PACARKU DOSEN

PACARKU DOSEN
73. Unsur Cinta


__ADS_3

“Cie cieee…..”


“Suit suiiit…”


“Uhuk uhuk….”


Terdengar bermacam-macam suara riuh anak-anak menanggapi interaksi antara Zaki dan Cyra. Meski sebenarnya kejadian itu hanya sekilas dan Zaki langsung melepas tubuh Cyra, namun kejadian itu meninggalkan kesan berbeda di mata anak-anak. Apa lagi tatapan mata antara Zaki dan Cyra mengandung unsur berbeda, ada unsur kasmaran yang tertangkap oleh anak-anak. Sebenarnya tatapan Zaki terlihat biasa saja, dia sungguh mampu terlihat professional saat berstatus menjadi dosen. Tapi pandangan mata Cyra terlihat jelas memancarkan aura cinta yang membuat anak-anak menatap iri.


Cyra bergegas duduk ke kursinya.


Zaki mengetukkan ujung pena ke meja kuat-kuat saat terdengar suara gaduh anak-anak mengomentari kejadian barusan.


“Apa materi bisa kembali dilanjutkan?” Tatapan Zaki mengedar tegas ke seisi ruangan.

__ADS_1


“Bisaa..” sahut sebagian mahasiswa.


“Anggap yang tadi itu intermezzo.” Zaki mengulas senyum setelah mengucapkan kalimat itu, membuat para gadis semakin gemas melihatnya.


Anak-anak tertawa menanggapi kalimat yang diucapkan Zaki.


Sungguh beruntung Cyra memiliki pacar seperti Zaki, para ladies sangat ingin berada di posisi Cyra. Bukan lagi rahasia, hubungan antara Zaki dan Cyra sudah menjadi bahan pembicaraan anak-anak di kampus sejak lama. Sekarang hubungan mereka semakin santer digosipin sesaat setelah beberapa menit Zaki kembali menginjak kampus itu sebagai dosen. Antara positif dan negatif, tanggapan menyerbu dari berbagai pihak.


Well, bukan hanya sekedar pengakuan Cyra saja yang menjadi bahan pertimbangan dekan untuk kembali menarik Zaki ke kampus itu, tetapi juga performa dan dedikasi Zaki sebagai dosen yang tidak diragukan lagi.


Sebelum meninggalkan kelas, diujung pertemuan, seperti biasa Zaki memberikan tugas seabrek yang membuat anak-anak melongo dan berujung pada gerutuan tak jelas. Namun seperti biasa, Zaki akan mencatat siapa saja yang menggerutu atau bahkan protes.


“Nama-nama yang tercatat ini akan mendapat pengurangan nilai!” tegas Zaki membuat naka-anak membungkam.

__ADS_1


Di kampus, dosen jadi raja. Nasib jadi mahasiswa memang harus nurut. Kalau enggak, nilai jadi taruhan.


Bahkan siap-siap saja nyembah-nyembah dosen supaya tidak mengulang mata kuliah. Kan bisa jenggotan di bangku kuliah kalau nggak lulus-lulus juga. Siapa yang tanggung jawab kalau jadi perjaka atau perawan tua gara-gara nggak lulus-lulus di bangku kuliah?


***


Cyra sibuk memikirkan gossip yang beredar di kampus. Kira-kira apa dampak dari hubungan antara dirinya dan Zaki yang berstatus mahasiswi dan dosen? Akankah mereka mendapat teguran dari dekan kalau ketahuan pacaran? Ataukah lagi-lagi Zaki dikeluarin dari kampus karena macarin mahasiswinya?


Huh… Kenapa pikiran Cyra jadi seruwet ini? Apa karena dia takut jauh dari Zaki? Ah, Cyra kebanyakan mikir. Sampe-sampe urusan gossip pun menjadi beban pikiran.


Sebenarnya boleh nggak sih mahasiswi pacaran sama dosennya? Denger-denger, hal itu akan membuat dekan berang dan hasilnya akan mengerikan, dekan mengeluarkan orang-orang yang terlibat. Kalau memang benar begiti, Zaki dan Cyra akan kembali berurusan dengan dekan. Kali ini dengan masalah baru yang jauh lebih serius.


Cyra melangkah menuju ruangan Zaki. Ia ingin menemui Zaki sebelum pria itu meninggalkan kampus. Ada banyak hal yang ingin Cyra tanyakan pada Zaki.

__ADS_1


TBC


__ADS_2