
Shin berjalan menuju ruangan tempat Han sebelumnya, dia berpapasan dengan banyak prajurit dan semua prajurit itu langsung membungkukkan badan dengan penuh hormat.
Lebih tepatnya hormat mereka terlalu berlebihan karena para prajurit itu membungkuk sampai 90°.
Tidak hanya itu, tubuh para penjaga itu bergetar saat melihat Shin, sepertinya ini pertama kalinya mereka melihat manusia jadi mereka jadi tidak bisa mengendalikan diri.
Shin benar-benar tidak nyaman dengan situasi ini, jadi dia mempercepat langkahnya.
***
Shin pun akhirnya tiba didepan pintu ruangan, saat dia membuka pintu, Shin melihat Raja Yong, Guei, Yian dan Luo sudah berada disana.
"Shin, ternyata kau sudah selesai latihan" semua orang tersenyum saat melihat Shin.
"Saudara Shin, Bagaimana latihan mu? Apakah kau berhasil menguasai hukum waktu?" tanya Luo dengan penasaran.
"Ya, tapi hanya sedikit saja yang aku pahami! Hukum waktu benar-benar sulit!" Shin berjalan memasuki ruangan.
"Shin, kenapa adik Han masih belum juga bangun padahal ini sudah satu bulan!" ucap Yian dengan wajah khawatir.
"Saat dalam proses penarikan benda yang tertanam di dalam tubuh pangeran Han, jiwanya jadi terluka, karena itulah dia masih belum bangun! Aku akan menyembuhkan luka pada jiwanya terlebih dahulu" Shin berdiri di samping pangeran Han lalu mengulurkan tangan kanannya satu jengkal di atas kepala Han.
Shin mulai mengalirkan kekuatan jiwanya, menyembuhkan jiwa pangeran Han yang terluka.
Beberapa menit kemudian Shin pun menyelesaikan proses penyembuhan.
"Bagaimana Shin?" tanya Raja Yong.
"Jiwanya sudah sembuh, tidak lama lagi dia akan bangun, kita hanya tinggal menunggu saja!"
Mereka semua langsung bernafas lega, dengan ini mereka tidak perlu lagi khawatir.
Benar saja, beberapa menit berlalu dan pangeran Han menunjukkan tanda-tanda akan sadar.
Tidak lama kemudian, mata Han pun terbuka secara perlahan, hal pertama yang Han lihat adalah wajah keluarganya.
Ayah, kakak, kakak ipar dan juga keponakannya.
Han bangun, duduk diatas ranjang sambil memegang kepalanya, kepalanya terasa sakit dan ingatannya kabur.
__ADS_1
"Ayah, apa yang terjadi?" tanya Han.
"Apakah kau tidak mengingat apa-apa?" Raja Yong balik bertanya.
"Memangnya apa yang terjadi ayah? Kenapa kalian semua ada disini dan kenapa kepala ku terasa sakit?" ucap Han.
Raja Yong dan yang lainnya saling pandang, mereka tidak tau harus menjelaskan seperti apa pada Han.
Han tidak mengingat apa-apa, jika dia diceritakan tentang apa yang telah dia perbuat maka entah akan seperti apa reaksi Han nantinya.
"Sebaiknya kalian ceritanya semuanya, seperti apa kenyataan yang terlah terjadi! Karena jika kalian menyembunyikan hal ini, jika pangeran Han mengetahuinya nanti, situasinya akan menjadi lebih buruk!" Shin menyarankan pada raja Yong dan lainnya.
Raja Yong berpikir sejenak, apa yang dikatakan Shin memang benar, jika pangeran Han mengetahui kenyataannya nanti, maka kemungkinan mental pangeran Han akan terguncang dan itu bisa menyebabkan hal buruk padanya.
Han menoleh kearah Shin, dalam ingatannya dia sama sekali tidak pernah melihat Shin sebelumnya.
"Ayah, siapa orang ini?" tanya Han.
"Dia adalah Shin dari ras manusia, dialah yang telah menyelamatkan mu" jawab Raja Yong.
"Manusia" mata Han melebar dan langsung melihat telinga Shin, wajahnya seketika dipenuhi keterkejutan.
"Maaf sebelumnya tuan Shin karena telah merepotkan mu hingga harus menyelamatkan ku" Han menunduk memberi hormat, dia tidak menyangka akan bertemu dengan seorang manusia yang dikatakan sebagai ras dalam legenda.
Meskipun dia sendiri tidak tau apa yang telah terjadi sehingga diselamatkan oleh Shin, namun dia tetap meminta maaf.
Shin tersenyum "Tidak masalah, dan juga jangan panggil aku tuan, Shin saja itu sudah lebih baik!"
