
“Jangan-jangan Faiz dapet video itu dari lo, ya?” tuduh Cyra sambil mengacungkan jari telunjuk ke muka Kiwol.
“Faiz emangnya juga punya koleksi video yang sama, ya?”
“Faiz tuh ngancem Pak Zaki bakalan ngelaporin ke dekan soal video itu. Masalahnya, Faiz dendam setelah Pak Zaki ngehajar Faiz.”
“Emang kenapa Pak Zaki ngehajar Faiz?”
“Faiz hampir berbuat kurang ajar sama gue dan dipergoki sama Pak Zaki. Akhirnya Faiz beneran ngelaporin Pak Zaki ke dekan sampe akhirnya Pak Zaki dikeluarin dari kampus. Lo tau kasus itu, kan?”
“Wah wah, gue sama sekali nggak tahu soal pelaporan yang sampe ngelibatin video segala. Video ini kan Cuma koleksi gue doang, nggak gue kasih ke siapa-siapa, kok.” Kiwol membela diri.
“Jangan boong!”
“Serius! Berani kesamber geledek bareng-bareng, deh.”
Cyra geleng-geleng kepala. Manusia langka seperti Kiwol memang perlu dilestarikan, pinter banget bikin orang senam jantung.
“Ya udah, kita pulang, yuk. Biar Cyra bisa istirahat,” ajak Alfa dan diangguki oleh Rere dan Kiwol.
Mereka keluar kamar dan bertemu dengan kedua orang tua Zaki dan juga kedua orang tua Cyra di ambang pintu. Tidak ada Zaki diantara empat manusia itu.
Alfa berpamitan pulang pada kedua orang tua Cyra mewakili teman-temannya.
Sementara kedua orang tua Zaki memasuki kamar untuk menjenguk keadaan Cyra. Setelah memastikan keadaan Cyra baik-baik saja, kedua orang tua Zaki pun berpamitan pulang. Cyra menatap kepergian kedua orang tua Zaki dengan pandangan kecewa. Kenapa tidak ada Zaki diantara mereka? Kenapa Zaki tidak ikut melihat kondisi Cyra? Apa yang salah dengan Cyra? Zaki kenapa, sih?
***
Zaki merebahkan tubuh ke atas spring bed. Kepalanya beralaskan dua telapak tangan yang ditumpuk menjadi satu. Kata-kata Andini terngiang di telinganya. Andini begitu mengagumi Alfa. Bahkan menginginkan Alfa menjadi calon pendamping hidup Cyra.
Zaki meraih ponsel saat benda pipih itu menimbulkan bunyi. Ada pesan dari Cyra.
Cyra
Halo Banteng, kenapa tadi mukanya ditekuk?
Apa ada yg salah sama pestaku?
Zaki tidak membalas. Sepuluh menit kemudian, ada pesan masuk lagi, masih dari nama yang sama., Cyra.
Cyra
__ADS_1
Kok, gak dibales?
Aku beneran ada salah, ya?
Zaki akhirnya menyerah. Ia tidak tega jika harus PHP-in cewek semenggemaskan Cyra. Muka Cyra pasti manyun jika dicuekin.
Zaki mulai mnegetik pesan dan mengirimkannya kepada Cyra.
Zaki
Kamu gak ada salah apa-apa
Jangan baper
Cyra
Lah, trus ngapa dong kok kamu kayak beda gitu
Aku tuh ngeliat wajahmu nggak kayak biasanya
Zaki
Kenapa?
Cyra
Huaha haaa…
Trus soal lamaran yang kamu bilang itu gimana?
Zaki
Lamaran apa?
Lamaran kerja?
Masih diproses sama pihak kampus.
Cyra
Zaki ih
__ADS_1
Bukan lamaran kerja
Katanya kamu mau ngelamar aku pas hari ulang tahunku
Mana?
Zaki
Masih ada hari esok
Cyra
Nggak berani ya?
Makanya mukamu keliatan kaku gitu?
Ha haa…
Zaki
Gak usah cemas,
Cuma kamu kok cewek yang aku sayang
Cyra
I love you
Zaki
Suka nggak sama kado pemberianku?”
Cyra
Boneka kucing warna biru kan?
Suka bangeeeet…
Beneran, ini langsung kupeluk buat temen tidur.
Boneka kucing? Zaki mengernyit. Isi kado yang dia berikan untuk Cyra bukan boneka kucing. Tapi boneka panda warna biru. Warnanya memang sama, tapi kenapa jadi berubah boneka kucing?
__ADS_1
TBC
klik like yak