Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Cinta pertama Dika


__ADS_3

Malam menunjukkan pukul 8 Melly duduk sendirian di meja makan, karena Kalandra dan Kimmy malam ini pergi nonton bioskop.


Melly sebenarnya diajak oleh mereka tapi karena suaminya belum pulang jadi Melly tidak mau, takut Kenzo akan kesal juga kalau waktu dia pulang tapi Melly tidak ada.


Jadi sebagai istri Melly mencari aman saja daripada harus berdebat.


Melly dari tadi terus makan cemilan yang ada di atas meja kali ini perutnya gampang sekali lapar, pipi Melly juga semakin tembem bahkan terakhir timbang berat badan, berat badan Melly naik 5 kg.


Sungguh Melly sangat sock tapi dia sadar kali ini sedang ada bayi kecil yang Melly dan Kenzo tunggu selama beberapa bulan ini.


"Mas Ken sudah jam 8 malam kok belum pulang, mana aku sendirian dirumah," keluh Melly yang mulai merasakan kesepian.


Biasanya ada Kimmy yang diajak ngobrol tapi malam ini tidak ada.


"Aturan tadi ikut Kimmy dan Kalandra saja pasti mereka senang sedang menonton berdua dan aku hanya......" batin Melly dalam hatinya, entah lah hanya apa? Orang dari tadi Melly hanya makan dan makan saja.


Kenzo masih dalam perjalanan pulang, bahkan malam ini begitu macet sekali.


"Aish, kenapa macet sekali? Rasanya aku ingin ingin pulang menggunakan jet pribadi saja agar bisa cepat sampai rumah."


"Pasti Melly sudah gelisah, sabar sayang sebentar lagi mas sampai."


Kenzo tetap sabar mengarungi jalanan yang begitu macet itu.


"Dika, dia ingin bermain-main denganku, mari kita bermain-main," batin Kenzo dalam hatinya.


*****


Dika berada di sebuah bar dia bertemu dengan seorang wanita cantik, bahkan dia dan wanita itu mengobrol dengan begitu serius, entah apa yang mereka obrolkan?


Wanita itu juga mendengarkan dengan baik apa yang Dika katakan.


"Bagaimana, apa kamu mengerti?" tanya Dika, tatapan matanya terlihat berbinar senang.


"Mengerti Dik, bagaimana kalau kita minum dulu?" tawar wanita itu, Dika mengangguk dan mereka akhirnya minum berdua.


Kini mereka asik minum sampai mabuk, sungguh malam ini Dika begitu jenuh apalagi memikirkan cinta pertamanya yang kini sudah menikah Kenzo. Rasanya hatinya tidak bisa menerima semua itu.


"Aku kembali ke kota ini hanya ingin menjemput kamu Melly, aku ingin menikah dengan kamu tapi kenapa kamu malah menikah dengan laki-laki itu? Haruskah Ken itu selalu menang dariku? Bahkan cinta pertamaku saja Ken menikahinya," batin Dika dalam hatinya.


"Temani aku minum malam ini!"


"Dika, kamu jangan terlalu banyak minum!" pinta Wanita itu, tapi Dika mau mendengarkan apa kata wanita itu.


"Sudahlah, minuman ini begitu nikmat, aku mau mabuk malam ini, agar aku bisa mendapatkan cinta pertama aku kembali!" jawab Dika, kali ini mata Dika sudah terlihat merah karena pengaruh minuman beralkohol yang dia minum.

__ADS_1


"Aku ingin melupakan sejenak masalahku."


"Sungguh, aku mencintainya, aku kembali karena dirinya tapi semua itu sudah tidak sama lagi."


"Melly, kenapa kamu tidak menungguku?"


"Kenapa kamu malah memilih sih Ken br*ngs*k itu? Kenapa bukan aku?"


"Jelas-jelas kamu tahu kalau selama ini aku mencintaimu tapi kenapa harus Ken?"


Dika terus minum bahkan kini sudah habis lebih dari satu botol, Dika juga sudah cukup mabuk tapi dia tidak berhenti minum, bagi Dika minuman yang ada di atas meja ini biasa membuat hatinya agak lega.


Wanita yang ada di hadapan Dika itu menghela nafas panjang, bahkan meminta Dika untuk berhenti minum tapi lagi-lagi Dika tidak mau dan dia terus minum.


Akhirnya wanita yang ada di hadapannya itu terdiam dan hanya menemani Dika minum saja.


"Haruskah kamu seperti ini hanya demi Melly, Kenapa kamu tidak mau melihatku sedikit saja yang selama ini mencintaimu?" batin wanita itu dalam hatinya.


Hingga malam menunjukkan pukul 9 malam, wanita itu tetap setia menemani Dika minum.


