Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
71. Mencoba Kekuatan Naga


__ADS_3

Shin mendengarkan cerita Long Yu Zhong tanpa memotong, ekspresinya berubah-ubah saat mendengar cerita Long Yu Zhong.


Keberadaan benua lain adalah hal yang masuk akan bagi Shin, karena dunia lain saja ada apa lagi hanya sekedar benua.


"Meskipun aku tidak menemukan kehidupan manusia di benua itu, namun aku hanya menjelajahi sebagian kecil dari wilayah benua itu, jadi tidak menutup kemungkinan jika disana ada kehidupan manusia!" lanjut Long Yu Zhong.


"Lalu apakah senior ingin aku menjelajahi benua itu?" tanya Shin


"Begitulah, namun aku ingin kau untuk melatih kekuatan naga mu di benua itu, karena di benua itu terdapat banyak hewan spiritual tingkat tinggi, bahkan aku menemukan ada cukup banyak hewan spiritual tingkat Martial Saint meskipun aku hanya menjelajahi sebagian kecil daerah benua itu!..


Dengan banyaknya hewan spiritual disana akan menjadi sarana latihan yang bagus untuk mu, dan juga disana terdapat banyak sumber daya berharga, jadi berlatih sekaligus meningkatkan kultivasi mu disana!"


Long Yu Zhong melihat kebawah, tepatnya kearah lingkaran formasi teleportasi dibawahnya "Aku yakin kau sudah mengetahui susunan formasi macam apa ini dan formasi ini menuju kemana!..


Saudara Zhizun memberikan susunan formasi teleportasi ini pada ku setelah kami memutuskan untuk berpisah mencari pewaris masing-masing!"


Shin tersenyum lebar dan berkata "Yah, aku juga sudah tidak sabar ingin mencoba kekuatan naga!"


Membahas tentang naga membuat Shin jadi teringat tentang Drago.


Entah akan seperti apa nanti kekuatan naga yang Shin miliki, Shin tidak sabar ingin mencobanya.


"Teknik-teknik yang aku miliki ada di dalam cincin penyimpanan, yah meskipun kebanyakan adalah teknik tombak, namun ada juga teknik yang memanfaatkan kekuatan naga! Kau bisa mempelajarinya setelah tiba di benua itu!" ucap Long Yu Zhong kemudian melanjutkan "Baiklah, ayo cepat anak muda! Waktu tidak akan menunggu mu!"


Shin mengangguk lalu berjalan lalu diatas lingkaran formasi teleportasi.


"Senior, lalu bagaimana dengan mu?" tanya Shin menatap Long Yu Zhong.


"Sebentar lagi aku juga akan menghilang, ini saja aku sudah kesulitan mempertahankan bentuk tubuh ku! Kau lihat tubuh ku sudah seperti cermin!"


Shin memang melihat jika tubuh Long Yu Zhong sudah hampir menghilang.


"Ini memang takdir ku anak muda, jadi kau tidak perlu terlalu memikirkannya! Lagi pula tidak ada cara untuk menyelamatkan ku, jadi untuk terakhir kalinya, biarkan aku sedikit membantu mu!" Long Yu Zhong tersenyum hangat sambil melakukan segel tangan.


Seketika lingkaran susunan formasi teleportasi mengeluarkan cahaya.


Shin menangkupkan tangannya dengan sedikit membungkukkan badan "Terima kasih senior!"

__ADS_1


"Kau bisa mengucapkan terima kasih setelah kau menyelesaikan tugas yang kami bertiga berikan!" bersamaan dengan itu, to buy Long Yu Zhong menghilang disertai dengan Shin juga langsung berteleportasi.


***


Di tempat yang sangat jauh dari Benua Langit, di sebuah benua yang lebih besar, tepat di bagian paling Utara benua itu, dekat dengan pinggir pantai, tiba-tiba terlihat sebuah lingkaran susunan formasi yang bercahaya.


Cahaya itu semakin terang dan akhirnya menghilang, dan terlihatlah seorang pemuda tampan yang tidak lain adalah Shin.


Shin membuka matanya dan menemukan dirinya berada ditempat yang sama sekali berbeda.


Shin menggosok hidungnya "Jadi inikah benual lain, udaranya terasa lebih segar dan juga..."


