Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
107. Rencana Yang Hancur


__ADS_3

Raja Yong tersenyum lalu mengelus kepala Xun dengan lembut.


"Syukurlah, ayah sudah sembuh" Yian mengusap air matanya.


Raja Yong pun menoleh kearah mereka, melihat orang yang hadir satu persatu, hanya ada satu orang saja yang tidak Raja Yong kenali yaitu Shin, dan ada satu orang lagi yang kurang.


"Guei'er, dimana Han'er?" Raja Yong bertanya dengan suara sedikit kelam.


"Adik Han" Guei melihat kebelakang dimana yang lainnya berada, Guei mengerutkan keningnya karena tidak menemukan keberadaan Han.


"Tadi dia bersama kami di sini! Kemana adik Han pergi?" tanya Guei kepala yang lainnya.


Namun tidak ada yang mengetahuinya, mereka terlalu fokus melihat proses penyembuhan Raja Yong sehingga tidak menyadari jika Han sudah menghilang.


Shin kemudian menjawab "Tadi paman Han pergi keluar sesaat sebelum yang mulia raja sembuh!"


"Cepat cari Han'er dan bawa dia kehadapan ku secepatnya!" perintah Raja Yong dengan dingin.


"Memangnya ada apa dengan adik Han, ayah?" tanya Guei dengan penuh kebingungan.


"Jangan banyak bertanya, cepat laksanakan perintah ku!" suara Raja Yong sedikit keras.


"Baik" Guei pun berniat pergi mencari Han, namun Shin segera menghentikannya..


"Tidak perlu mencarinya paman! Biar aku yang membawanya kemari!" Tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut, Shin melakukan segel tangan kemudian mengibaskan tangannya.


*Wooosss...!!


Han langsung muncul didepan Shin dalam keadaan terikat tulisan-tulisan kuno dari susunan formasi.


Wajah Han berubah buruk saat melihat dia kini berada di ruangan tempat yang lainnya berada.


Dia benar-benar bingung kenapa dia bisa secara tiba-tiba berada ditempat ini lagi, padahal sebelumnya dia sudah terbang keluar dari wilayah istana kerajaan.


Namun tiba-tiba susunan formasi muncul dan mengikat tubuhnya, kemudian seketika dia menemukan dirinya telah kembali keruangan ini.


Sebelumnya Shin telah menanamkan sebuah tanda susunan formasi pada tubuh Han, Shin melakukan saat dia sebelumnya berjabat tangan dengan Han.

__ADS_1


Shin melakukan itu karena entah kenapa instingnya mengatakan jika ada yang mencurigakan dari Han ini.


Setelah Raja Yong bangun dan langsung mencari keberadaan Han, Shin menjadi semakin yakin dengan instingnya.


Semua mata kini mengarah pada Han yang terikat tidak berdaya.


"Adik Han, apa yang terjadi?" Guei tidak tau harus melakukan apa karena dia tau kalau ini semua perbuatan Shin, Guei menoleh kearah Shin, tatapannya seperti meminta penjelasan.


"Paman Guei, aku juga tidak tau apa-apa, lebih baik kita mendengarkan penjelasan yang mulia raja!" Shin menoleh kearah Raja Yong yang kini sudah bangun dari ranjangnya.


Raja Yong berjalan mendekati Han yang terikat, menatapnya dengan tatapan tajam.


"Han'er, kenapa kau melakukan semua ini? Apa kau sadar jika yang kau lakukan adalah salah?!"


"Ayah, sebenarnya apa yang terjadi? Memangnya apa yang telah dilakukan adik Han?" Guei bertanya.


Raja Yong masih menatap Han, mengabaikan pertanyaan Guei.


Keringat dingin membasahi wajah Han, wajahnya terlihat panik namun sesaat kemudian ekspresinya berubah menyeramkan, menatap Raja Yong dengan penuh kebencian.


"Tua Bangka sialan! Kenapa kau tidak mati saja!!" Han berkata dengan nada tinggi, membuat semuanya terkejut, tentu saja kecuali Raja Yong dan juga Shin.


Han memang tidak berbakat dalam kultivasi seperti Elf pada umumnya, namun dia memiliki bakat lain yaitu alkemis.


