
Tombak es menusuk dada Wu Zhong, tepat di bagian jantung hingga tembus ke punggung Wu Zhong.
Wu Zhong membeletakkan matanya dengan seteguk darah yang keluar dari mulutnya.
"Kau..." Wu Zhong berkata dengan suara parau, dia baru sadar jika tertusuk dibagian jantung.
Jantungnya sudah hancur, tidak ada harapan lagi untuk hidup.
"Sudah berakhir Wu Zhong!" Energi dingin keluar dari tubuh Bing Zheng, kemudian menyebar menyelimuti tubuh Wu Zhong.
Tubuh Wu Zhong seketika membeku, terbungkus dalam kristal es yang padat.
Mata Wu Zhong masih terlihat terbeletak, seakan tidak percaya jika dia kembali kalah dari Bing Zheng.
Dengan kepalan tangannya, Bing Zheng memukul kristal es dengan keras. Retakan pun tercipta, menjalar kesegala arah, kemudian hancur berkeping-keping bersama dengan tubuh Wu Zhong didalamnya, menjadi serpihan kristal es yang berkilau.
Bing Zheng terengah-engah, dia bisa merasakan jika energi di dalam tubuhnya secara perlahan menurun, begitu juga dengan kultivasinya.
Sangat disayangkan, setelah ratusan tahun berkultivasi mencapai tingkat Martial Saint, kini kultivasinya turun menjadi Martial Monarc tahap 3.
"Setidaknya ini adalah pertukaran yang setara, meskipun kultivasi ku turun, tapi aku berhasil membunuh Wu Zhong!" tidak terlihat penyesalan diwajah Bing Zheng meskipun kultivasinya turun.
Dia justru merasa lega karena bisa membunuh Wu Zhong.
Wu Zhong melihat ke kejauhan, kearah pertarungan tingkat Martial Saint lainnya terjadi.
Dia bisa merasakan 3 energi kegelapan dari siluman tingkat Martial Saint.
Dia tidak mengetahui apa yang terjadi dan dari mana datangnya 3 aura itu, namun Bing Zheng hanya bisa berharap jika 3 siluman itu bisa dikalahkan.
Sekarang dia tidak bisa membantu karena kultivasinya yang turun, dia hanya akan menjadi beban jika mencampur pertarungan tingkat Martial Saint.
"Sepertinya aku harus memulihkan kekuatan ku dulu, energi Qi ku sudah hampir mencapai batasnya!" Bing Zheng pun mencari tempat yang nyaman untuk memulihkan kekuatan.
***
~1 Hari Yang Lalu~
Di Sekte Es Abadi, tepatnya di alam misterius khusus di sana, Bing Qiaoyu masih dengan giat berkultivasi, duduk bersila memejamkan mata, menyerap energi Qi yang melimpah di alam misterius tersebut.
__ADS_1
Sesaat kemudian, Shin membuka matanya karena merasakan jika pintu alam misterius ini terbuka.
"Apakah itu kakek? Tapi bukankah dia bilang akan datang kesini seminggu kemudian?" gumam Bing Qiaoyu.
Meskipun dia merasa bingung namun dia senang jika benar itu kakeknya, karena dia sudah bosan sendirian berlatih terus di alam misterius ini.
Bing Qiaoyu melihat keatas, dimana terbentuk sebuah lingkaran warna putih kebiruan.
Tiba-tiba sebuah sosok keluar dari lingkaran itu, seorang pria dewasa berusia sekitar 30-an.
Dia adalah Bing Lang, adik Bing Zheng.
Entah apa tujuannya datang ke alam misterius ini.
"Kakek Lang!" Bing Qiaoyu tersenyum kemudian berjalan mendekati Bing Lang.
Meskipun memang hubungan Bing Qiaoyu dan Bing Lang tidak sedekat Bing Zheng, namun Bing Qiaoyu tetap menyayangi Bing Lang sebagai kakeknya.
Sudah lama Bing Qiaoyu tidak melihat Bing Lang, jadwal Bing Qiaoyu cukup merindukan Bing Lang.
Bing Lang juga tersenyum ramah kemudian mengelus kepala Bing Qiaoyu "Sudah lama aku tidak melihat mu Yu'er, kau terlihat semakin cantik!"
"Apakah aku tidak boleh bertemu dengan cucu kesayangannya ku?"
