Misteri Kematian Di Sekolah

Misteri Kematian Di Sekolah
Dia tidak boleh mati


__ADS_3

"Dia tidak boleh mati, dia harus mendekam di dalam penjara!" teriak Clara sekali lagi.


"Clara dia bukan pelakunya, mana mungkin pelakunya ikut meninggal, dia orang lain, kita salah nuduh orang" Aldo kembali berucap, ia berusaha untuk menyadarkan Clara bahwa Kayla bukanlah pelaku dari tewasnya Jia.


Clara menangis hebat di sana, ia salah satu orang yang terpukul setelah kematian Jia, mencari titik terang dari kematian Jia sangatlah susah, namun ia tidak akan pernah berhenti, ia akan terus mencarinya sampai pelakunya di tangkap.


Rev mendekati sepupunya yang kacau."Tenangin diri kamu, kita pasti akan bisa seret dia ke dalam penjara"


Rev menghapus air mata yang mengalir deras seperti air hujan itu.


"Iya Clara, kita pasti akan tangkap dia, kamu sabarlah, cepat atau lambat dia pasti akan ketangkap juga" imbuh Steven yang tau bagaimana perasaan Clara saat ini.


Clara yang down menumpahkan segala air matanya di dalam gudang terbengkalai itu, di sana ia menangis dengan hebat, sambil sesekali menyumpahi dalangnya yang bukan-bukan.


"Stev cepat ke ruang guru, laporkan kalau ada penemuan mayat di gudang" perintah Rev.


Steven hendak pergi menjalankan tugasnya, tiba-tiba.


"Tunggu stev!" langkah Steven langsung terhenti, ia menatap terkejut ke arah Aldo.


"Biar aku aja yang akan lapor ke dewan guru, kamu tunggu aja di sini" tanpa mendengar jawaban Steven, Aldo sudah berlari duluan pergi dari sana, ia dengan samangat akan melaporkan masalah ini ke dewan guru.


Mereka berempat menunggu kedatangan Aldo dengan tidak tenang.


Suara langkah kaki yang banyak terdengar di telinga mereka, seketika pandangan mereka tertuju pada pintu.


"Itu pak mayatnya" tunjuk Aldo ke arah mayat Kayla yang sudah kaku.

__ADS_1


Para dewan guru dan juga murid-murid lainnya terkejut bukan main saat melihat dengan langsung jenazah Kayla yang sudah tidak bernyawa.


"Tolong panggil polisi" panik Bu Yola.


Salah satu guru memanggil polisi, mereka tidak bisa melakukan apapun, biar polisi saja yang mengatasi masalah ini.


Semua orang yang mengerumuni gudang terus melontarkan dugaan-dugaan terkait meninggalnya Kayla, berbagai macam pertanyaan terus di ajukan namun tak ada satupun yang bisa menjawab dengan pasti mengapa Kayla bisa meninggal dunia.


Tak lama dari itu polisi datang dan mengevakuasi jenazah Kayla, korban di bawa ke kediamannya yang tak jauh dari pemakaman umum.


Sekolahan kembali di gegerkan dengan penemuan siswi yang meninggal di sekolahan ini, para dewan guru pening, satu masalah belum selesai malah datang lagi masalah yang membuat mereka semakin pusing.


Dewan guru merapatkan masalah ini di sebuah ruangan khusus, para anggota OSIS ikut serta dalam kegiatan ini.


Teruntuk para siswa dan siswi berkeliaran bebas di sekolahan ini, mereka terus bertanya-tanya siapa dan kenapa Kayla bisa meninggal dunia.


"Kenapa Kayla bisa meninggal, siapa yang udah bunuh dia!" bertanya-tanya Steven, 2 hari yang lalu Jia di tanyakan meninggal dan kini sudah ada siswi yang meninggal kembali.


"Gak tau, aku nemuin dia di sana, aku gak tau siapa yang udah bunuh Kayla, saat aku meriksa gudang itu Kayla udah meninggal dunia" jelas Angkasa karena di sini dia yang menemukan jenazah Kayla dan pastinya mereka penasaran siapa yang sudah tega membunuh Kayla.