Saat ini Han hanya memiliki kultivasi tingkat Martial Anchestor tahap akhir, namun kemampuan alkimia nya sangatlah tinggi, tidak ada yang bisa mengalahkannya dalam hal itu, membuat semua orang menghormatinya.


Di samping bakatnya dalam alkimia yang tinggi, Han juga sangat baik dan ramah terhadap semua orang.


Namun apa yang mereka lihat sekarang? Apakah ini sifat asli Han yang selama ini dia sembunyikan dibalik senyum ramahnya?


Lalu apa yang sebenarnya telah Han lakukan sehingga membuat Raja Yong terlihat sangat marah padanya.


"Han'er, selama ini ayah telah merawat mu dengan baik! Ayah selalu mengajarimu tentang kebaikan, namun kau malah melakukan perbuatan yang salah!"


"Merawat ku dengan baik?!" Han tersenyum sinis "Heh, bukankah selama ini kau merawat ku hanya untuk kebaikan orang itu saja?!" Han menatap Guei.


"Adik Han, apa yang kau katakan?" Guei sama sekali tidak paham maksud Han.

__ADS_1


"JANGAN PANGGIL AKU ADIK LAGI SIALAN!! APA KAU TAU, SEKERAS APA PUN AKU BERUSAHA TETAP TIDAK AKAN BISA MENJADI RAJA!!..


GUEI! KAU TERLAHIR DENGAN BAKAT YANG TINGGI UNTUK MENJADI SEORANG PENGUASA! SEDANGKAN AKU! AKU HANYA TERLAHIR UNTUK DIANGGAP SEBAGAI BAWAHAN MU SAJA!!" Han berteriak keras, menatap Guei dengan penuh kebencian.


Kali ini Raja Yong tertegun mendengar itu, Han benar-benar diselimuti kemarahan saat ini.


Seorang Elf seharusnya memiliki hati nurani yang baik sejak lahir, karena itulah Elf memiliki sifat alami yaitu baik hati dan penyayang terhadap sesama.


Karena hal inilah tidak pernah terjadi konflik di antara para Elf, Elf selalu hidup rukun dan damai, tidak menyukai hal-hal yang kasar dan tidak akan pernah melakukan hal kasar.


Kecuali memang sangat dibutuhkan seperti saat para Elf di usik atau saat mereka sedang berburu.


Karena hal ini, Raja Yong berpikir ada yang salah dengan Han.


"Aku sama sekali tidak paham apa yang kau maksud adik Han! Selama ini kita selalu bersama, aku berlatih bela diri dan kau berlatih alkimia! Kita berada di jalan kita masing-masing, aku sama sekali tidak pernah menganggap mu sebagai bawahan! Aku selalu menyayangi mu sebagai satu-satunya adik ku!" Guei berkata dengan tegas.


Han tertegun mendengar itu, sesaat dia merenung namun tiba-tiba kepalanya menjadi terasa sakit.


"Sudahlah, aku sudah muak dengan semua ini!!" Han berusaha lepas dari formasi yang mengikatnya dengan sekuat tenaga.


Hingga akhirnya aura ditubuhnya meledak membuatnya lepas dari formasi Shin.


Han langsung melompat menjauh dari mereka semua.


"Akan ku hancurkan kalian semua!" Han berkata dengan suara berat dan mata merah yang melotot.


Han menggerakkan tangannya mengeluarkan sebuah botol kecil yang berisi pil didalamnya.


Han berniat menelan semua pil yang ada di dalam botol kecil ditangannya, namun tiba-tiba dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena dia kembali terikat oleh susunan formasi milik Shin.


"Jangan pernah berharap kau bisa bertindak bebas selama kau masih di tempat ini! Sebaiknya kau menyerah karena kau sama sekali tidak memiliki kesempatan" ucap Shin dengan tenang.


"Sialan!" Han mengumpat keras dalam hatinya.


Kenapa manusia ini benar-benar mengganggu?! Jika bukan karena kehadiran dari manusia ini maka rencananya bisa berjalan dengan lancar.


Namun semuanya menjadi kacau setelah manusia ini datang.

__ADS_1


\=\=\=\=


**Maaf up nya agak lama karena memang author ada sedikit kesibukan di dunia nyata**


__ADS_2