Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
61. Usaha Yang Sia-Sia


__ADS_3

Tubuh Xu Xuan dan Xu Huang bergetar saat melihat Qing Zhizun yang menghilang sepenuhnya.


Dewa Formasi yang sangat mereka kagumi mengorbankan dirinya untuk keselamatan banyak orang.


Semua anggota Sekte Pedang Ilahi melihat kejadian itu, hanya beberapa orang saja yang mengetahui jika sosok yang mengorbankan dirinya tadi adalah Dewa Formasi.


Mereka hanya bisa melihat dari bawah, mereka paham jika ikut dalam pertarungan itu hanya akan menjadi beban saja.


Ling yang melihat dengan jelas pengorbanan Qing Zhizun, menutup mulutnya dengan air mata yang keluar.


Kabarnya orang bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya.


Saat ini Xu Xuan dan Xu Huang berada di bagian dalam dinding formasi, sedangkan Lui Meiyu dan dua tetua berada di bagian luar dinding formasi, masih terikat susunan formasi yang sebelumnya diciptakan Qing Zhizun.


"SIALAN!" Lui Meiyu berteriak marah, berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari jeratan formasi itu, namun sangat sulit.


Namun tiba-tiba jeratan formasi itu melemah, semakin lama semakin melemah sampai akhirnya formasi itu bisa dihancurkan oleh Lui Meiyu, begitu juga dengan Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo.


Lui Meiyu menatap penuh kebencian kearah Xu Xuan dan Xu Huang.


"Apa kalian pikir bisa menghalangi ku hanya dengan dinding formasi lemah seperti ini!" Lui Meiyu berteriak, kemudian memusatkan energi Qi yang kuat pada kepalan tangannya.


"Pukulan Dewa Perang!!" Lui Meiyu melakukan gerakan memukul.


Pukulannya seketika mengeluarkan gelombang energi kuat berwarna ungu, mengarah pada dinding formasi.


*BOOOOMMMM...!!


Ledakan keras terkejut membuat Sekte Pedang Ilahi mengalami sedikit guncangan.


"Apa?!" Lui Meiyu terkejut melihat dinding formasi yang masih utuh, terlihat tidak mengalami kerusakan sedikit pun setelah menerima serangan dahsyat yang dia keluarkan.


Padahal tadi dia menggunakan kekuatan penuh dari Pukulan Dewi Perang miliknya, nun masih tidak mampu memberikan goresan pada lapisan dinding formasi.


Lui Meiyu tidak menyangka lapisan dinding formasi ini akan begitu keras dan kokoh.


Namun setelah dipikir jika formasi ini diciptakan oleh Qing Zhizun sang Dewa Formasi maka wajar saja begitu kuat, malah akan aneh jika dapat dihancurkan dalam sekali serangan.


"Jika tidak bisa dihancurkan dalam sekali serang maka akan ku serang berkali-kali!" Lui Meiyu kali ini memusatkan energi Qi pada kedua kepalan tangannya.


Dengan kecepatan tinggi, Lui Meiyu memukul udara berkali-kali, mengeluarkan gelombang energi warna ungu disetiap pukulannya.


*BOOOOMMMM...!!


*BOOOOMMMM...!!


*BOOOOMMMM...!!


Ledakan keras terus terjadi saat gelombang energi mengenai lapisan dinding formasi.

__ADS_1


Kali ini seluruh Sekte Pedang Ilahi mengalami guncangan yang lebih keras.


Semua orang merasa ngeri melihat kekuatan Lui Meiyu, hanya dengan satu pukulan itu saja sudah bisa meratakan sebuah gunung, dan itu dikeluarkan berkali-kali tanpa henti.


Namun disaat yang bersamaan mereka semua juga kagum dengan kekuatan lapisan dinding formasi yang begitu kokoh.


Bahkan tidak mengalami kerusakan setelah mendapatkan serangan beruntun tanpa henti seperti itu.


Entah sudah berapa serangan yang Lui Meiyu keluarkan, Samapi akhirnya dia berhenti melancarkan serangan.


Mata Lui Meiyu melebar setelah melihat lapisan dinding formasi yang masih tidak mengalami kerusakan, bahkan tidak terdapat bekas goresan sedikitpun.


Lui Meiyu tidak bisa lagi berkata-kata, tangannya terkepal erat.


Apakah dia akan gagal untuk menjalankan misi dari Dewa Siluman untuk mendapatkan kembali dua gadis bertubuh khusus itu.


Selama ini Lui Meiyu selalu menjalankan misi dari Dewa Siluman dengan sangat baik dan tanpa kegagalan.


Jadi dia tidak akan menerima jika dia gagal dalam misi kali ini.


Lui Meiyu mengeluarkan pedang tingkat suci miliknya, lalu memusatkan energi Qi yang sangat besar pada pedangnya.


Pedang hitam ditangan Lui Meiyu langsung berubah menjadi ungu, bilah pedang itu kemudian dengan cepat membesar dan memanjang sampai ratusan meter.


Lui Meiyu mengangkat pedang itu, lalu memegang gagangnya dengan kedua tangan.


