Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
125. Pembantaian


__ADS_3

"Hahaha! Apakah kalian sudah selesai! Aku puji usaha kalian, namun itu semua sia-sia saja! Sudah ku bilang kalian tidak akan bisa menghancurkan susunan formasi ini!" Shin tersenyum lebar, memandang para High Orc itu dari atas dengan tatapan merendahkan.


"MANUSIA! AKAN KU PASTIKAN KAU MATI MENGENASKAN JIKA AKU BERHASIL KELUAR DARI FORMASI INI!!" Raja Rou Dan berteriak marah.


"Memangnya kau bisa melakukannya? Dengan kekuatan kalian semua saja masih tidak mampu menghancurkan formasi ini, lalu bagaimana kau bisa keluar?"


Raja Rou Dan merapatkan giginya, benar-benar semakin marah, hal ini membuatnya merasa rendah di depan para bawahannya.


"Tapi melihat usaha kalian ingin menghancurkan formasi ini, mungkin aku bisa membantu kalian menghancurkannya!"


Ucapan Shin membuat semua High Orc menoleh kearahnya termasuk Raja Rou Dan.


"Apa yang kau rencanakan?" Penasehat Hang Peng merasa jika ada sesuatu yang Shin rencanakan, tidak mungkin dia akan membebaskan mereka dengan mudah seperti itu.


"Sudah ku bilang aku akan membantu kalian menghancurkan susunan formasi ini!" Shin melakukan segel tangan sambil menyeringai lebar "Jika kalian beruntung maka kalian bisa selamat!"


Tidak lama setelah itu, gelombang energi melonjak dari seluruh bagian lapisan dinding formasi.


"MANUSIA!! APA SEBENARNYA YANG KAU RENCANAKAN?!" Raja Rou Dan menyadari gelombang energi itu, dia menjadi khawatir.


"Bukankah sudah pasti! Aku menginginkan kemusnahan ras High Orc!"


Raja Rou Dan, Jendral Chong dan penasehat Hang Peng benar-benar terkejut mendengar itu, jadi manusia itu ingin memusnahkan rasnya, itu benar-benar tindakan yang sangat kejam.


Bahkan mereka sendiri yang memang sering kali membunuh ras lainnya, namun tidak pernah berpikir untuk memusnahkan satu ras.


"Memangnya kenapa kau ingin melakukan hal itu? Apakah kami pernah melakukan kesalahan hingga membuat mu ingin memusnahkan ras kami?!" Penasehat Hang Peng saat ini bergetar ketakutan.


"Apa kalian tidak salah menanyakan hal itu? Bukankah sebelumnya kalian mengirimkan salah satu jendral untuk membunuh ku? Jadi seharusnya kalian tidak menyalahkan ku akan hal ini!"


tidak ada lagi kata-kata yang bisa keluar dari mulut para High Orc, para pasukan Raja Rou Dan benar-benar panik saat ini, tidak tau harus bagaimana karena sebagian besar dari mereka telah kehabisan energi Qi.


Gelombang energi pada setiap sisi dinding formasi semakin melonjak, tiba-tiba jutaan cahaya bersinar dari dalam tanah, itu adalah kristal formasi yang sebelumnya telah dipasang.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian...


*BOOOOMMMM...!!


ledakan super kuat terjadi didalam susunan formasi, guncangan yang disebabkan bahkan bisa sampai di wilayah Elf, padahal jaraknya terpaut ribuan kilometer.


Shin dan Raja Yong yang berada tidak jauh diatas susunan formasi sama sekali tidak terkena dampak ledakan kerena ledakan itu terjadi hanya di dalam susunan formasi.


"Ledakan itu benar-benar mengerikan, aku bahkan tidak yakin akan selamat jika terkena ledakan itu! Jika bukan karena ledakan itu terjadi di dalam susunan formasi maka dampaknya akan sangat luas!" gumam Raja Yong merasa ngeri menyaksikan ledakan itu.


Kepulan asap memenuhi susunan formasi, membuat Shin dan Raja Yong tidak dapat melihat kedalamnya.


Tidak lama kemudian, susunan formasi itu mengalami keretakan, susunan formasi itu terus retak hingga akhirnya hancur menjadi serpihan-serpihan kecil bagaikan kaca pecah kemudian hilang tertiup angin.