"Kamu ngapain ke sana, apa yang akan kamu lakuin di sana, di sana itu gak ada orang, masa iya kamu nyari informasi tentang Kayla sampai ke sana" Aldo menaruh kecurigaan pada Angkasa, orang yang sudah menemukan mayat di gudang.


"Aku lihat ada sosok yang keluar dari gudang, aku kembali ke sana buat meriksa, dan ternyata di sana ada mayat Kayla" Angkasa terpaksa berbohong, tidak mungkin ia mengatakan bahwa dirinya dan personil band Amanda sempat berada di sana beberapa menit sebelum jenazah Kayla di temukan.


"Apa sosok itu Kayla!" penasaran Clara.


"Aku gak tau, dia melesat dengan cepat, aku gak bisa lihat wajahnya, tapi yang jelas aku bisa tau kalau di dalam gudang itu ada mayat gara-gara penasaran sama dia" ujar Angkasa.

__ADS_1


"Aku rasa sosok yang kamu lihat itu Kayla, dia seakan-akan ngasih tau kita bahwa di dalam gudang itu terdapat mayatnya" firasat Clara.


"Aku juga ngerasa gitu, tapi anehnya darah-darah yang keluar dari tubuh Kayla udah mengering, aku rasa Kayla meninggal udah lama" dugaan Angkasa.


"Iya, selain darah, bau tak sedap juga muncul, aku yakin Kayla meninggal udah lama, bukan baru-baru ini" sahut Steven.


"Tapi kok bisa gak ada yang tau kalau hilangnya Kayla itu karena dia meninggal bukan di culik!" tak habis pikir Clara.


Bisa-bisanya satupun orang tidak ada yang mengetahui hal itu, bahkan pihak sekolahan saja lengah dan peristiwa naas ini kembali di alami oleh salah satu siswi bernama Kayla Ramadhani.


"Ya karena berita hilangnya Kayla gak tersebar di sini, andai saja tersebar pasti orang-orang akan nyari Kayla di sekolahan ini dan dengan cepat kita bisa nemuin dia, kita aja baru tau kemarin dari orang tuanya kalau Kayla hilang, wajar aja jenazah Kayla bau busuk, sudah 3 hari dia hilang!" sambung Aldo.


"Yang jadi pertanyaannya apakah orang yang sudah bunuh Kayla sama dengan orang yang sudah bunuh Jia?" timpal Clara menatap bergantian mereka semua yang berada di dekatnya.


"Aku rasa sih iya, soalnya nama Kayla itu terdaftar di buku misterius ini, aku yakin pelakunya memang ingin bunuh Kayla!" yakin Angkasa.


"Masalah apa yang di hadapi Kayla sehingga monster itu bunuh dia dengan sangat sadis!" heran Clara, sampai detik ini ia tidak tau masalah apa yang sudah terlibat di antara mereka.


"Mereka terlibat masalah yang rumit, sehingga dalangnya tega membunuh Kayla dan juga Jia, gak mungkin konflik yang terjadi di antara mereka ringan" ujar Aldo.


"Tapi masalah apa itu?" Clara amat penasaran akan masalah yang sudah berhasil menewaskan dua orang dalam waktu yang berdekatan.


"Aku gak tau, jangan tanya sama aku, aku bukan pelakunya!" pertegas Aldo.


Clara menghembuskan nafas berat."Pokoknya kita harus cari tau dulu konflik yang melibatkan mereka, biar kita tau apa yang menjadi alasan dalang itu bunuh mereka berdua"


Sampai detik ini mereka semua tidak ada yang bisa memecahkan misteri itu, tak ada satupun orang yang bisa mereka introgasi, sehingga kasus ini begitu sulit untuk mereka selesaikan lantaran kasus ini menyangkut kematian misterius serta pelakunya masih menjadi misteri.

__ADS_1


__ADS_2