"A... Baiklah" Han menoleh kearah Raja Yong "Ayah, apa yang telah terjadi sebenarnya?"
Raja Yong menghela nafas sebelum akhirnya menceritakan semua yang terjadi, mulai dari apa yang telah Han perbuat sampai akhirnya diselamatkan oleh Shin.
Mata Han melebar sama sekali tidak berkedip mendengar cerita dari ayahnya, dia berpikir bagaimana mungkin dia melakukan hal sekejam itu.
Bekerja sama dengan ras High Orc dan membuat racun mematikan untuk membunuh ayahnya sendiri demi mendapatkan tahta kerajaan.
Salah hatinya, dia merasa tidak pernah iri atau menginginkan tahta kerajaan, lalu bagaimana mungkin hal sekejam itu dia lakukan.
Han memegang kepalanya yang terasa sakit, secara samar dia mengingat kembali hal-hal kejam yang telah dia lakukan.
__ADS_1
Mengingat hal itu membuat air mata Han mengalir, rasa penyesalan yang amat besar seketika dia rasakan.
Hal yang dia lakukan benar-benar tidak bisa dimaafkan, seharusnya dia pantas untuk mati.
"Ayah, apakah aku benar-benar melakukan hal itu?" tanya Han untuk memastikannya kembali.
"Ya, tapi itu semua kau lakukan karena dikendalikan oleh para High Orc, itu bukan karena keinginan mu sendiri, jadi kau tidak usah terlalu memikirkannya! Kami sudah memaafkan mu Han'er!" Raja Yong berkata dengan suara halus, berusaha menenangkan Han.
"Tapi tetap saja ayah... aku hampir saja membunuh mu dan membuat semua Elf celaka..." Han masih tidak merasa lebih baik, dia menjambak rambutnya, penyesalan dihatinya benar-benar sudah tidak bisa dijelaskan "Kesalahan ku sudah sangat besar ayah... aku bahkan tidak bisa memaafkan diri ku sendiri... mungkin akan lebih baik jika aku mati saja!"
*PLOK!!
Shin tiba-tiba menampar Han dengan keras, hingga membuat semua orang terdiam, tidak ada yang menduga Shin akan melakukan hal itu.
"Jangan pernah berpikir untuk mengakhiri hidup mu sendiri, itu bukanlah cara untuk menebus sebuah kesalahan! Jika kau benar-benar merasa bersalah atas apa yang telah kau lakukan maka kau harus menebusnya dengan tindakan yang baik, persembahan hidup mu untuk ras Elf, bantu ras Elf mencapai kejayaan yang lebih tinggi maka itu baru bisa disebut sebagai penebus kesalahan!" Shin berkata dengan tatapan tajam.
Perkataan Shin membuat hati Han bergetar, apa yang dikatakan Shin langsung masuk kedalam hatinya membuat Han sadar akan kesalahannya.
Han memejamkan mata, menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya bersamaan dengan membuka mata kembali.
"Terima kasih Shin karena telah menyadarkan ku, seperti apa yang kau katakan aku akan membantu ras Elf mencapai kejayaan yang lebih tinggi!" Han berkata dengan suara tegas, membulatkan tekad dari perkataannya.
Raja Yong dan yang lainnya tersenyum, mereka juga berterima kasih pada Shin karena telah mengembalikan semangat hidup Han.
"Haha! Aku senang jika kau sudah sadar dengan hal itu" Shin tersenyum, lalu menepuk bahu Han "Aku dengar pangeran Han sangat hebat dalam hal alkimia, jadi apakah boleh aku belajar alkimia dari pangeran Han?"
"Tentu saja Shin, aku tidak akan menolak hal itu jika kau menginginkannya! Aku pasti akan mengajari mu!" Han langsung menyetujui permintaan Shin.
\=\=\=\=\=\=
**Sedikit Informasi.
Jika ada yang bertanya kenapa alurnya lemot maka author akan menjawab jika author emang sengaja membuat alurnya lemot.
Kenapa? Karena author mengincar 60 ribu kata pada bulan ini, sedangkan novel ini bentar lagi bakalan tamat, author gk yakin apakah bisa mencapai 60 ribu kata, jadi author membuat alurnya agak lemot, menulis kata sebanyak mungkin untuk mencapai 60 ribu kata supaya mendapatkan pendapatan minimum.
Author berharap akhir bulan nanti bisa mencapai target 60 ribu kata dan lvl novel ini bisa naik ke lvl 10.
Jadi jika alurnya agak lemot maka tolong di maklumi! Dan maaf jika tidak nyaman dengan hal ini**🙏🙏
__ADS_1