karena dari tadi muntah-muntah terus.


Kenzo beranjak dari tempat duduknya, lalu dia mengetuk pintu kamar mandi tapi tidak di bukakan oleh Melly.


"Hoek....Hoek...." Terdengar suara Melly sedang muntah-muntah di dalam kamar mandi sana.


"Sayang, kenapa kamu seperti ini? Apa semua wanita hamil juga seperti ini?" tanya Kenzo pada dirinya sendiri, sungguh pusing sekali menghadapi wanita yang sedang hamil.


Setelah beberapa lama akhirnya Melly keluar dari dalam kamar mandi.


"Sayang, kamu tidak apa-apa?" tanya Kenzo dengan nada begitu kawatir.


"Mas, mangga mudanya masih ada tidak? Tolong potongin ya mas! Aku mau makan mangga muda lagi," kata Melly dan Kenzo mengangguk.


Melly dan Kenzo sama-sama keluar dari dalam kamar, kini mereka langsung menuju ke ruang keluarga.


"Kak Melly...."


"Kimmy, kapan kamu datang?"


Kimmy langsung memeluk Melly sebagai kakak iparnya.

__ADS_1


"Mas ke dapur dulu ya." Kata Kenzo dan dia langsung berlalu pergi ke dapur.


"Mau ngapain dia nak?" tanya Kinan.


"Potongin mangga muda ma, Melly rasanya mual sekali, bahkan muntah-muntah terus, tapi kata mama Melly kalau makan mangga muda itu mual-mualnya akan berkurang." Jawab Melly dengan nada lembut.


Kenzo datang dari dapur sambil membawa satu piring mangga muda.


Kalandra ketar-ketir melihat mangga muda itu, tapi dia juga ikut makan mangga muda itu dengan lahap bersama Melly.


"Kalan, tumben kamu mau makan mangga muda? Bukannya kamu dari dulu tidak suka yang asam-asam?" tanya Kinan, dia agak terkejut melihat Kalandra begitu lahap mangga muda.


Kimmy juga kaget melihat suaminya begitu lahap terlihat Kalandra tidak merasakan asam sama sekali.


"Kalan juga tidak tahu ma, melihat mangga muda ini rasanya Kalan ingin sekali memakan semuanya," jelas Kalandra.


"Kalan, ini buat aku!" Kata Melly, melihat mangga mudanya tinggal beberapa biji.


"Kak Melly, aku masih ingin memakannya!" Kalandra tidak mau kalah.


Kali ini Kalandra dan Melly saling berebut mangga muda yang ada di atas piring itu.


"Sudah-sudah kita petik lagi saja!" Kata Kenzo dengan nada agak kesal.


Kali ini Kenzo melihat istrinya dan adiknya ini seperti anak kecil yang sedang berebut premen karet.


BERSAMBUNG 🤣


Terimakasih para pembaca setia 😊

__ADS_1


__ADS_2