Misteri Kematian Di Sekolah

Misteri Kematian Di Sekolah
Kekecewaan Ester pada Katya


__ADS_3

"Tapi kenapa Katya setega itu sama Ariana, salah apa Ariana sampai dia membunuhnya" heran Ester.


Hati Ester sedikit kecewa kalau penyebab meninggal Ariana karena ulah jahat Katya.


"Katya ingin merebut kamu dari Ariana, dia ngelakuin cara licik ini. Ariana minta aku buat ngasih tau kamu kebenaran yang sebenarnya terjadi, karena di sini Ariana juga tertekan" balas Angkasa.


Ariana orang yang bersangkutan tersenyum di saat air mata sesekali mengalir, memang menyakitkan berpisah dari Ester tapi setidaknya sekarang Ester tak terkaman hoax yang berkembang.


Ester sungguh tak percaya kalau Katya akan setega itu menghabisi Ariana. Teganya juga Katya memfitnah Ariana yang bukan-bukan sehingga selama ini ia menaruh benci pada Ariana.


"Ester" seorang gadis cantik datang menghampiri Ester.


Ester menatap Katya dengan tatapan penuh kekecewaan."Gak nyangka kamu akan setega itu sama Ariana!"


DEG!


Seketika wajah Katya menjadi pucat, ia terlihat ketakutan ketika Ester menyebut kembali nama seseorang yang tak mau ia dengar lagu karena ada kejadian buruk yang pernah melibatkan mereka berdua.


"Apa maksud mu Ester?"


"Ariana? Ada apa dengan Ariana?" Terbata-bata Katya tanda jika dia sedang panik.


"Kamu gak usah pura-pura lagi Katya, kamu kan yang udah bunuh Ariana, kamu juga yang udah fitnah dia!" Ucap Ester keras.


Gelagat Katya begitu mencurigakan, tangannya berkeringat dingin, eskpresi wajah Katya sudah menjelaskan semuanya.


"Bagaimana Ester tau, bagaimana dia tau kalau sebenarnya Ariana meninggal dunia, siapa yang sudah ngasih tau dia" batin Katya gelagapan.


Tatapan Katya jatuh pada seorang pria yang berada di samping Ester.


"Pasti dia bilang keroknya" batin Katya.


"Katya kenapa kamu jahat banget, Ariana salah apa sama kamu, kenapa kamu tega banget bunuh dia!" tak habis pikir Ester.


Wanita yang Ester kira baik ternyata dalang utama dari hilangnya Ariana di hidupnya. Tak di sangka kalau Katya penyebabnya kehilangan Ariana.

__ADS_1


"Gak, aku gak pernah bunuh Ariana, bukan aku pelakunya" elak Katya mencoba membela diri.


Katya tidak akan membiarkan pandangan Ester padanya berubah, Katya tidak mau perjuangannya untuk menaklukkan hati Ester sia-sia hanya karena sebuah kesalahan di masa lalu namun berakibat fatal di masa depan.


"Kamu gak usah pura-pura lagi Katya, aku mohon akui apa yang udah kamu lakukan, kalau kamu salah tinggal akui aja, jangan ngelak lagi!" Bentak Ester keras.


Kepercayaan Ester telah Katya nodai, Ester masih tak habis pikir bisa-bisa Katya mengelak dari kesalahan yang telah dia perbuat sendiri.


Katya menatap Ester dengan penuh rasa bersalah, apa yang selama ini ia simpan akhirnya terungkap juga.


Kebenaran tentang kemana sebenarnya Ariana pergi terbongkar dengan mudah, padahal selama ini Katya terus mencuci otak Ester agar percaya kalau sebenarnya Ariana telah mengkhianatinya dan teganya lagi Ariana pergi dengan pria lain.


Tapi mengapa dalam sekejap usahanya yang sudah ia lakukan hancur total sehingga tak tersisa sedikitpun.


"Ester aku minta maaf, aku gak sengaja, sumpah aku gak sengaja" ucap Katya akhirnya membuka mulut.


Kesalahan Katya begitu fatal, sudah menghabisi Ariana dia malah dengan teganya membuang jasad Ariana ke hutan ini dan mencoba untuk mengubur kesalahan yang ia perbuat dalam-dalam.


Ester geleng-geleng kepala tak menyangka, gadis yang ia rangkul, ia prioritaskan di banding Ariana ternyata setega itu.


