Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Apartemen Kenzo


__ADS_3

Sesampainya di Apartemen milik Kenzo, mereka langsung turun dari mobil dan sama-sama masuk ke dalam sana.


Kini mereka sudah masuk ke dalam Apartemennya Kenzo, Kalandra dan Kimmy juga sudah duduk di sofa.


"Kak, kamu yakin mau tinggal disini?" tanya Kalandra, jika kakaknya tinggal di Apartemen miliknya dan Kalandra untuk sementara waktu tinggal di rumah Kimmy, pasti kedua orang mereka akan merasa kesepian.


"Sayang, buatkan minum untuk Kimmy dan Kalandra!" Suruh Kenzo dengan nada lembut, Kimmy yang sedang duduk juga tiba-tiba beranjak dari tempat duduknya.


"Mau kemana?" tanya Kalandra.


"Bantu Kakak ipar siapkan minum." Sahut Kimmy dan dia berlalu pergi meninggalkan Kalandra yang duduk di sofa.


Kenzo menaruh semua belanjaan istrinya di atas sofa, lalu dia duduk di sebelah Kalandra.


"Kalan, kenapa aku memilih pindah dari rumah, itu biar aku ngawinin Melly nya lebih mudah. Kalau rumah sendiri kan bebas mau kawin dimana saja, yang penting enak." Jelas Kenzo, mata Kalandra langsung membuat senang.


"Aish ternyata Kak Ken, dia jauh lebih pintar dari aku sekarang. Haruskah aku pindah ke Apartemen aku juga?" batin Kalandra dalam hatinya.


"Aish dasar, main kawin aja memangnya kucing. Katakan kak ehem-ehem!" Kalandra mengajari sang kakak.


Kenzo tertawa mana ada laki-laki dewasa mengistilahkan kata-kata hubungan suami istri dengan kata-kata ehem-ehem? Kenzo merasa Kalandra sudah mulai sedeng, mungkin otak Kalandra sudah hilang separuh.


"Kalandra, mending kamu ajak main kuda-kudaan saja Kimmy, itu lebih bagus!" Kenzo malah memberikan saran pada Kalan, sungguh mereka ini sedeng semuanya.


"Nanti kak, Kitakan sudah siapkan alat tempur yang tadi kita beli itu loh kak," Kalandra cengar-cengir sambil mengingat baju tidur pilihan yang begitu sexy.


Karena merasa sudah tidak sabar ingin mengairi ladangnya, tiba-tiba Kalandra beranjak dari tempat duduknya dan dia menyusul Kimmy ke dapur.


Kalandra langsung mengangkat tubuh Kimmy dengan tiba-tiba, membuat Kimmy terkejut.


"Mas, lepaskan aku!" Kimmy meronta-ronta meminta di turunkan, tapi Kalandra tidak menurunkan Kimmy.


"Kak, pinjam satu kamarnya buat kawin...."

__ADS_1


"Jika harus pulang dulu, aku rasa aku tidak akan kuat kak. Takutnya cr*t di jalan."


Kalandra terus berjalan menuju ke kamar tamu yang ada di Apartemen Kenzo, sungguh Kenzo hanya bisa geleng-geleng kepala. Melly juga tertawa sendirian di dapur, melihat tingkah adik iparnya itu begitu gila.


Kenzo berjalan menuju ke dapur, tiba-tiba Kenzo memeluk Melly dari belakang, Kenzo menepatkan adik kecilnya tepat di belahan ****** Melly, dengan jail Kenzo menggesek pelan adik kecilnya itu di bagian itu.


"Sayang, ayo kita kawin!" bisik Kenzo dengan suara penuh gairah.


"Mas, jangan seperti ini!" Melly mendorong tubuh Kenzo tiba-tiba.


Kenzo terlihat kesal, kenapa dengan istrinya ini? Dari tadi pagi memang tidak jelas padahal Kenzo merasa, dia tidak melakukan kesalahan apapun pada Melly.


Tiba-tiba Melly pergi begitu saja meninggalkan Kenzo, Kenzo mengekor di belakang Melly dan mereka sama-sama masuk ke dalam kamar.


Kini mereka berdua duduk di tepi ranjang, Kenzo tiba-tiba menaruh tangannya di paha Melly, lalu tangannya dengan nakal mulai menyusup masuk ke dalam sana, tapi lagi-lagi Melly menepis tangan Kenzo dengan kasar.


Sungguh ini membuat Kenzo tidak mengerti lagi, istrinya ini kenapa?


"Kamu kenapa sih?" tanya Kenzo yang mulai kesal dengan tingkah Melly.


Kenzo mengangguk, dia enggan melanjutkan perdebatan dengan istrinya yang sedang tidak jelas ini, Kenzo memilih masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi.


Melly juga langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, dan dia langsung tidur begitu saja.


Setelah beberapa lama akhirnya Kenzo selesai mandi, kini Kenzo melihat istrinya sudah lelap tertidur, akhirnya Kenzo juga memilih tidur karena istrinya sedang tidak jelas.


*****


Di kamar tamu, setelah selesai mandi dan Kimmy sudah memakai baju sexy yang Kalan beli tadi.


Kini mereka berdua sedang main kuda-kudaan dengan begitu nikmat.


"Ahhhhhh achhh...."

__ADS_1


"Mas pelan-pelan ny*d*knya!"


"Biar enak sayang, kamu nikmati s*d*kan mas saja!"


"Ahhhhhh....ahhh...."


Kalandra terus mengeluarkan masukan miliknya dengan cepat, membuat Kimmy semakin meronta-ronta manja.


"Mas, aku mau keluar!" Kata Kimmy dengan suara agak mend*s*h nikmat.


"Keluarin saja sayang! Biar kamu enak, biar lega juga!"


Akhirnya Kimmy mengeluarkan c*iran penuh kenikmatan itu, mereka istirahat sebentar untuk mengatur nafas mereka.


Setelah beberapa lama, Kalandra langsung memulai aksinya kembali, kali ini dengan posisi terlentang dan sl*k**ng*n Kimmy terbuka agak lebar, Kalandra mulai mengg*y*ngkan pinggulnya dengan pelan, Kimmy terus mend*s*h penuh kenikmatan, membuat Kalandra semakin mempercepat g*y*ng*nnya.


"Ahhhhhh achhh....."


"Katakan sayang, kalau kamu mencintai mas!"


Pinta Kalandra, terdengar suara penuh kenikmatan keluar dari mulut Kalandra.


"Mas, aku mencintaimu... ahhhhhh achhh....."


"Sayang, keluar bersama ya! Mas sudah tidak tahan, rasanya pingin cr*t."


Kimmy mengangguk, akhirnya setelah beberapa lama keduanya sama-sama puas dan Kalandra juga menumpahkan semua ca*r*n hangatnya di dalam rahim Kimmy.


Kalandra langsung menjatuhkan tubuhnya di samping Kimmy, kini dia mengusap perut istrinya dengan lembut.


"Cepat tumbuh ya benih papa!" Kata Kalandra, membuat Kimmy tersenyum senang.


Karena sudah sangat lelah, akhirnya mereka langsung tidur tanpa membersihkan tubuh mereka terlebih dahulu.

__ADS_1


BERSAMBUNG 😊


terimakasih para pembaca setia 🙏


__ADS_2