My Little Devil

My Little Devil
Pembalasan sebenarnya


__ADS_3

Dijalan utama yang cukup ramai ini terjadi aksi kejar-kejaran Mobil yang membuat masyarakat terganggu bahkan Aparat Kepolisian yang tengah mengamankan jalur lebar ini ikut mengejar mereka semua.


Kecepatan di atas rata-rata itu membuat goresan hitam di Aspal tebal ini dengan angin berhembus kencang menangkap bayangan Mobil-mobil yang saling berpacu bahkan membuat kekacauan.


Pengejaran ini di pimpin oleh Gregor yang sudah memblokir jalan utama dengan penyebaran para anggota mereka yang menunggu di beberapa belokan.


Hanya tinggal satu Mobil lagi yang termasuk susah untuk di tangkap karna yang mengendarainya adalah Keylo anak buah setia Dawson yang tadi tak menyangka Gregor akan mengetahui keberadaanya di sela banyaknya anggota Dawson yang mengecoh.


"Siall! Dia sangat cepat," umpat Keylo sulit untuk menghindar dari Gregor yang terlihat brutal menabrak bagian belakang Mobilnya kala sudah dekat.


Ia membanting Stir ke kiri masuk ke area lingkungan Sekolah yang notabennya banyak anak-anak berkeliaran. Papan pemberitahuan sudah terpampang nyata tapi Kaylo nekat menerobos membuat teriakan ibu-ibu di sekitar sini meruak.


"Toloooong menjauh dari jalanan!!!"


Suara seorang wanita yang segera bergegas menarik Anak-anaknya ke pinggir jalan. Gregor semakin panas karna Kaylo membuat keributan hebat dengan menakuti bocah-bocah kecil itu.


"Dia memang ingin ini!" geram Gregor langsung memuat kemudi ke arah lain membuat Kaylo yang sudah memimpin di depan sana tersenyum pelit dan remeh.


"Hanya sebesar itu kemampuanmu?!" sarkasnya memelankan laju Mobil yang sudah memasuki area yang cukup sempit.


Saat ia lengah tiba-tiba dari arah samping ada Mobil yang melesat cepat menabrak Mobilnya sampai terpental ke Marka jalan membuat beberapa orang yang ada di sekitar tempat ini menjerit kala Mobil Kaylo langsung tergeletak di aspal panas ini dengan asap hitam muncul dari dalam benda baja itu.


Teriakan masa yang cemas tak membuat Gregor gentar. Ia justru menyiapkan pedal lalu meluncur tanpa belas kasih kembali menabrak Mobil itu sampai bergeseran dengan aspal hitam menciptakan cipratan api.


"Tolong hentikan ituuu!!!"


"Apa yang terjadi sebenarnya?!"


Mereka berkerumun melihat kejadian tragis yang terlihat semakin mengenaskan. Kaylo yang ada di dalam Mobil sudah berlumuran darah terjepit kursi dan ikatan Saltbelt yang mencegat pergerakannya.


"T..Tuan!"


Lirih Kaylo mencoba untuk memberi pesan pada Dawson jika mereka sudah tak bisa bertahan lagi disini. Ia perlu bala bantuan untuk menghentikan anggota Maxwell yang menantang brutal penyerangan.


Namun. Ntah setan apa yang merasuki Gregor ia benar-benar marah dan muak dengan yang namanya anggota Black Deamon. Ia berulang kali memojokkan Mobil ini sampai sudah di pastikan Kaylo akan terluka parah.

__ADS_1


"Pak Polisiii!!"


Suara teriakan para manusia di luar sana membuat Gregor menyudahi aksi nekatnya. Ia menekan Earpiece di telinganya untuk menghubungi Jack.


"Aku sudah selesai!"


"Tuan menyuruhmu kembali ke Pabrik! ganti Mobilmu di tempat biasa."


"Aku mengerti!" jawab Gregor lalu melirik ke kaca Spion. Mobil Polisi sudah mendekat di belakang sana hingga Gregor kembali menginjak Gas dengan kecepatan tinggi meninggalkan area tabrakan keras tadi sampai Mobil Polisi itu membunyikan suara panggilan yang keras.


"Cih. Kali ini kau selamat," gumam Gregor yang tadinya sangat berniat untuk membunuh Kaylo tapi ia ingat jika Tuannya hanya memerintahkan untuk membuat Pria itu setidaknya tak sadarkan diri dalam beberapa minggu.


