
Satu bulan telah berlalu sejak Zaki keluar dari rumah sakit. Semenjak itu, Cyra jarang bertemu dengan Zaki karena kekasihnya itu sedang sibuk-sibuknya mengurus masalah Alfa ke pihak yang berwajib.
Setiap hari Zaki selalu setor hasil perkembangan kasus itu kepada Cyra melalui whatsApp. Bukan itu saja, Zaki juga kerap menelepon Cyra dimanapun dia berada, menanyakan kabar, mengajak ngobrol, dan menceritakan banyak hal yang terjadi padanya pada saat persidangan dan lain sebagainya.
Sekarang, Alfa sudah berada di balik jeruji besi, dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Cyra sama sekali tidak pernah membesuk Alfa untuk sekedar menanyakan apa yang ada di pikiran pria itu hingga bisa sekejam itu terhadap Zaki, sebab Zaki tidak mengijinkan Cyra menemui Alfa.
Saat ini Cyra sedang sibuk-sibuknya menyusun skripsi. Dia pun tidak memiliki banyak waktu untuk Zaki. Alhasil keduanya hanya bisa mengobrol via ponsel. Dan waktu yang paling sering mereka gunakan untuk mengobrol adalah malam hari. Saat itulah mereka memiliki waktu istirahat dan melepas beban masing-masing, saling crhat satu sama lain.
Malam ini, Cyra memasuki kamar. Sekilas manik matanya menatap jam dinding, pukul 10.20 pm. Ia menggendong boneka beruang yang ukurannya lebih besar dari tubuhnya dan meletakkannya ke atas kasur.
Perutnya terasa kenyang setelah menghabiskan makan malam bersama kedua orang tuanya. Dia tersenyum menatap ponsel yang tergeletak di atas kasur. Benda itu selalu mengingatkannya dengan Zaki.
Cyra menghempaskan tubuh di kasur dengan posisi menelungkup dan membuka pola ponsel. Ia membelalak melihat tiga panggilan tak terjawab, dua pesan, dan tiga chat dari satu nama, Zaki.
Astaga. Zaki nelepon sejak tadi. Cyra segera membuka pesan dari Zaki.
Zaki
Kemana?
__ADS_1
Kok gk jawab telepon?
Zaki
Ketemuan ya.
Kutunggu di samping rumahmu
Setelah itu, Cyra mengecek chat dari Zaki.
Zaki
Zaki
Mulai besok kubantu. Mau gk?
Zaki
Ya udah, gk jadi. Kelamaan
__ADS_1
Cyra menepuk jidatnya sendiri, pesan dikirim setengah jam yang lalu. Zaki mulai sewot. Itu penyakit nggak bisa ilang meski udah nggak sadar selama sakit di rumah sakit apa ya? jangan dibatalin dong, Zaki. Aku mau banget dibantuin sama kamu biar cepet kelar dan cepet wisuda.
O ya, apakah Zaki masih berada di samping rumah? Cyra langsung menekan nomer Zaki untuk meneleponnya. Zaki tidak menjawab sampai nada dering putus.
Ya ampun, kok nggak diangkat sih? Balas dendam kali yah?
Cyra berlari keluar kamar sembari menempelkan ponsel ke pipi menelepon Zaki. Sesampainya di luar, Cyra langsung menuju ke samping rumah. Kursi taman samping rumah tempat mereka dulu pernah duduk berdua, tidak ada orang.
Yaah... Zaki udah pergi. Cyra kecewa.
***
Ayo guys, dukung cerita ini dengan klik detil cerita PACARKU DOSEN. Lalu klik aja gambar bertuliskan happy new years seperti yang kukasih tanda panah pada gambar di bawah, kemudian ucapkan selamat tahun baru di sana. Yang baca PACARKU DOSEN tuh ratusan ribu tapi yang ngasih ucapan Cuma dua ratusan doang, sedih aku tuh. 😭😭
Liat aja contoh gambar di bawah ini, klik aja gambar yang kuksaih panah dan ucapin selamat tahun baru di sana :
Ingat, ngucapin selamat tahun barunya bukan di kolom komentar cerita ini, yah. Tapi di gambar yang kutunjuk pake panah itu. Makasih yang udah pada ngucapin.
__ADS_1