****


Di sebuah bioskop Kalandra dan Kimmy berasa menjadi ABG yang sedang sama-sama merasa kasmaran, apalagi malam ini mereka menonton film romantis yang begitu bagus.


Setelah film yang mereka tonton selesai Kalandra dan Kimmy duduk di sebuah taman sambil menikmati makan malam berdua.


Kimmy di buat baper karena film yang dia tonton begitu romantis, bahkan laki-laki di film itu juga melakukan apa saja demi gadis yang di cintainya itu.


"Haruskah kita mulai kisah cinta dari awal lagi sayang?" tanya Kalandra, mulutnya sibuk mengunyah makanan yang sedang dia makan.


"Apakah bisa mas?" tanya Kimmy antusias, bahkan tatapan matanya begitu penuh harap.


"Bisa sayang, mari lakukan dalam mimpi!" canda Kalandra, membuat Kimmy manyun.


"Mas Kalan itu menyebalkan sekali," gumam Kimmy yang di dengar oleh Kalandra.


"Menyebalkan juga kamu cintakan? Lagian biarpun pernikahan kita di mulai dari hal yang konyol yang penting kita jodoh," sahut Kalandra dengan senyum penuh kemenangan.


Kimmy terdiam, memang benar apa kata suaminya ini, biarpun Kalandra menyebalkan tapi Kimmy akhirnya klepek-klepek juga bahkan waktu pertama kali Kalandra menidurinya Kimmy juga sangat menikmati dan tentunya dengan cinta.


"Terpaksa, lagian sudah ada bayi di perutku ini mas," jawab Kimmy asal jeplak.


"Oh, jadi kalau tidak ada tidak ada bayi yang sedang kamu kandung, kamu tidak cinta mas?" tanya Kalandra, terlihat raut wajah langsung kesal.


Kimmy mengutuki mulutnya sendiri, sungguh kenapa mulutnya ini bicara tidak di pikirkan lebih dulu.

__ADS_1


"Mas, bukan begitu maksudku, aku mencintai mas, sangat mencintai mas," jelas Kimmy dan Kalandra malah manyun.


"Sudahlah, kita pulang saja!" ajak Kalandra, masih terlihat kesal pada Kimmy.


Akhirnya mereka berdua langsung pulang, bahkan makanan mereka juga belum habis tapi Kalandra sudah terlanjur kesal.


Di dalam perjalanan menuju ke rumah juga Kalandra dan Kimmy hanya saling diam saja.


"Kimmy, lihat sekarang suamimu marah, aku harus bagaimana?" batin Kimmy dalam hatinya.


*****


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Kimmy dan Kalandra yang baru saja sampai rumah mereka langsung ke dalam kamar.


Bahkan ada Melly dan Kenzo yang sedang menonton televisi berdua, mereka hanya melewatinya begitu saja.


"Mereka kenapa?" tanya Kenzo, bingung melihat adiknya dan adik iparnya yang sudah seperti Tom dan Jerry, bahkan mereka berjalan saja tidak gandengan seperti biasanya.


"Tidak tahu mas, tadi berangkat mereka baik-baik saja kok mas," jawab Melly yang tidak tahu kedua sejoli itu kenapa?


Kenzo mengangguk paham, dalam pikiran Kenzo yang namanya dua bocah labil mungkin mereka sedang ada masalah.


"Sayang, tidur yuk! Ini dedenya minta tidur," ajak Kenzo sambil cengar-cengir.


Melly melihat suaminya, Kenzo bilang Dede tapi matanya tertuju bukan ke perut Melly melainkan ke adik kecilnya yang ada di bawah sana.


"Dede yang mana yang minta tidur mas?" tanya Melly, tatapan matanya begitu gemas pada sang suami yang suka tiba-tiba nakal.


Kenzo tersenyum m*s*m, membuat Melly tersenyum malas.


"Sayang, masa kamu tidak tahu?" tanya Kenzo, sambil mengelus-elus m*l*knya.


Melly memanyunkan bibirnya tapi Kenzo malah mencium bibir Melly yang sedang manyun itu. Bahkan ciuman Kenzo begitu nikmat dan makin dalam, Melly agak meronta-ronta karena tidak ingin kalau suaminya menggarap dirinya di ruang tengah.


"Sayang...."


"Jangan lakukan disini!"


Melly menatap kesal Kenzo dan Kenzo langsung menatap Melly manja, kini Kenzo langsung mengajak Melly ke kamar mereka.


Sesampainya di kamar, Kenzo langsung menindih tubuh Melly dengan penuh hati-hati.


"Sayang, puasin mas ya.....!!!"


BERSAMBUNG

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2