
Shin, Guei, dan Luo masih terbang menuju wilayah Elf dengan kecepatan tinggi, Xun juga sudah bangun.
Awalnya gadis itu bingung dengan apa yang terjadi namun setelah dijelaskan, Xun akhirnya paham.
Mereka berempat sudah terbang selama hampir 3 minggu, dan akhirnya mereka bisa melihat dari kejauhan wilayah para Elf.
Terlihat sebuah lapisan dinding formasi raksasa yang melingkupi wilayah yang sangat luas.
"Shin, kita sebentar lagi akan sampai di wilayah Elf, yang kau lihat didepan sana adalah formasi raksasa yang diciptakan tuan Qing Juan dimasa lampau! Formasi raksasa itu bernama Formasi Dewa Langit, bahkan kultivator tingkat Martial God tidak bisa menghancurkannya!"
"Jadi itukah wilayah Elf, benar-benar luas" Shin merasa kagum melihat wilayah Elf yang begitu luas, bahkan jangkauan dari formasi raksasa itu lebih besar dari Formasi 4 Arah Mata Angin yang diciptakan Qing Zhizun untuk melindungi Sekte Pedang Ilahi.
Shin juga memperkirakan jika Formasi Dewa Langit itu lebih kuat dari Formasi 4 Arah Mata Angin.
Jelas sekali karena Formasi Dewa Langit diciptakan oleh Qing Juan saat dia masih hidup, sedangkan Formasi 4 Arah Mata Angin diciptakan oleh Qing Zhizun saat dia hanyalah seorang jiwa saja, terlebih saat itu Kekuatan Qing Zhizun sudah sangat lemah.
Sebagai seorang ahli formasi, Shin sangat penasaran dengan Formasi Dewa Langit itu, dia ingin melihat dari dekat dan memeriksa formasi macam apa itu sebenarnya.
"Saudara Shin, aku yakin kau akan betah tinggal di disana nantinya! Ras Elf selain dikenal dengan kecantikan yang tidak tertandingi, makanan dari ras kami juga tidak terkalahkan!" ucap Luo.
Shin menaikkan alisnya "Aku tertarik dengan makanannya, mungkin aku harus harus mencobanya nanti!"
Walaupun sebenarnya Shin juga tertarik melihat wanita cantik dari ras Elf, karena hal itu memang sesuatu yang ingin dilihat Shin dari dulu, namun Shin sekarang lebih tertarik dengan makanan ras Elf.
Karena menurut Shin, Xun pastinya adalah gadis paling cantik dari ras Elf, jadi Shin tidak terlalu tertarik untuk melihat wanita Elf lainnya.
"Kalau begitu saudara Shin harus mencoba masakan Xun'er, karena masakan Xun'er dikenal sebagai yang paling enak di wilayah Elf!" ucap Luo.
Shin menoleh kearah Xun "Memangnya gadis ini bisa masak?" Shin menunjuk Xun dengan jari jempolnya.
Xun mendengus kesal mendengar perkataan Shin yang jelas meremehkan dirinya "Huh! Jika kau merasakan masakan ku maka aku yakin kau tidak ingin makan makanan lainnya selain masakan ku nanti!" Xun berkata dengan penuh percaya diri, sambil menatap sinis kearah Shin.
__ADS_1
"Sebenarnya aku juga bisa memasak, jadi Xun, bagaimana jika kita bertanding dengan memasakan! Yang kalah akan menuruti satu keinginan yang menang!" Shin berkata sambil tersenyum.
Xun tersenyum lebar mendengar hal itu, dia yakin tidak ada yang bisa menandingi rasa dari masakannya.
"Baiklah aku setuju, aku harap kau tidak mengingkari perkataan mu!"
Shin juga tersenyum, memiliki keyakinan yang sama dengan Xun, tidak ada yang bisa menandingi rasa dari masakannya.
Luo menepuk bahu Shin "Saudara Shin, kau terlalu berlebihan dengan hal itu! Jika kau kalah nanti bagaimana jika Xun'er meminta permintaan aneh yang tidak bisa kau turuti?"
