Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
42. Keputusan Shin


__ADS_3

Hati Shin terasa sedikit kacau, keputusan apa yang harus dia ambil.


Jika dia membunuh Xue'er maka sudah pasti Qin Zhiyun akan sangat sedih dengan hal itu.


Setelah berpikir beberapa saat, Shin akhirnya memutuskan "Baiklah, aku akan melupakan dendam ku padanya jika dia benar-benar kehilangan ingatannya!"


Wajah Qin Zhiyun berubah cerah, dia segera memeluk Shin "Terma kasih guru!"


"Lalu dimana Xue'er sekarang?"


"Memangnya apa yang akan guru lakukan?"


"Katakan saja, dimana dia?"


Qin Zhiyun pun mengatakan jika Xue'er sekarang sedang berkultivasi di ruang kultivasi khusus di kediaman Lui Meiyu ini.


"Baiklah, tunggu disini sebentar" tanpa mengatakan apa-apa lagi, Shin bergerak cepat kearah dimana Qin Zhiyun memberitahukan tempat Xue'er berkultivasi.


Entah apa yang Shin rencanakan.


Shin bergerak dengan lincah dan cepat, tidak ada ***** yang menemukannya.


Tidak membutuhkan waktu lama sebelum Shin menemukan tempatnya, namun terlihat ada dua kultivator tingkat Martial Monarc yang berjaga didepan pintu ruang kultivasi itu


"Ini akan membutuhkan kekuatan jiwa yang cukup besar untuk membunuh mereka berdua!" gumam Shin kemudian dengan dua jari telunjuknya, Shin memusatkan kekuatan jiwa yang besar lalu menembakkan dua sinar biru kearah penjaga itu.


Dua sinar biru melesat dengan kecepatan tinggi seperti peluru AWM, mengenai tepat di kepala dua penjaga itu.


Head Shot!


Penjaga itu pun langsung ambruk ketanah dengan mata melotot dan air liur yang mengalir keluar dari mulut mereka.


Shin baru saja menggunakan teknik penghancur jiwa.


Dua kultivator tingkat Martial Monarc telah dilimpahkan dengan mudah, walaupun memang membutuhkan kekuatan jiwa yang cukup besar.


Meskipun dua orang itu masih hidup, namun jiwa mereka telah hancur, tidak ada bedanya dengan orang mati.


Shin pun berjalan santai kearah pintu ruangan "Disinikah tempatnya"

__ADS_1


Shin pun membuka pintu ruangan, memperlihatkan seorang gadis cantik dengan rambut hitam panjang, kecantikan yang setara dengan Qin Zhiyun.


Dia adalah Xue'er.


Namun Shin sama sekali tidak memperlihatkan ketertarikan pada Xue'er, malah memandangnya dengan tatapan dingin, seakan ingin langsung membunuh gadis itu secepatnya.


Sekarang Xue'er masih bermeditasi dengan mata terpejam, dia membuka matanya setelah Shin masuk ke ruangan.


Dengan tenang dan nada tanpa emosi Xue'er berkata "Siapa kau? Aku yakin kau bukanlah anggota Sekte Lembah Siluman! Bagaimana kau bisa menyusup masuk bahkan bisa sampai di kediaman Master?"


Xue'er bisa mengetahui hal itu karena dia yakin tidak akan ada anggota Sekte bahkan seorang tetua sekalipun, yang berani sembarangan masuk saat dia sedang berkultivasi.


Dia bingung bagaimana Shin menyusup ke Sekte Lembah Siluman, padahal Sekte ini berada di sebuah alam misterius yang mana pintu masuknya terpasang segel yang kuat.


Bahkan penyusup di depannya ini bisa menyusup sampai di Kediaman Lui Meiyu yang dijaga sangat ketat.


"Tidak perlu bertanya! Aku akan segera menyelesaikan ini!" Ucap Shin dengan dingin kemudian melakukan segel tangan.


Xue'er segera memasang sikap waspada, namun belum sempat dia bereaksi, sebuah lingkaran susunan formasi muncul dibawah kaki dan diatas kepalanya.


Susunan formasi itu kemudian membentuk kurungan yang membuat Xue'er tidak bisa bergerak.


Didalam kurungan itu, Xue'er sama sekali tidak dapat menggunakan energi Qi nya, dia memukul dinding kurungan itu dengan keras.