"HYAAAAAA!!" dia kemudian melakukan tebasan kuat secara vertikal dari atas kebawah, menebas dinding formasi.


*BOOOOMMMM.......!!!


"Formasi macam apa ini? Sangat keras!" gumam Lui Meiyu saat melihat lapisan dinding formasi masih utuh seperti sedia kala.


Lui Meiyu menoleh kearah Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo yang dari tadi hanya menonton saja.


"Apa yang kalian berdua lakukan?! Cepat hancurkan formasi sialan ini!!" Lui Meiyu membentak dengan ekspresi kemarahan.


"Baik Master Sekte!" tanpa berani membantah mereka berdua langsung menjalankan perintah Lui Meiyu.


Mereka berdua mengeluarkan serangan terkuat masing-masing, berusaha menghancurkan lapisan dinding formasi.


Namun setelah hampir satu jam, lapisan dinding formasi itu masih tidak mengalami kerusakan.


Jangankan kerusakan, bahkan goresan kecil saja tidak ada.


Mereka bertiga benar-benar terkejut, tidak menyangka setelah hampir satu jam menyerang sekuat tenaga, masih tidak mendapatkan hasil yang mereka inginkan.


Lui Meiyu mengepalkan tangannya dengan erat.


"Serang lagi! Aku tidak percaya dinding formasi ini bisa bertahan lama!!" Lui Meiyu kembali melancarkan serangannya, bersama dengan Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo.

__ADS_1


Ledakan-ledakan keras terus terjadi tanpa henti saat serangan ketiga orang itu membentur dinding formasi.


Namun setelah lebih dari setengah energi Qi mereka habis, hasilnya tetap sama seperti sebelumnya.


Sungguh usaha yang sia-sia, sama sekali tidak berguna, dinding formasi ini terlalu kuat.


"Sebenarnya seberapa kuat dinding formasi ini?" Sekarang Lui Meiyu merasa jika dengan kekuatannya saat ini tidak akan mampu menghancurkan formasi ini, sekeras apa pun dia berusaha.


Sementara itu, di bagian dalam dinding formasi, Xu Xuan dan Xu Huang dari awal melihat usaha ketiga orang itu menghancurkan dinding formasi.


Mereka berjarak beberapa puluh meter dari dinding formasi, melihat bagaimana dahsyatnya serangan yang ketiga orang itu keluarkan.


Mereka berdua sempat berpikir jika dinding formasi ini akan hancur, namun ternyata kekuatan formasi ini diluar perkiraan mereka.


Pengorbanan Qing Zhizun sepertinya tidak akan sia-sia.


"Adik, sepertinya giliran kita untuk menyerang" Xu Huang menoleh kearah Xu Xuan.


"Ya, aku juga ingin melihat seperti apa Kekuatan dari Formasi 4 Arah Mata Angin yang tua Dewa Formasi ciptakan!" balas Xu Xuan.


Mereka berdua kemudian melakukan segel tangan secara bersamaan dan dengan segel tangan yang sama.


Sesaat kemudian, terdengar suara dengungan yang dikeluarkan dari dinding formasi.


"Mata Angin Timur : Dewa Naga Halilintar!"


Sebuah lingkaran susunan formasi raksasa tercipta di bagian luar dinding formasi, sangat cepat lingkaran formasi itu mengeluarkan raungan keras, bersamaan dengan keluarnya naga petir raksasa dari lingkaran formasi itu, meraung keras, meliuk-liuk kearah Lui Meiyu dan tiga tetua.


Lui Meiyu dengan cepat menciptakan sebuah lingkaran raksasa warna ungu yang sama besarnya dengan lingkaran formasi itu.


Naga petir raksasa pun masuk kedalam lingkaran itu, lebih tepatnya tersedot masuk kedalam lingkaran itu.


Itu adalah teknik yang sama seperti yang Lui Meiyu gunakan sebelumnya saat melawan Shin.


Naga petir masih terus masuk kedalam lingkaran raksasa, masih belum terlihat ekor dari naga itu, mungkin baru seperempat badan naga petir yang masuk.


Ekornya sepertinya masih jauh berada didalam lingkaran formasi, masih terus keluar.


Lui Meiyu sudah mulai kesusahan untuk menahan energi yang terus masuk kedalam lingkaran yang dia ciptakan.


Lingkaran itu memang bisa menyerap energi, namun masih pada batas tertentu, jika energi yang masuk melebihi kapasitas yang bisa Lui Meiyu tahan, maka lingkaran itu akan mengeluarkan ledakan keras.


Lui Meiyu berusaha sekuat tenaga menyerap naga petir, sampai akhirnya naga petir raksasa sepenuhnya terserap oleh lingkaran ungu.


Namun tiba-tiba, lingkaran ungu itu mengeluarkan gelombang energi kuat.


"Menjauh!" teriak Lui Meiyu, dengan cepat bergerak menjauh bersama Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo.


*BOOOOMMMM.......!!!!

__ADS_1


Lingkaran ungu itu pun meledak keras karena tidak sanggup menahan energi dari naga petir.


__ADS_2