
Shin masih tetap tenang dibawah tekanan dari dua kultivator tingkat Martial Saint, tatapan matanya tajam menatap Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo, sama sekali tidak terlihat ketakutan dimatanya.
Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo mengerutkan kening, mereka bisa merasakan jika Shin hanya berada ditingkat Martial Monarc tahap 2, tapi bagaimana bisa Shin masih bisa bertahan di bawah tekanan mereka berdua yang berada ditingkat Martial Saint.
"Sepertinya kau memiliki sedikit kemampuan bocah! Tapi jangan harap kau bisa lolos dari ku!" Tetua Jing Hu memusatkan energi Qi nya pada telapak tangannya.
Seketika tangannya diselimuti api hitam yang ganas, api hitam yang mengeluarkan hawa mengerikan.
Shin mengerutkan mulutnya hingga membentuk huruf o "Ho! Amaterasu kah"
Shin bisa merasakan jika api hitam ditangan Tetua Jing Hu lebih kuat dari pada api hitam miliknya.
Dia tau jika api hitam itu terbentuk dari gabungan Qi api dan Qi kegelapan, dua energi Qi dari dua jenis pemahaman yang berbeda disatukan, sedangkan api hitam milih Shin terbentuk dari Qi api dan aura membunuhnya.
Jelas sekali api hitam milik Shin kalah dari Tetua Jing Hu.
"Setelah melakukan pelatihan tertutup, aku bisa menggabungkan dua hukum pemahaman menjadi satu! Aku ingin melihat seberapa kuat api hitam ini!" ucap Tetua Jing Hu, kemudian mengibaskan tangannya, mengeluarkan gelombang api hitam kearah Shin.
Shin masih tetap tenang, dia mengangkat tangan kanannya dengan telapak tangan terbuka menghadap api hitam.
"Dinding Ruang!"
Seketika sebuah lapisan dinding transparan terbentuk didepan Shin, menjadi perisai yang melindunginya dan Qin Zhiyun.
Gelombang api hitam pun menghantam dinding ruang Shin.
*BOOOMMM...!!
Ledakan keras terjadi dengan jangkauan ledakan yang luas, bahkan tanah yang berjarak puluhan meter di bawah kaki Shin terbentuk kawah yang lumayan besar.
Kekuatan api hitam Tetua Jing Hu sangat mengerikan, bahkan hanya dengan sedikit kekuatannya sudah mampu membuat ledakan keras seperti itu.
"Aku sudah menduga jika setelah keluar dari pelatihan tertutup, Tetua Jing Hu pasti akan mendapatkan kekuatan yang besar! Tapi aku tidak menyangka akan semengerikan ini!"Tetua Lei Huo merasa ngeri melihat efek dari api hitam Tetua Jing Hu.
Bahkan untuk dirinya, jika terkena serangan itu pasti akan mendapatkan luka, padahal tadi itu hanya sebagian kecil dari kekuatan Tetua Jing Hu yang dikeluarkan.
"Hahaha! Tetua Lei Huo terlalu memuji, aku sebenarnya juga ingin melihat seperti apa kekuatan Tetua Lei Huo setelah keluar dari pelatihan tertutup!" Meskipun Tetua Jing Hu bilang begitu, namun wajahnya memasang senyum penuh kebanggaan.
__ADS_1
Asap debu mengepul kesegala arah, menutupi area ledakan.
Sampai kemudian angin bertiup menghilang semua debu.
"Apa! Bagaimana mungkin?!"
Mata Tetua Jing Hu dan Tetua Lei Huo terbeletak saat melihat Shin dan Qin Zhiyun yang masih melayang ditempat semula tanpa mendapatkan luka sedikitpun, bahkan pakaian mereka tidak tergores.
"Kau! Bagaimana kau masih bisa tidak mendapatkan luka setelah menerima serangan ku!" Tetua Jing Hu sulit untuk mempercayai hal ini.
Bahkan jika itu kultivator tingkat Martial Monarc tahap akhir akan mendapatkan luka parah jika menerima serangan tadi.
Namun Shin masih baik-baik saja.
"Apa? Maksud mu serangan tadi? Bahkan seekor semut hanya akan merasa geli saat menerima serangan mu tadi!" Shin berkata dengan gaya yang menyebalkan.