"Bukan sesuatu yang penting, tapi mungkin kau akan mendapatkan sesuatu yang menyakitkan!" Shin kembali melakukan segel tangan "Aku ingin melihat apakah wajah datar mu itu bisa berubah atau tidak"


Seketika tulisan-tulisan kuno menjalar keseluruhan tubuh Xue'er. Tulisan-tulisan kuno itu kemudian memusat kearah perut Xue'er dan langsung masuk kedalam sana.


Xue'er berteriak kesakitan namun Shin sama sekali tidak peduli akan hal itu.


Qing Zhizun sudah memasang susunan formasi yang membuat orang-orang diluar ruangan itu tidak bisa mendengar atau merasakan apa yang terjadi di sana.


Xue'er terus berteriak keras, sampai akhirnya dia berhenti berteriak setelah semua tulisan-tulisan kuno itu masuk kedalam perutnya.


Keringat membasahi wajah Xue'er, kini wajah dinginnya meringis kesakitan, tubuhnya merasakan sakitmeskipun tidak sesakit sebelumnya.


"Apa yang kau lakukan pada ku?" Tanya Xue'er dengan ekspresi yang kembali datar seperti sebelumnya, sekarang dia sama sekali tidak bisa merasakan kultivasinya.


Kultivasinya seakan menghilang begitu saja setelah tulisan-tulisan kuno itu tadi masuk ke tubuhnya

__ADS_1


"Ternyata ekspresi mu bisa berubah juga, tapi tidak begitu lama" Shin tersenyum sinis "Aku rasa kau bisa merasakan jika kultivasi mu telah hilang! Aku telah melumpuhkan kultivasi mu!"


Sebenarnya Shin hanya menyegel kultivasi Xue'er.


Shin menggunakan formasi segel terkuat miliknya untuk menyegel kultivasi Xue'er, dia yakin bahkan Lui Meiyu tidak akan dapat menghancurkan atau bahkan merasakan jika kultivasi Xue'er disegel.


Shin melakukan hal ini karena sudah pasti Xue'er akan dianggap tidak berguna lagi oleh Lui Meiyu.


Dia tidak akan dapat menjadi kunci untuk kebebasan Dewa Siluman.


Shin tidak melumpuhkan kultivasi Xue'er karena jika Shin melakukannya, sama saja dia telah membunuh Xue'er.


Dia ingin memeriksa nanti apakah ingatan Xue'er benar-benar disegel atau tidak.


Xue'er terdiam mendengar perkataan Shin.


"Aku tidak akan berlama-lama, jadi sebaiknya kau tidur saja!" Shin melambaikan tangannya, membuat lipatan petir di dalam kurungan yang mengurung Xue'er.


Kilatan petir itu kemudian menyambar tidak tubuh Xue'er, hingga membuat gadis itu pingsan seketika.


Tanpa menunggu lama, Shin langsung melesat kembali ketempat Qin Zhiyun berada dengan membawa tubuh Xue'er yang masih terkurung di dalam formasi.


Tidak membutuhkan waktu lama, Shin sudah tiba di tempat Qin Zhiyun berada.


Qin Zhiyun yang melihat kedatangan Shin langsung berlari kearah pemuda itu, namun seketika wajahnya berubah terkejut saat melihat Xue'er yang terbaring lemas di dalam sebuah kurungan formasi.


"Xue'er!" ucap Qin Zhiyun dengan khawatir, dia takut Shin telah melakukan sesuatu yang menyakiti Xue'er "Guru, apa yang kau lakukan pada Xue'er?"


"Kau tenang saja, dia tidak kenapa-kenapa, hanya pingsan saja!" jawab Shin.


Qin Zhiyun bernafas lega setelah mendengarnya "Lalu kenapa guru mengurung Xue'er?"


Ah n pun menjelaskan alasannya pada Qin Zhiyun, tentang apa yang dia lakukan pada Xue'er dan alasannya.


Qin Zhiyun menganggukkan kepalanya, Shin tidak membunuh Xue'er saja sudah membuat Qin Zhiyun merasa berterima kasih pada Shin.


Jika hanya menyegel kultivasi Xue'er maka Qin Zhiyun tentu saja tidak masalah dengan hal itu.


\=\=\=

__ADS_1


\=\=\=\=>>


\=\=\=


__ADS_2