"Kau terlalu meremehkan ku saudara Luo! Kau belum tau saja jika masakan ku adalah yang terbaik diantara masakan manusia! Jadi aku ingin melihat siapa yang akan menang jika Xun dan aku bertanding!" Shin berkata dengan penuh percaya diri.
Luo membuka mulutnya dengan alis terangkat, tidak menyangka jika Shin adalah koki terbaik diantara para manusia.
"Jika memang begitu aku jadi tidak sabar ingin mencoba masakan saudara Shin!" ucap Luo.
"Kenapa kakak seperti lebih mendukung Shin dari pada aku, dan sejak kapan kalian menjadi begitu dekat" Xun terlihat kesal.
Wajah Xun memerah karena mengetahui arti dari kata-kata Lui barusan, dia pun memalingkan wajahnya membuat Luo terkekeh.
"Ya, jika kau siap menjadi yang kedelapan maka aku tidak keberatan menerima mu!" ucap Shin membuat mereka semua menoleh kearahnya.
"Yang kedelapan? Maksud mu kau sudah memiliki 7 istri?" Luo bertanya dengan ekspresi yang tidak menentu.
"Ya, sebenarnya bukan istri, tapi masih calon istri!" jawab Shin dengan santai, lalu melihat ekspresi ketiga Elf itu "Apakah ada yang aneh dengan hal itu?"
"Apakah manusia memang sudah biasa dengan hal itu? Memiliki banyak pasangan?" Guei bertanya dengan penasaran.
"Ya, bisa dibilang seperti itu, tapi itu hanya dikhususkan untuk pria! Seorang pria yang memiliki status atau bakat tinggi biasanya akan memiliki lebih dari satu istri" jawab Shin kemudian melanjutkan "Tapi ada juga yang setia pada satu pasangan, itu pun dengan alasan tertentu!"
Shin teringat pada Chu Yan yang memang memiliki bakat tinggi, namun tidak berani menambah pasangan karena takut pada Li Yuwen.
__ADS_1
"Memangnya apakah Elf tidak memperbolehkan hal semacam itu?" Shin kali ini bertanya.
"Sebenarnya tidak ada larangan tentang memiliki banyak pasangan, namun kami para Elf sangat menjunjung tinggi yang namanya kesetiaan terhadap satu pasangan! Jadi kami tidak pernah berpikir untuk memiliki banyak pasangan! Jika seorang Elf sudah jatuh cinta pada seseorang, maka akan sulit untuk melupakannya!" Guei menjawab pertanyaan Shin.
"Lalu kau sendiri bagaimana saudara Luo? Apakah kau sudah memiliki kekasih?"
"A..itu..." Luo menggaruk kepalanya lalu dengan malu-malu menjawab "Sebenarnya aku masih belum memiliki kekasih"
"Hahaha! Sebenarnya Luo'er sudah menyukai seorang gadis, namun dia selalu malu-malu untuk menyampaikan perasaannya!" Guei tertawa.
Luo terkejut mendengar itu "Ayah, dari mana kau mengetahui hal itu?" wajah Luo memerah, tidak menyangka jika ayahnya mengetahui rahasianya.
"Tentu saja dari ibu mu"
"Dari mana ibu mengetahuinya?"
"Apa kau tidak tau jika ibu mu selalu mengawasi mu"
Luo tidak bisa berkata-katat setelah itu.
"Jadi kakak sudah memiliki wanita yang dia sukai! Siapa? Kenapa tidak pernah cerita pada ku?"
Luo tidak tau harus menjawab apa, karena sekarang dia benar-benar malu.
Shin menepuk bahu Luo "Saudara Luo, kau terlalu payah kalau soal wanita! Nanti aku akan mengajari mu caranya, dan aku yakin kau pasti akan mendapatkan wanita yang kau sukai itu!"
"A.. baiklah" hanya itulah jawaban yang terpikirkan oleh Luo.
"Kita sudah sampai, lebih baik kita segera bergegas menuju istana kerajaan dan menyembuhkan kakek!" ucap Xun.
Mereka pun mendarat mulus ditanah.
__ADS_1