"Guru, jangan memancing emosi mereka, kita harus secepatnya melarikan diri dari situasi ini!" Qin Zhiyun merasa jika ini akan berakhir tidak baik.
Karena jika kedua tetua itu marah maka mustahil bagi mereka untuk selamat.
"Kau tenang saja Yun'er, percayalah pada guru mu!" Shin tersenyum.
Sepertinya kali ini Tetua Jing Hu sudah tidak lagi bisa mengendalikan amarahnya.
"Kau benar-benar mencari kematian bocah!" suara Tetua Jing Hu berubah menjadi lebih berat.
Shin mulai waspada, memasang kuda-kuda siap tempur "Guru, sepertinya kali ini aku membutuhkan bantuan mu!"
Shin tentu saja paham, dengan kekuatannya saat ini tidak mungkin bisa menghadapi kedua orang ini secara bersamaan, jadi tentu saja dia harus meminta bantuan dari Qing Zhizun.
"Yah, kali ini aku memang tidak bisa hanya berdiam diri!" Qing Zhizun pun keluar dari tubuh Shin.
Hal ini membuat Qin Zhiyun yang berada dibelakang Shin merasa terkejut, dari mana asalnya pria itu, Bagaimana dia bisa keluar dari tubuh Shin.
"Kau tenang saja Yun'er, dia bukan musuh, dia berada di pihak kita!" ucap Shin.
Qin Zhiyun menganggukkan kepalanya, dia mengetahui jika Qin Zhiyun hanya seorang jiwa, meskipun begitu aura yang dipancarkan setara dengan kultivator tingkat Martial Saint.
__ADS_1
"Hanya dengan bantuan seorang jiwa kau pikir bisa melawan kami" Tetua Lei Huo menatap Qin Zhiyun dengan sinis.
"Kau jangan terlalu meremehkan ku bocah" ucap Qing Zhizun.
"Bocah? Apa kau tidak melihat jika aku sudah tua? Aku sudah berumur ratusan tahun!"
"Meskipun usia mu 1000 tahun sekalipun, kau masih tetap seorang bocah Dimata ku!"
"Yah, aku tidak meragukan perkataan mu!" ucap Shin, karena dia tau usia Qing Zhizun sudah belasan ribu tahun "Tapi guru, sebelum kita bertarung sepertinya akan lebih baik jika kita membuat susunan formasi untuk melindungi Yun'er!"
Qing Zhizun melirik kearah Shin lalu berkata "Kau kan bisa membuat ruang! Akan lebih baik jika kau menggunakan hukum ruang untuk melindungi gadis itu!"
"Ah, benar juga! Aku lupa!" Shin merasa sedikit konyol.
"Guru!" Qin Zhiyun melihat Shin, jelas sekali dari tatapannya, gadis itu mengkhawatirkan Shin.
"Yun'er, aku harap kau bisa tetap tenang dan percaya pada ku!" Shin pun membuat sebuah ruang dimensi dengan luas beberapa meter berbentuk persegi "Kau akan aman disini"
"Guru berhati-hatilah!" ucap Qin Zhiyun.
Entah kenapa dalam situasi ini perasaannya tidak enak, karena dia pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya.
Saat itu dia hanya bisa melihat Shin yang berjuang mati-matian hanya demi menyelamatkannya.
Dan sekarang terjadi lagi, Qin Zhiyun berharap hasil dari pertarungan kali ini akan berakhir berbeda dari sebelumnya.
Meskipun Shin kalah, Qin Zhiyun berharap Shin masih bisa selamat.
Shin menganggukkan kepalanya, lalu bergerak sedikit kedepan bersama Qing Zhizun.
"Siapa yang ingin kau lawan anak muda?" tanya Qing Zhizun.
"Aku ingin melawan yang menggunakan api hitam!" jawab Shin.
"Baiklah"
Tiba-tiba hawa dingin keluar dari tubuh Shin, hawa dingin intens yang menusuk tulang.
__ADS_1
Seketika ledakan energi dingin keluar dari tubuh Shin, menyebar kesegala arah, sebuah tanda kristal es terbentuk di antara alis Shin, mata Shin berubah menjadi putih kebiruan, begitu juga dengan rambutnya.
Tanda Elemen Es! Gabungan dari Tanda Elemen Angin dan Tanda Elemen Air.