Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Pergi bulan madu


__ADS_3

Mereka memilih berlibur ke tempat yang dekat, iya yang penting bulan madu. Mereka juga berangkat hanya menganggukkan satu mobil saja, Kenzo dan Kalandra juga saling bergantian menyetir.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya mereka sampai di sebuah tempat yang pemandangannya begitu indah dan dekat dengan pantai.


Iya mereka pergi berbulan madu ke Villa pribadi milik Kenzo. Selain tempatnya yang nyaman, disini juga dekat dengan laut, lalu banyak tempat berlibur yang cukup dekat dari Villa milik Kenzo itu.


Kenzo mengajak semuanya masuk ke dalam Villa itu, Villa yang begitu mewah yang Kenzo beli dengan hasil jernih payah dia sendiri.


"Kak, aku ke kamar dulu ya." Kata Kalandra sambil mengandeng tangan Kimmy dengan erat.


"Tapi Kalan, aku pingin melihat indahnya pemandangan laut di siang hari," rengek Kimmy dengan manja.


Kalan melihat ke arah jendela, cuaca hari ini begitu panas, jika Kimmy pergi ke laut jam segini maka kulit putih Kimmy akan menjadi gosong.


"Tidak, ini masih terlalu siang. Kita ke kamar saja istirahat, nanti baru kita jalan-jalan!" Kata Kalandra, Kimmy hanya mengangguk kesal.


"Aku juga mau rebahan dulu, badan aku pada sakit semua, biarkan aku tidur sebentar ya Mas Kenzo!" Kata Melly dengan begitu genit.


"Tidur terus, awas saja jika nanti malam kamu ninggalin aku tidur lagi, aku pasti tidak akan mengampunimu," ancam Kenzo yang masih kesal gara-gara semalam Melly ninggalin dia tidur.


Melly tersenyum kecil, namanya orang sudah sangat mengantuk, diajak malam pertama juga yang akan sewot doang.


"Mas, berhentilah mengoceh! Biarkan aku tidur siang, biar nanti malam kita bisa main-main manja di atas kasur," goda Melly dengan begitu jail.


Kalandra tersenyum, ternyata Melly yang sangat bar-bar, bisa juga menggoda suaminya dengan begitu nakal.


"Sudahlah, ayo kita ke kamar!" Kata Kalandra sambil melihat ke semuanya.


Mereka langsung masuk ke dalam kamar masing-masing.


Melihat kasur Melly langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk itu, rasa sangat nyaman.

__ADS_1


Kenzo geleng-geleng kepala, rasanya tidak sabar sekali menunggu malam agar bisa main kuda-kudaan dengan istrinya.


"Sayang...." Kenzo menindih Melly yang sedang tidur, Melly mendengus kesal tapi Kenzo tidak perduli.


"Mas, kamu itu ih. Orang mau tidur di gangguin," omel Melly sambil berusaha menyingkirkan tubuh kekar Kenzo dari atas tubuhnya.


"Apa salahnya? Aku gangguin istri sendiri tidur, sayang kita kesini kan untuk bulan madu," bisik Kenzo sambil mencium leher Melly.


Sungguh ini membuat Melly merasa geli, tapi Kenzo sudah mengunci tubuh Melly dengan kuat. Tangan Melly juga di tahan oleh Kenzo, hingga Melly tidak bisa menggerakkan tubuh dia sama sekali.


"Sayang berat ih, biarkan aku mandi dulu! Tubuh aku masih bau keringat," pinta Melly dengan nada lembut.


Bukannya melepaskan Melly, Kenzo malah membalikkan tubuh Melly, menjadi terlentang dan kedua tangannya mengunci kedua tangan Melly.


Kenzo dengan jail mulai menggesek-gesekkan adik kecil miliknya ke milik Melly, membuat Melly bisa merasakan tonjolan yang nyata di bawa sana.


"Mas, aku mandi dulu!" Kata Melly, terdengar suaranya begitu berat.


Bibir Kenzo kembali bergerilya, kini Kenzo menciumi wajah cantik Melly dengan begitu gemas.


Sungguh Kenzo ini ternyata tidak sabaran, tiba-tiba Kenzo menyingkirkan tubuhnya dari atas tubuh Melly.


Membuat Melly menatapnya dengan tatapan bingung.


"Kenapa mas? Apa ada yang salah?" Tanya Melly, kini dia sudah bergairah tapi Kenzo malah mempermainkannya.


Kenzo tersenyum jail, tapi senyumnya membuat Melly semakin jatuh cinta pada ketampanannya itu.


"Mas hanya melakukan pemanasan saja sayang, sekarang kamu mandi, lalu tidur siang, siapkan tenaga extra untuk nanti malam! Aku mau keluar menemui Kalandra dulu, ada penting soalnya," kata Kenzo sambil tersenyum begitu manis.


Melly hanya bisa mendengus kesal, apa-apaan Kenzo ini? Sudah membuat miliknya meronta-ronta, malah di tinggal pergi begitu saja.

__ADS_1


Kenzo senyam-senyum sambil berjalan keluar dari dalam kamarnya.


"Biarkan milikmu meronta-ronta sayang, itu hukuman untuk kamu karena kamu sudah ninggalin aku aku tidur semalam," batin Kenzo dalam hatinya.


Kenzo berjalan menuju ke taman belakang Villa, disana sudah ada Kalandra yang sedang berdiri sambil menunggunya.


"Bagaimana, malam pertama kalian?" Tanya Kenzo dengan tatapan jail.


"Tidak melakukan apa-apa kak, kakak sendiri?" Kalandra balik bertanya.


"Di tinggal tidur, ini buat kamu ini aku di kasih sama papa mertuaku waktu tadi salaman dia pamitan pulang itu," jawab Kenzo sambil memberikan sesuatu untuk Kalandra.


Kalandra melihat barang itu dengan tatapan penuh tanda tanya?


"Ini apa kak?" Tanya Kalandra.


"Katanya untuk main tempur nanti malam, itu bisa tahan lama katanya," jawab Kenzo, dia juga sebenarnya tidak yakin.


Kalandra terdiam haruskah dia menggunakan barang ini?


"Tidaklah kak, aku mau secara alami saja. Aku tidak mau Kimmy sampai kenapa-kenapa," kata Kalandra, dia kawatir pada Kimmy.


"Kakak mau menggunakan itu?" Tanya Kalandra, sambil menatap Kenzo dengan tatapan serius.


"Aku tidak yakin, seperti tanpa barang ini aku juga bisa membuat Melly merem melek pasti," Jawab Kenzo dengan begitu yakin.


Dasar Vino ini begitu jail, untung saja Kalandra dan Kenzo tidak tertarik dengan barang seperti karena takut istri-istri mereka terlalu kelelahan.


Kini Kenzo dan Kalandra bermain PS berdua, rasanya mereka sudah tidak sabar menunggu malam tiba.


BERSAMBUNG 😁

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia 😊


__ADS_2