PACARKU DOSEN

PACARKU DOSEN
182. Mengenang


__ADS_3

Cyra menatap dada bidang Zaki yang polos. Namun setelahnya Cyra memalingkan wajahnya yang memanas dan mencari objek pemandangan lain saat suaminya itu melepas ikat pinggangnya.


Debaran jantung Cyra kian menggila merasakan situasi yang menurutnya gila itu. Ya Tuhan, Cyra tidak bisa lagi menjabarkan perasaan yang ia rasakan saat itu. Ia sangat bahagia, namun juga sangat gugup.


Benar apa kata teman-temannya, laki-laki memang tidak sabaran, dan satu lagi agresif. Sama halnya dengan Zaki, dia bukan saja hanya sekedar agresif, tapi sangat sangat dan sangat agresif serta tidak sabaran. Bahkan piyama Cyra sobek karena ulah pria itu. Ini baru kali pertamanya, bagaimana jika beberapa adegan di malam-malam berikutnya, mau berapa piyama milik Cyra yang akan sobek?


Meski begitu, Cyra bahagia merasakan perlakuan lembut Zaki yang begitu memanjakannya. Pria itu sangat lembut dalam melakukan kegiatannya, namun juga terkesan tidak sabar dan terburu-buru. Zaki kerap membisikkan kata-kata cinta, mengecupi wajah Cyra, juga mengelus kening Cyra setiap kali wanitanya itu menjerit dan mengaku tidak sanggup melanjutkan. Dan berkat keahlian Zaki dalam membujuk dan memanjakan Cyra dengan kecupan dan elusan, Zaki berhasil melepas hasratnya dan gol. Ia lulus masa ujian sebagai seorang suami.

__ADS_1


***


Pagi harinya, tepatnya jam lima. Cyra masih terbaring lemah di kasur, tubuhnya terasa pegal semua. Matanya melirik Zaki yang tidur dengan satu lengan memeluk tubuh Cyra. Zaki tampak sangat pulas, kepalanya nyender di pundak Cyra.


Cyra memejamkan mata erat mengingat kejadian indah tadi malam yang berlalu selama entah berapa jam lamanya dan berhasil membuat ranjang berantakan. Betapa mengesankan dan mendebarkan mengingat peluh yang membasahi tubuh Zaki. Ia ingat bagaimana Zaki memperlakukannya sangat romantis. Pria itu berkali-kali mengucapkan kata cinta, mengelus pipinya, mengecupi wajahnya saat momen yang menegangkan itu berlangsung dengan dahsyatnya.


Kini, Cyra membuka mata dan menggigit bibir bawah teringat Zaki yang begitu atraktif dan seakan bermain sendirian. Pria itu mendominasi keadaan. Bahkan mengulang kejadian itu entah berapa kali hingga Cyra kesulitan tidur karena merasakan segalanya yang menjadi tak karuan. Baik fisik maupun batin, rasanya tak menentu.

__ADS_1


Mata Cyra bergerak menatap pundak Zaki yang masih polos, apa Zaki tidak kedinginan? Suhu kamar sangat dingin akibat AC yang temperaturnya rendah. Sengaja mereka mengatur suhu tubuh di temperatur paling rendah karena tadi malam mereka dibasuh keringat, layaknya mandi keringat.


Muka Cyra merah merona setiap kali mengingat pengalaman terindah yang Zaki berikan di malam pertamanya. Cinta benar-benar dahsyat, mampu membuat situasi batin menjadi berubah warna.


***


TBC

__ADS_1


Banyak yang minta malam pertama Zaki dan Cyra disuguhkan dengan hot dan diceritakan dengan detil. Tapi maaf, aku nggak bisa. Aku mesti cut adegan mereka karena cerita ini ikut lomba, dan dalam lomba tersebut, salah satu syaratnya adalah tidak ada adgean eak-eaknya alias kikuk-kikuk. Jadi aku nggak bisa tampilkan. Maaf.


Bayangin sendiri-sendiri aja ya gimana panasnya Zaki yang supar romantis namun agresif dan nggak sabaran saat memperlakukan Cyra yang polos, ceroboh dan super kikuk itu. Wk wk wk… Kalian bebas ngebayanginnya. He heee…


__ADS_2