Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Dedemit pembawa cinta


__ADS_3

Keesokan harinya, Kenzo dan Kalandra sudah sama-sama berdiri di depan mobil mereka, iya mereka begitu kompak menunggu Melly yang masih di dalam rumahnya.


"Loh, kok kalian belum berangkat?" Tanya Kinan, yang melihat anaknya masih sama-sama di depan rumah.


"Jangan bilang kalian mau meperebutkan Melly," sambung Aftar sambil menatap kedua putranya yang begitu tampan.


Kenzo menatap Kalandra dengan tatapan mengajak perang. "Enak aja mau mengajak pacarku berangkat bareng, dasar adik tidak ada akhlak," batin Kenzo menggebu-gebu tidak rela.


Salah Kenzo dan Melly sudah jadian tidak bilang-bilang, kalau Kalandra kan memang demen godain Melly, tapi dia hanya menganggap Melly sebagai kakaknya saja karena Kalandra tahu, kalau Kenzo menyukai Melly dari dulu.


"Apasih ma, pa?" tanya Kenzo sedikit sewot.


Kalandra hanya senyam-senyum, lalu melihat ke arah kakaknya. "Kak, mainlah ke cafe aku ajak Kak Melly juga!" Pinta Kalandra, sambil tersenyum.


"Baiklah nanti makan siang kita kesana, kamu siapkan saja makanan enak untuk kita!" Jawab Kenzo, mata Kenzo tidak berkedip melihat Melly begitu cantik dengan dress warna merah yang di pakai oleh Melly. "Cantik sekali," gumam Kenzo dengan suara pelan.


Melly berjalan menghampiri keduanya, lalu Melly tersenyum pada keduanya, tapi pagi ini senyum Melly pada Kenzo terlihat berbeda karena Melly merasa malu-malu.


"Pipinya merah sekali kak, seperti habis makan kepiting rebus atau pakai pewarna pipinya yang ketebalan?" Goda Kalandra dengan jail.


Pipi Melly semakin merah, tapi Melly berusaha tidak memperlihatkan rasa gugupnya saat ini.


"Apa sih Kalan, oh iya kamu mau aku kenalkan dengan seorang gadis tidak?" Elak Melly, agar Kalandra tidak terus menggodanya.


Kalandra menggelengkan kepalanya dengan begitu tengil, membuat Melly tidak percaya. "Biasanya ini anak kalau masalah gadis begitu gesit, ini tumben sekali menolak," batin Melly dalam hatinya.


"Kamu tidak mau?" Tanya Melly memastikan.


"Iya kak, aku sedang mengejar calon jodohku. Tapi dia sedang berada di tangan laki-laki lain," jawab Kalandra tatapan matanya begitu serius.


Melly memeriksa jidat Kalandra, lalu dia memeriksa jidat dirinya sendiri juga. "Tidak panas, dedemit mana yang membuatmu seperti ini Kalan?" Melly menatap Kalandra dengan tatapan tidak percaya.


"Dedemit pembawa cinta kak pastinya." Jawab Kalandra sambil nyengir.

__ADS_1


Melly mengangguk, lalu dia melihat Kalandra. Melly tidak sadar kalau Kenzo, laki-laki yang saat ini sudah menjadi kekasihnya dari tadi menahan rasa kesalnya, tapi Kenzo hanya diam sambil memperhatikan adiknya dan kekasihnya itu.


"Kejarlah, dedemit cintamu! Melly, ayo kita berangkat ke kantor! Atau kita akan terlambat," ajak Kenzo dan langsung mengajak Melly pergi dari hadapan Kalandra.


Melly dan Kenzo sudah masuk ke dalam mobil Kenzo. Sedangkan Kalandra masih senyam-senyum, karena dedemit yang membuat dirinya kembali jatuh lagi.


"Setelah sekian lama, akhirnya aku bisa membuka hatiku kembali. Kalau di suruh pacaran dengan gadis yang lebih muda aku tidak mau lagi, sekarang aku lebih suka dengan gadis yang lebih tua dariku, karena aku yakin dia akan bisa membimbing aku dengan baik," batin Kalandra dalam hatinya.