...........


Di tempat yang berbeda. Terlihat jika kedatangan Dawson ke Pabrik milik Maxwell di sambut sangat loyal oleh Pria tampan berjuta pesona itu.


Ia berdiri di dekat Mobilnya begitu juga Dawson yang tadi dengan percaya diri datang kesini dengan kamera yang Maxwell tahu sudah memanah posisinya sedari tadi.


Hawa keduanya sama-sama keras tapi tak ada rona akan berkelahi disini.


Tatapan saling beradu tapi kepercayaan diri Dawson tadi seketika gugur kala mendapatkan pesan dari anggotanya jika mereka sudah di pukul mundur dan Kaylo terluka parah.


Gedung besar dan luas beratus hektar ini menjadi saksi bisu bagaimana Dawson di permalukan dalam pandangan musuhnya.


"Kau perlu sesuatu?" tanya Maxwell dengan kedua tangan ada di dalam saku celananya. Ia yang tampil tanpa Jas terlihat lebih santai dan mempesona membuat awak Media yang tadi tengah menyiarkan secara sembunyi itu sampai terpaku kosong.


"Seperti biasa kau bergerak sangat cepat. Aku kagum dengan cara berpikirmu," puji Dawson santai seperti teman bisnis yang akrab.


"Hm. Aku tahu!" jawab Maxwell santai membuat Dawson tak ingin berlama-lama disini. Rencananya sudah kacau ingin menjebak Maxwell yang nyatanya sudah memasang perangkap lebih dulu di sini.


"Bagaimana dengan Bisnismu?"


"Sangat baik!" jawab Maxwell menoleh ke arah Gedung besar di belakangnya. Mereka tengah ada di depan area Lobby Pabrik dengan Mobil-Mobil pengangkut bekerja di jalur yang berbeda.


Rasanya keberhasilan ini sangat mengguncang karna Dawson tahu aset Perusahaannya belum tentu bisa menyaingi Pabrik-Pabrik produksi Otomotif buatan Perusahaan Maxwell.

__ADS_1


Mendapati raut wajah tak enak Dawson, sudut bibir Maxwell terangkat berjalan mendekat agak tertutup oleh Body Mobil di depannya.


"Belajarlah teliti. Hm?" bisik Maxwell menepuk bahu Dawson yang seketika mengepal tapi ia tersenyum samar penuh kemunafikan.


"Aku akan belajar lebih baik darimu. Saatnya akan segera tiba."


"Aku menunggunya!" jawab Maxwell tegas membuat Dawson mengulum senyum paksa lalu masuk ke Mobilnya.


Ia memberi isyarat pada Media yang ia suruh mengintai tadi agar berhenti ada di lingkungan ini. Hal itu membuat Jirome sangat kesal karna Dawson dengan mudah keluar dari tempat ini.


"Tuan! Ini kesempatan kita untuk membunuhnya!"


Maxwell hanya diam. Ia menatap datar kepergian Dawson yang kali ini sudah mulai menunjukan taring keduanya.


"Tuan! Mereka pergi dan.."


"Tuaaan!!!"


Suara Yello dari arah luar Gerbang tepatnya di balik beton besar dengan kamera ada di tangannya. Ia berlari mendekat kesini menarik kerutan di dahi Jirome.


"Kau..."


"Aku sudah merekamnya!" ucap Yello memberikan kamera itu pada Maxwell yang hanya menatap datar lalu menoleh pada Jirome yang masih bingung.


"Tuan kau.."


"Kirim itu pada Jack! Dia akan membalikan keadaan!" tegas Maxwell dan sontak Jirome langsung mengerti. Ia menatap penuh kagum Maxwell yang membuka Pintu Mobil ini kembali melihat Evelyne yang belum bangun dari tidurnya.


Kenapa aku tak melihat jika Yello juga merekam kejadian tadi? Berarti saat suruhan Dawson mengintai maka Yello juga bersedia merekam momen itu untuk dijadikan berita balasan dengan rumor yang akan mengancam Perusahaan Dawson.


Yeah.. Tuanku memang luar biasa.


Puji Jirome kegirangan. Ia bersemangat mengurus hal ini karna Dawson sudah terlalu percaya diri untuk menghancurkan Tuannya.


....

__ADS_1


Vote and Like Sayang..


Maaf ya baru up.. Soalnya tadi ada urusan say🥲🥰


__ADS_2