PACARKU DOSEN

PACARKU DOSEN
10. Tujuh Turunan


__ADS_3

Cyra bangkit dari duduknya, memutari meja lalu mendekati Zaki.


Zaki hanya diam mengikuti gerak tubuh Cyra yang kini sudah berdiri di hadapannya.


“Pak Zaki yang ganteng, lupakan sebentar soal lubang wc. Agak eneg ngebahasnya. Aku masih ingat pertemuan pertama kali kita. Maaf, kalau aku mengulang lagi.” Cyra nyosor, lagi-lagi mencium bibir Zaki.


Sontak Zaki tergagap, respon tubuhnya kerap membeku setiap kali gadis aneh itu melakukan hal gila itu padanya. Lihatlah, Zaki diam saja. Bahkan hingga dua menit berlalu sampai akhirnya Cyra memundurkan wajahnya.


“Kita pacaran yuk, Pak!”


Eaaaa….. Cyra melancarkan aksi rayuan yang baru sekali dalam seumur hidup ia lakukan. Entah nyali dari mana lagi datangnya hingga ia bisa bersikap senekat itu. mungkin ia baru saja disambet jin kafir yang menghasut supaya berbuat nekat.


Huh, kalau bukan demi kelancaran mata kuliahnya, tujuh turunan pun Cyra tidak akan mau menjatuhkan harga dirinya seperti itu. jika lulus kuliah nanti, awas kamu, Zak! Aku sumpahin nggak bisa makan jengkol lagi. Hah, entah sumpah apa yang Cyra harapkan.


Zaki mengernyit menatap wajah Cyra yang berada sangat dekat dengan wajahnya. Sepertinya sensasi yang baru saja Cyra ciptakan mulai bereaksi. Terbukti Zaki malah terdiam kayak bengong gitu.


Cyra kemudian mengambil kertasnya tugasnya dan menyodorkan kembali ke arah Zaki. “Ini diterima ya, pak.” Cyra penuh permohonan.


Zaki menatap kertas yang sodorkan, kemudian menatap wajah Cyra yang tersenyum sangat manis.


“Saya keluar ya, pak.” Cyra ngibrit keluar ruangan. Syukurlah Zaki tidak memanggilnya untuk kembali mengambil tugas. Artinya usahanya nyosor tadi tidak sia-sia. Tapi kan gawat kalau akhirnya Zaki jadi ketagihan. Ujung-ujungnya marah-marah mulu hanya karena mengharap lambe.


“Lo kenapa, Ra? Ngibrit kayak dikejer setan gitu?” tanya Alfa yang saat itu masih asik mengobrol dengan mahasiswa lain yang sedang mengantri giliran.

__ADS_1


“Nggak pa-pa. lo kenapa masih di sini? Urusan lo kan udah kelar?” Cyra mengalihkan pembicaraan.


“Nungguin lo.”


“Weh? Ngapain mesti nungguin gue?”


“Pengen tau hasilnya aja.”


“Loloslah.” Cyra menepuk dadanya penuh pecaya diri.


“O ya?” Alfa mengacungkan dua jempol. “Hebat! Keren!”


“Siapa dulu?” Cyra mengepalkan tangan dan mengarahkan tinju tersebut kepada Alfa. Langsung diambut dengan kepalan yang sama oleh Zaki hingga dua kepalan tangan itu beradu pelan.


Cyra melenggang meninggalkan koridor kampus diiringi oleh Alfa.


***


“Cyra, temenmu nungguin, tuh!” Andini mengetuk pintu kamar Cyra.


Cyra tersenyum lebar. “Ahaa…” Cyra yang sedang duduk di meja belajar pun menjentikkan ibu jari. Ia mengumpulkan buku-bukunya serta membawa pena kemudian meninggalkan meja belajarnya, menghambur keluar kamar. Melintasi mamanya yang sedang menuruni anak tangga.


“Alfa ya, Ma?” tanya Cyra sambil terus berlari kecil menuruni anak tangga.

__ADS_1


“Iya,” jawab Andini yang sudah sangat mengenal Alfa. Mahasiswa setingkat Cyra yang dikenal berprestasi dan sopan santun. Setiap kali datang ke rumah tidak pernah absen membawa buah tangan, baik buah-buahan atau pun kue. Sebagai orang tua, Andini merasa cukup tersanjung atas kemurahan hati Alfa. Bukan nilai barang yang dibawa yang menjadi tolok ukur kemurahan hati orang lain, tapi iktikad baiknya.


Cyra tersenyum lebar menatap Alfa yang duduk manis di sofa ruang tamu. Dialah yang menelepon Alfa dan meminta pria itu datang untuk membantu mengerjakan tugas yang diberikan oleh Zaki. Untung saja Alfa menyetujui. Dia datang bahkan membawa buah tangan. Manusia yang memiliki otak pintar mayoritas memang baik hati, jarang-jarang ada orang berprestasi tapi begajulan. Contohnya Alfa. Jika ada teman yang membimbing, kemungkinan Cyra tidak lagi melakukan kesalahan dalam setoran tugasnya. Ngomongin soal tugas, Cyra agak lega karena Zaki tidak lagi membahas masalah itu. Artinya tugas sebelumnya sudah clear. Sekarang tinggal memikirkan setoran tugas berikutnya. Ia terpaksa harus mengandalkan Alfa, otak Alfa kan encer. Nggak kayak yang lainnya, beku alias bebel.


** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** ** **


T o b e c o n t i n u e d


A u t h o r N o t e :


N g g a k l u p a a k u i n g e t i n


j a n g a n l u p a k l i k t o m b o l l i k e .


D u k u n g p e n u l i s y a h.


S u k a n g g a k s a m a ceritanya?


K a l a u s u ka k l i k like dwongs.


K a l a u a d a tip koin, boleh disumbangin buat cerita ini.


W k W k W k W k..

__ADS_1


L o v e ,


E m m a S h u


__ADS_2