Terlalu sering Kalandra pacaran dengan gadis yang lebih muda. Tapi ujung-ujungnya di sakiti hatinya, bahkan di porotin juga uangnya. Cerita cinta Kalandra dengan gadis muda, tidak ada yang bahagia, makanya Kalandra sekarang memilih pacaran dengan yang lebih tua. Dan Kalandra yakin, kalau Kimmy itu lebih tua dari dirinya.


Kalandra masuk ke dalam mobilnya, lalu melajukan mobilnya menuju ke cafenya.


*****


Kenzo dan Melly sudah sampai di kantor, kini Kenzo meminta seluruh pegawai kantor untuk berkumpul di depan ruangan Kenzo.


Para pegawai berjalan menuju ke ruangan Kenzo dengan hati yang berdebar kencang.


"Entahlah, aku takut ih."


"Iya tidak biasa, apa jangan-jangan mau ada PHK massal?"


"Hush jangan ngawur, kamu tahu sendiri kan perusahaan Pak Kenzo ini begitu sukses."


"Sudahlah, jangan berpikir macam-macam!"


Sesampainya di depan ruangan Kenzo, mereka berdiri di sana dengan rapi.


Kenzo dan Melly sama-sama keluar dari ruangan Kenzo, Melly berjalan di belakang Kenzo. Kini, Melly dan Kenzo berdiri di tengah-tengah para pegawai kantor.


"Selamat pagi semuanya, langsung saja saya akan sampaikan. Peraturan di larang pacaran atau menjalin hubungan dengan teman satu kantor, itu sudah di hapuskan! Dan mulai saat ini, kalian semua bebas berpacaran dan juga menjalin hubungan lebih dengan teman satu kantor," kata Kenzo tanpa basa-basi.


Semua pegawai kantor bertepuk tangan, sungguh ini adalah suatu hal yang mereka sangat inginkan, karena memang di antara mereka banyak yang menjalin hubungan secara diam-diam.

__ADS_1


"Terimakasih Pak Ken," kata para pegawai dengan kompak.


"Sama-sama, baiklah kalian boleh melanjutkan pekerjaan kalian masing-masing!" Jawab Kenzo, dengan semangat semua pegawai kembali ke tempat kerjanya masing-masing.


Kini tinggal Kenzo dan Melly yang saling tatap menatap.


"Sudah, aku hapuskan." Kata Kenzo sambil tersenyum.


"Membuat aturan sendiri, tapi di langgar sendiri." Melly tertawa kecil, lalu Kenzo mengajak Melly masuk ke dalam ruangan.


Kini Melly dan Kenzo sama-sama sibuk dengan pekerjaan mereka.


Jam menunjukkan pukul 12 siang, Kenzo dan Melly langsung pergi menuju ke cafe milik Kalandra, iya mereka mau makan siang di cafe milik Kalandra.


Sesampainya di cafe Kalandra, Melly dan Kenzo masuk ke dalam cafe. Kenzo terus melihat ke tempat Kalandra duduk dengan seorang gadis cantik.


"Siapa gadis itu?" Tanya Kenzo, melihat ke arah Melly.


"Mungkin, dedemit cinta Kalandra." Jawab Melly dan akhirnya Kenzo dan Melly tertawa.


Kenzo dan Melly, berjalan menuju ke meja Kalandra dan gadis itu. Kenzo melihat gadis itu dengan tatapan begitu dalam.


"Sepertinya tidak asing," kata Kenzo. Membuat Melly melihat ke arah Kenzo.


Kalandra menoleh ke sang kakak, lalu beralih menatap ke Melly.


"Tidak asing, apa kamu mengenalnya?" Tanya Melly sekalian mewakili Kalandra.


"Aku....."


BERSAMBUNG 😘


Terimakasih para pembaca setia 🙏

__ADS_1


__ADS_2