"Hemph! Aku tidak yakin kakek Lang menemui ku hanya karena ingin melihat ku" Bing Qiaoyu mendengus.
"Haha! Sebenarnya aku menemui mu karena Kakek mu meminta ku untuk membawa mu ke suatu tempat" ucap Bing Lang.
"Kakek? Memangnya kemana?" tanya Bing Qiaoyu dengan perasaan penasaran, jelas ingin mengetahui kemana Bing Zheng memintanya pergi.
"Itu adalah suatu tempat yang rahasia, kau akan mengetahuinya setelah kita sampai" Bing Lang tersenyum misterius.
"Aku tidak mau jika kakek Lang tidak memberitahu tempat apa itu" Bing Qiaoyu memalingkan wajahnya.
Terlihat sedikit perubahan pada ekspresi Bing Lang, namun itu bertahan sesaat sebelum ekspresinya kembali normal.
"Yu'er, ini adalah perintah kakek mu, jika aku tidak membawa mu kesana, maka kakek mu akan menghukum ku" Bing Lang membujuk Bing Qiaoyu.
"Kakek Lang tenang saja, jika kakek berani menghukum mu maka aku yang akan menghukum kakek, akan ku tarik semua janggutnya sampai habis!"
__ADS_1
"Huh, mungkin hanya kau saja yang berani berkata seperti itu Yu'er!"
Bing Lang terus membujuk Bing Qiaoyu agar mau ikut, meskipun awalnya Bing Qiaoyu menolak, namun pada akhirnya dia setuju.
Bing Lang tersenyum tipis, sangat tipis sampai hampir tidak terlihat, entah apa maksud dari senyumannya itu.
"Baiklah kalau begitu, Yu'er kita akan berangkat sekarang!" Bing Lang melakukan segel tangan yang membuat sebuah lingkaran pintu keluar di atas mereka.
Bing Qiaoyu mengangguk, kemudian mereka berdua keluar dari alam misterius itu.
Saat ini di Sekte Es Abadi, hanya ada murid luar yang berada ditingkat Martial Emperor, dan hanya ada beberapa kultivator tingkat Martial Monarc, sedangkan untuk Martial Anchestor, semuanya sedang berada di Medan perang.
Tidak ada yang menyadari jika Bing Qiaoyu dan Bing Lang pergi dari Sekte Es Abadi.
Bing Lang dan Bing Qiaoyu terbang meninggalkan Sekte Es Abadi, dengan kecepatan penuh.
Bing Qiaoyu bingung kenapa harus menggunakan kecepatan penuh, namun dia menurut saja tanpa bertanya, terus terbang sambil berpikir kemana dia akan di bawa pergi.
Entah kenapa Bing Qiaoyu merasa ada yang janggal, namun dia tidak tau apa itu.
Sudah satu hari penuh mereka berdua terbang tanpa henti, Bing Qiaoyu mulai mengeluh karena kelelahan, dia ingin beristirahat sejenak, namun Bing Lang tidak mengijinkannya.
Mereka berdua terus terbang, sampai kemudian, Bing Qiaoyu tiba-tiba berhenti.
"Ada apa Yu'er, kita tidak bisa berhenti sekarang, kita harus secepatnya sampai!" ucap Bing Lang.
Bing Qiaoyu menatap Bing Lang, ekspresinya dipenuhi kecurigaan.
Setelah berpikir cukup lama, Bing Qiaoyu akhirnya menemukan kejanggalan yang dia rasakan, namun entah apakah yang dia pikirkan memang benar atau salah.
"Kakek Lang, sebenarnya kemana kau akan membawa ku?"
"Bukankah sudah aku bilang, kau akan mengetahuinya setelah kita sampai" Bing Lang tersenyum ramah.
"Lalu bagaimana kakek Lang mengetahui tentang alam misterius di Sekte Es Abadi? Kakek pernah bilang jika itu adalah tempat rahasia sekte, dan hanya master Sekte yang mengetahui tentang alam semesta itu"
Senyum di wajah Bing Lang tiba-tiba menghilang "Yu'er, jangan banyak bertanya, cukup diam dan ikut saja!"
"Apa sebenarnya yang kakek Lang rencanakan?" Bing Qiaoyu kini bersiaga, dia merasa jika Bing Lang sepertinya merencanakan sesuatu untuk mencelakakan dirinya.
__ADS_1