
Di kediaman Kimmy pagi ini juga suasananya sangat panas, karena Vira sedang memarahi Kimmy.
Arga hanya diam, dia tidak tega memarahi anak semata wayangnya. Tapi dalam ini Vira yang lebih berani mengambil sikap untuk mendidik putri kesayangannya.
"Bagus, seorang gadis pulang pagi, entah semalam kamu menginap dimana? Apa itu yang mama ajarkan pada kamu Kimmy," kata Vira sambil menatap Kimmy dengan tatapan penuh amarah.
Tubuh Kimmy gemetaran, apalagi mendengar suara Vira yang begitu menggema di kedua telinganya. Kimmy hanya menunduk, dia tidak berani menatap sang mama.
"Kamu tidak dengar, mama bicara? Kamu tidak punya mulut untuk menjawab?" tanya Vira, sambil mengitari Kimmy.
"Mama, tenanglah! Kita bicarakan baik-baik, biarkan Kimmy duduk dan menjelaskannya pada kita!" Tutur Arga dengan nada lembut.
"Ini semua karena papa terlalu memanjakan Kimmy, lihat sebagai seorang gadis dia bisa-bisanya pulang pagi, apakah pantas pa?!" Vira agak menekan suaranya, sungguh tidak habis pikir anaknya pulang pagi.
Sebagai orang tua Vira sangat kawatir pada anak gadisnya, apalagi pergaulan di luar sana begitu bebas. Banyak gadis muda yang hamil duluan, karena lalai pengawasan dari kedua orang tuanya dan Vira tidak mau kalau hal itu sampai terjadi pada anak gadisnya.
"Mama, Kimmy semalam menginap di rumah teman," kata Kimmy berbohong.
"Sudah berani berbohong kamu, mama kamu lupa mata-mata mama ada dimana-mana, mungkin papa kamu cuek dan memberikan kamu kebebasan, tapi tidak buat mama nak, mama setiap saat mengawasi kamu, kamu pergi dengan siapa saja mama tahu." Jelas Vira, membuat Kimmy diam tidak berani menjawab.
"Mungkin mama tidak akan semarah ini padamu nak. Tapi orang suruhan mama mengirimkan foto-foto ini pada mama," Vira menunjukkan foto Kimmy dan Kalandra yang sedang masuk ke dalam hotel.
Kimmy terkejut melihat foto itu, bahkan Kimmy melihat sang mama dengan tatapan penuh ketakutan.
"Mama, ini tidak seperti yang mama pikirkan, mama percayalah sama Kimmy!" Kata Kimmy, tapi Vira kekeh tidak mau percaya begitu saja.
Arga melihat foto itu dia juga terkejut, tidak habis pikir anak gadisnya ini sudah berani main ke hotel bersama seorang laki-laki.
"Kimmy, siapa laki-laki ini? Katakan pada papa!!!" Sentak Arga, yang akhirnya lebih marah dari Vira.
"Mama, papa, dia adalah Kalandra, dia temannya Kimmy, sungguh Kimmy tidak melakukan apa-apa." Jelas Kimmy, berharap kedua orang tuanya percaya.
"Papa mau dengar langsung, bawa laki-laki itu ke rumah!" Kata Arga dengan tegas.
"Baik pa," jawab Kimmy pasrah.
__ADS_1
"Masuklah ke kamar, kamu istirahat!" Kata Vira, dia begitu menyesal memarahi putrinya tapi ini semua cara mendidik anaknya.
Kimmy masuk ke dalam kamar, sedangkan Arga dan Vira sama-sama duduk di sofa sambil memikirkan laki-laki yang sudah membawa anak gadisnya masuk ke dalam hotel.
******
Di taman halaman rumah keluarga Sanjaya, Melly dan Kenzo sedang berduaan sambil menyiram bunga-bunga di taman itu.
Iya mereka sedang libur kerja, tapi mereka tidak tahu mau ngapain?
"Kak, Kalandra kemana? Biasanya dia sudah semangat olahraga," tanya Melly.
"Haruskah menanyakan Kalan? Lagian kita ini sudah pacaran, jangan panggil aku dengan sebutan kakak!" Jawab Kenzo, dia terlihat kesal.
"Apa sih kak? Takut Mami Kinan sama Papi Aftar dengar, nanti disuruh langsung nikah lagi," canda Melly membuat Kenzo semakin kesal.