"Aku kecewa sama kamu Katya, aku kecewa sama kamu!" Tutur Ester berjalan mendekati tenda meninggalkan Katya.


"Ester, Ester aku bisa jelasin, kamu jangan marah sama aku, aku mohon kamu jangan pergi dengerin aku dulu" teriak Katya berupaya menghentikan Ester.


Pria dingin bernama Ester tetap meninggalkan Katya, tak peduli lagi seberapa keras gadis itu berteriak.


Gara-gara Katya Ester sampai membenci gadis tak bersalah di setiap detik waktu berjalan, menyumpahi Ariana yang bukan-bukan.


Namun setelah mengetahui jelas kebenarannya, Ester begitu merasa bersalah karena bodoh sekali menjadikan pembunuh kekasihnya sebagai orang yang mengisi hari-harinya selama ini.


"Esteeeerrr!" Teriak keras Katya.


Tak ada tanggapan, Ester terus berjalan tanpa menoleh ke belakang sedikitpun.


Amarah yang bersarang di hati Ester tak dapat di singkirkan dengan kata-kata manis yang terucap di bibir Katya.

__ADS_1


Ester tak akan tertipu lagi dengan gadis bernama Katya itu.


Tatapan Katya jatuh pada Angkasa."Ini semua pasti gara-gara kamu kan, kamu udah ngerusak hubungan aku sama Ester kan"


Tuduhan jahat itu Katya layangkan pada Angkasa, sebelum kehadiran Angkasa hubungannya dengan Ester baik-baik saja, Katya meyakini 100 persen jika Ester bisa tau pasti gara-gara Angkasa.


Angkasa geleng-geleng kepala tak menyangka bisa-bisa Katya masih teriak maling dan tak mau mengakui kesalahannya, Katya terus mencoba menyalahkan orang lain.


"Gak nyangka ada orang sejahat kamu di dunia ini, udah bunuh Ariana dengan keji, udah fitnah dia juga, sekarang setelah semuanya terungkap masih merasa menjadi orang paling tersakiti padahal anda yang memulai duluan" ucap Angkasa penuh penekanan.


Gedeg Angkasa melihat tingkah Katya yang tak mau di salahkan, padahal kesalahannya amat fatal.


"Apa yang terjadi saat ini itu adalah karma, dulu kamu udah bikin nama Ariana rusak di mata Ester sekarang ketebakan siapa yang jahat di sini!"


"Mangkanya jadi orang itu jangan jadi perusak hubungan orang. Cowok di luaran sana itu banyak, jangan maunya sama cowok orang!" tambah Angkasa.


Hati Katya seakan teriris-iris, ucapan Angkasa begitu menyakiti hatinya.


Wajah Katya merah bagai bom yang akan segera meledak."Kamu gak usah ikut campur masalah ku, aku ngelakuin ini itu buat kebaikan dia juga, Ariana itu bukan wanita baik, gak pantes buat Ester, maka dari itu aku melakukan ini semua"


Angkasa makin tak percaya."Aku ngelakuin ini semua agar orang jahat tak selalu menang. Sudah cukup orang jahat bahagia di atas penderitaan orang baik!"


Tanpa menunggu respon, Angkasa meninggalkan Katya yang lagi meledak-ledak.


Jika teringat pada apa yang Katya lakukan Angkasa tidak akan merasa iba, karena yang di lakukan Katya sudah kelewat batas.


Angkasa telah melaksanakan amanah, tak ada lagi yang perlu ia pikirkan, Ester sudah mengetahui kebusukan Katya.


Ariana mengikuti Angkasa, sesekali senyum terukir, kini Ariana dapat tersenyum lepas tanpa beban lagi setelah Ester mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi.


"Aku udah ngasih tau Ester, dia sekarang sudah tau segalanya" ucap Angkasa.


"Makasih, makasih kamu udah bilang yang sebenarnya sama Ester. Aku sekarang lega, aku gak berharap banyak, tapi setidaknya fakta ini bisa membuka mata Ester, sekarang dia bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk" timpal Ariana.


Seburuk-buruk apapun kehidupan menyakiti Ariana, Ariana tetap tak akan melupakan Ester, meski hidupnya berakhir tragis sehingga tak dapat bersatu dengan pria yang dia cinta.

__ADS_1


__ADS_2