Angin bertiup kencang, membuat kepulan asap itu hilang tertiup angin


Shin dan Raja Yong akhirnya bisa melihat jika hanya ada dua orang yang tersisa, berdiri di tanah dengan nafas terengah-engah tidak beraturan


Mereka berdua adalah Raja Rou Dan dan Jendral Chong, dari jutaan High Orc hanya mereka berdua yang berhasil selamat dari ledakan itu.


Raja Rou Dan dan Jendral Chong terdiam dengan mata melotot, mereka sama sekali tidak menemukan keberadaan pasukan mereka, bahkan penasehat Hang Peng juga tidak terlihat.


"Inikah dampak dari ledakan itu! Selain Raja Rou Dan dan Jendral Chong, sama sekali tidak ada yang tersisa dari pasukan mereka, bahkan tulang mereka sampai hancur menjadi debu" Raja Yong kembali bergumam.


Raja Yong menoleh kearah Shin yang saat ini tersenyum lebar, tidak terlihat ada beban di wajahnya setelah memusnahkan jutaan High Orc.


Shin terlihat seperti baru saja menginjak serangga yang tidak berguna.


"Haaah! Aku tidak bisa membayangkan jika Shin berada di jalan yang salah, mungkin itu akan menjadi akhir dari dunia ini!" pikir Raja Yong.


Dia merasa bersyukur karena Shin adalah orang baik, meskipun dia juga merupakan orang yang sangat kejam disaat yang bersamaan, namun itu hanya berlaku bagi musuh-musuhnya saja.


"Semuanya menghilang tanpa sisa! Semua pasukan ku sudah dibantai habis tanpa ampun! Manusia itu benar-benar kejam!" Raja Rou Dan merapatkan giginya, tangannya terkepal erat karena kemarahan.

__ADS_1


"Yang mulia, manusia itu tidak bisa dimaafkan, kita harus membunuhnya!" hati Jendral Chong sekarang juga dipenuhi kemarahan.


Sementara itu, Shin saat ini masih melayang di tempat semula bersama Raja Yong.


"Seperti yang diperkirakan, mereka berdua tidak mati namun mendapatkan luka yang cukup parah!" ucap Shin lalu menoleh kearah Raja Yong "Yang mulia, sekarang giliran kita!"


Raja Yong mengangguk kemudian terbang menghampiri Raja Rou Dan dan Jendral Chong.


"Selamat atas keberuntungan kalian, sesuai dengan apa yang aku katakan, aku membantu kalian menghancurkan susunan formasi itu!" Shin masih ingin mempermainkan mereka berdua.


"MANUSIA...!!"


Raja Rou Dan yang sudah tidak bisa menahan kemarahannya, langsung melesat kearah Shin dengan kecepatan tinggi.


Dalam sekejap mata Raja Rou Dan sudah berada di depan Shin dengan tombak yang siap menebas pinggang pemuda itu.


Shin masih terlihat tenang dengan senyum lebarnya, sama sekali tidak berniat menghindari serangan Raja Rou Dan.


Sesaat sebelum Shin terkena serangan Raja Rou Dan, tiba-tiba sebuah pukulan mengenai pipi Raja Rou Dan, hingga membuatnya terpental jauh.


"Raja Rou Dan, akulah lawan mu!" ucap Raja Yong, dialah tadi yang memukul Raja Rou Dan.


"Terima kasih yang mulia!" ucap Shin.


"Huh, seharusnya tadi kau bisa menghindari serangan itu! Kenapa kau malah diam saja?"


"Heh heh! Aku tau yang mulia akan melindungi ku!"


Raja Yong mendengus ringan sebelum melihat kearah Raja Rou Dan yang sekarang menatapnya dengan penuh kebencian.


"Raja Rou Dan, urusan kita sebelumnya masih belum selesai! Hari ini aku akan menyelesaikan masalah diantara kita!" Raja Yong mengeluarkan pedangnya.


"Raja Yong bajingan, jika saat ini aku tidak terluka maka kau bisa ku bunuh dengan mudah!!"

__ADS_1


"Kau hanya bisa menyalahkan diri mu sendiri atas situasi ini!"


__ADS_2