Dalam hati Kenzo, lagian apa salahnya menikah? Kita sudah sama-sama dewasa, menikah itu hal yang sudah seharusnya.
"Apa kamu tidak mau menikah denganku?" Tanya Kenzo, dia menaruh selang airnya di bawah, lalu dengan jail Kenzo memeluk Melly dengan mesra.
"Kak, lepaskan takut ada yang melihatnya!" Rengek Melly, tapi Kenzo malah mempererat pelukannya.
Mereka tidak sadar kalau di balik jendela ada Kinan dan Aftar yang sedang melihat begitu mesra pagi ini.
"Lihat pa, apa Ken dan Melly pacaran?" Tanya Kinan, dengan rasa penasarannya.
"Mungkin ma, apa mungkin mereka pacaran diam-diam?" Aftar menduga-duga, sambil geleng-geleng kepala.
"Sepertinya kedua anak kita memang bermasalah ma, lihat saja ma Kenzo pacaran dengan Melly tidak bilang, apa itu pantas? Aturan kita sudah nikahkan mereka dan Sekarang Kalandra sudah berani membawa seorang gadis ke dalam kamar hotel, anak-anak kamu itu ma bandel semua," kata Aftar sambil menghela nafas dalam-dalam.
Kinan menatap suaminya dengan tatapan sinis, dulu waktu membuatnya Aftar sangat bersemangat, lah giliran anak-anaknya bandel Kinan doang yang di salahkan.
"Enak saja, mereka juga anak papa!" Cetus Kinan tidak terima.
Kinan senyam-senyum membuat Aftar melihat Kinan dengan tatapan penuh tanda tanya?
__ADS_1
"Apa ada yang salah?" Tanya Aftar.
"Tidak ada pa, besok kita undang Vino, Caca dan Melly, Kalandra juga tetap di suruh bawa gadis itu ke rumah, kita lakukan sidang secara bersamaan," jawab Kinan dan di anggukin oleh Aftar.
Kini mereka saling tos penuh kemenangan, mungkin anak-anak mereka bisa saling menyembunyikan hubungan mereka, tapi Kinan dan Aftar juga harus gercep membongkar hubungan mereka. Lihat saja apa yang akan terjadi besok pagi?
Kinan dan Aftar masuk ke dalam kamarnya.
Kalandra yang baru saja keluar dari dalam kamarnya, dia langsung pergi menuju ke taman halaman belakang.
Melihat Melly dan Kenzo tidak sengaja sedang berciuman, membuat Kalandra hanya diam sambil mematung dan bodohnya Kalandra dia menyaksikan ciuman Kenzo dan Melly dengan teliti.
"Aku juga ingin berciuman, tapi aku mau ciuman dengan siapa? Masa dengan tembok," bati Kalandra.
Melly tiba-tiba menggigit bibir Kenzo dengan kasar, membuat Kenzo kaget dan langsung melepaskan ciumannya.
"Ada Kalandra," bisik Melly yang gini pipinya sudah merah merona karena malu.
Bayangkan saja sedang enak-enak ciuman tiba-tiba Kalandra muncul tiba-tiba.
"Kak, hargailah seorang jomblo! Bisa-bisanya kalian berciuman di ruangan terbuka seperti ini," omel Kalandra pada kakaknya.
"Daripada membawa seorang gadis masuk ke dalam hotel, siap-siap kamu di nikahan besok Kalandra," ledek Kenzo dengan jail.
Kalandra terdiam, sekarang dia sedang memikirkan bagaimana cara menemui Kimmy, tapi ya mau tidak mau Kalandra harus datang ke rumah Kimmy langsung, lagian Kalandra juga tahu alamat rumah Kimmy karena tadi pagi Kalandra mengantarkan Kimmy sampai di depan rumahnya.
"Sungguh Kalan?" Tanya Melly tidak percaya.
"Hanya salah paham saja kak, tapi tidak tahu deh kak, besok apa yang akan terjadi." Jawab Kalandra dengan nada tidak semangat.
"Siapa gadis yang kamu bawa ke hotel sebenarnya Kal," tanya Kenzo dan Melly penasaran.
"Besok, kalian akan tahu. Besok, aku juga akan datang menjemputnya kak," jawab Kalandra dengan santai.
Kini semuanya sudah tidak sabar menunggu besok pagi.
__ADS_1
BERSAMBUNG 😁
Terimakasih para pembaca setia 😊