Shin melihat sekitarnya "Ada banyak sekali tanaman spiritual yang tumbuh dimana-mana! Jika aku seorang alkemis maka mungkin aku akan meloncat-loncat karena kegirangan!"


Terdapat banyak sekali tanaman spiritual yang tumbuh diberbagai tempat membuat Shin kagum.


Meskipun kebanyakan hanyalah tanaman spiritual peringkat rendah dan hanya beberapa tanaman spiritual peringkat menengah, namun jumlahnya sangat banyak.


"Mungkin di benua ini memang tidak ada manusia karena itulah banyak sekali tanaman spiritual! Jika di benua ini ada manusia maka sudah pasti tidak akan ada pemandangan seperti ini!" ucap Shin kemudian mulai memanen tanaman spiritual.


Shin berpikir akan menyia-nyiakan tempat di cincin penyimpanannya jika hanya mengambil tanaman spiritual peringkat rendah, karena pastinya jauh di tempat yang lebih dalam di benua ini, pasti terdapat banyak sumber daya yang lebih berharga.


Shin mulai menjelajahi area sekitar sambil memanen berbagai macam tanaman spiritual peringkat menengah sampai peringkat atas.


Setelah beberapa jam, Shin tiba-tiba merasakan tanah yang mulai bergetar.


Shin pun menghentikan aktivitasnya memanen tanaman spiritual dan menoleh kearah aura yang dia rasakan sedang mendekat kearahnya dengan kecepatan tinggi.


"Roooaaarrrhhh...!!"


Terdengar suara raungan keras disertai dengan getaran tanah yang semakin keras.


Shin bisa merasakan dari auranya, jika hewan spiritual itu berada ditingkat Martial Saint tahap awal.


Baru saja beberapa jam Shin menginjakkan kakinya di benua baru ini, Shin sudah akan mendapatkan lawan Martial Saint.


Meskipun hewan spiritual tingkat Martial Saint tahap awal sangatlah tidak pantas menjadi lawan Shin, namun Shin masih ingin mencoba kekuatan naga miliknya.

__ADS_1


Shin bisa melihat dari kejauhan, pepohonan mulai tumbang dengan cepat, sampai akhirnya dia dapat melihat seperti apa bentuk hewan spiritual itu.


Hewan spiritual itu adalah seekor serigala raksasa berbulu putih lebat dengan berkepala dua dan satu tanduk dimasing-masing kepala.


"ROOOAAARRRHHH...!!


Serigala berkepala dua meraung semakin keras saat melihat keberadaan Shin.


Serigala itu tiba-tiba melompat dan dengan cakarnya menyerang Shin.


Namun Shin dapat dengan mudah menghindar dengan melompat cukup jauh kebelakang membuat serangan serigala itu menghantam tanah.


*BOOOMMM...!!


Kawah besar tercipta dengan retakan besar.


"Grrrr...! Makhluk rendahan! Beraninya kau mencuri di wilayah ku!" Serigala berkepala dua menatap Shin dengan tajam, auranya keluar menyebar kesegala arah.


Shin masih santai di depan serigala itu, sama sekali tidak merasa takut atau tertekan.


"Jadi ini wilayah mu! Kalau begitu aku minta maaf, bolehkah aku pergi sekarang?"


"Kau sudah berani mencuri di wilayah ku jadi jangan harap aku akan membiarkan mu pergi! Kau harus mati!" Serigala berkepala dua menghentakkan satu kaki depannya.


Shin tersenyum tipis "Kalau begitu sepertinya aku tidak memiliki pilihan lain selain melawan! Awalnya aku sudah berbaik hati tapi kau yang memaksa!"


Aura emas mulai keluar dari tubuh Shin, disertai dengan bola matanya yang berubah keemasan dan pupil mata tajam seperti naga.


"Meskipun kekuatan mu jauh dibawah ku tapi menggunakan kekuatan naga untuk melawan mu juga tidak ada salahnya!"


Tubuh serigala itu langsung gemetar melihat perubahan Shin, terutama dari aura dan matanya yang benar-benar membuatnya terintimidasi.


"Apa-apa ini, kenapa aku ketakutan? Bocah ini, aku merasa seperti sedang berada didepan seekor naga yang perkasa!"


\=\=\=\=


**Sebenarnya chapter ini udah author buat dari kemarin malam, tapi tinggal sedikit lagi jadi author udah sangat ngantuk, jadi sekarang baru up**

__ADS_1


__ADS_2