Pahlawan Di Dunia Kultivator 2

Pahlawan Di Dunia Kultivator 2
120. Cerita Luo


__ADS_3

Dalam waktu satu minggu ini, Shin bekerja keras membuat susunan formasi pada kristal energi kelas atas, dia sudah menghabiskan ratusan ribu kristal energi kelas atas, namun itu semua masih belum cukup untuk membuat susunan formasi raksasa yang bisa memusnahkan seluruh High Orc.


Shin membutuhkan jutaan kristal energi.


Itu adalah jumlah yang sangat banyak, bahkan untuk kerajaan Elf sekalipun.


Jutaan kristal energi kelas atas sudah setara dengan 70% dari keseluruhan harta kerajaan.


Namun Raja Yong tidak peduli seberapa banyak biaya yang dia keluarkan, karena hasilnya nanti jika berhasil akan sangat memuaskan.


Dengan musnahnya seluruh pasukan High Orc, mereka nanti bisa menjarah harta para High Orc.


Kekayaan para High Orc jelas lebih melimpah dari para Elf, jadi jika semua harta mereka dijarah, maka itu akan menguntungkan bagi para Elf.


Shin mempersiapkan kristal formasi di dalam sebuah ruangan tertutup, semua kristal energi kelas atas yang telah menjadi kristal formasi dimasukkan kedalam cincin penyimpanan.


Begitu juga dengan yang masih belum jadi, semuanya masih berada di dalam cincin penyimpanan, Shin hanya tinggal mengeluarkannya saja.


Shin sekarang masih sibuk dengan kristal energi kelas atas, dia sudah hampir menghabiskan seluruh kekuatan jiwanya.


Dalam satu minggu ini, Shin sama sekali tidak pernah istirahat, jadi hal itu wajar saja.


Wajah Shin dipenuhi keringat, dia benar-benar bekerja keras.


"Huuuf...! Sepertinya aku harus beristirahat sejenak, aku sudah hampir kehabisan Kekuatan jiwa!" Shin merebahkan tubuhnya kelantai, dia sudah sangat kelelahan.


Setelah beberapa saat, Shin bangun, duduk dalam posisi bersila lalu mengeluarkan tanaman-tanaman spiritual yang sebelumnya dia dapatkan di Lembah Beracun.


Semua tanaman spiritual yang dia dapatkan disana memiliki tingkat kualitas yang sangat tinggi, energi yang terkandung didalamnya sangat melimpah.


Selain tanaman spiritual yang memiliki esensi dari 5 elemen, ada juga tanaman spiritual yang dapat meningkatkan atau memulihkan Kekuatan jiwa, jadi selain untuk meningkatkan kultivasi, itu juga bisa memulihkan kekuatan jiwanya.


Shin pun mengkonsumsi semua tanaman spiritual itu satu persatu, lalu dimurnikan.


Entah kenapa proses pemurnian tanaman spiritual pada tubuh Shin berlangsung sangat cepat, tidak perlu satu menit untuk memurnikan satu tanaman spiritual.


Padahal jika itu sebelumnya, untuk memurnikan tanaman spiritual peringkat atas seperti itu mungkin bisa membutuhkan waktu berjam-jam.

__ADS_1


Tapi sekarang prosesnya sangat cepat dan membuat Shin bingung.


"Apakah ini semua karena lima bola energi yang sebelumnya masuk ke dalam tubuh ku" gumam Shin, mengingat lima bola energi sebelumnya.


Hanya dalam waktu kurang dari 1 jam, semua tanaman spiritual itu sudah habis dikonsumsi oleh Shin.


"Meskipun aku tidak naik tingkatan kultivasi, namun aku sekarang sudah berada di puncak tingkat Martial Saint tahap akhir!" Shin berpikir ini tidak buruk, hanya dalam waktu kurang dari 1 jam, kekuatannya meningkat pesat.


Selain itu, kekuatan jiwanya juga sudah pulih dan juga mengalami peningkatan, jika dengan kekuatan jiwanya saat ini semua kristal energi kelas atas yang dia miliki masih belum selesai dibuat menjadi kristal formasi, maka Shin harus keluar untuk meminta pil yang dapat memulihkan kekuatan jiwa.


Shin sebelumnya sudah melarang siapapun untuk masuk ke dalam ruangan itu agar dia bisa terus fokus, jika dia membutuhkan sesuatu maka dia tinggal keluar untuk memintanya nanti.


Shin juga sudah meminta pada Han untuk membuatkannya pil yang dapat memulihkan Kekuatan jiwa dengan kualitas terbaik dan sebanyak yang dia bisa buat.


"Baiklah, waktunya untuk melanjutkan pekerjaan!" Shin pun mulai kembali membuat kristal formasi sebagai bahan nantinya membentuk susunan formasi raksasa.


Waktu terus berjalan, tidak terasa 2 Minggu sudah kembali berlalu dan kekuatan jiwa Shin kembali habis.


Shin menghela nafas "Padahal hanya tinggal belasan ribu kristal energi kelas atas lagi yang tersisa, namun kekuatan jiwa ku sudah habis! Benar-benar menyebalkan!"


"Sepertinya aku harus keluar untuk mendapatkan pil dari pangeran Han" Shin pun berjalan keluar dari ruangan itu.


Saat Shin membuka pintu, dia melihat Luo sudah berada di luar ruangan itu.


"Ah, kebetulan sekali saudara Shin, kau keluar di saat yang tepat!" Luo melambaikan tangannya, mengeluarkan sebuah kotak giok kecil, lalu menyerahkannya kepada Shin "Paman Han menyuruh ku memberikan ini pada mu! Di dalam kotak giok itu terdapat 3 pil tingkat tinggi yang bisa memulihkan kekuatan jiwa mu!"


"Benar-benar kebetulan, aku jadi tidak perlu repot-repot mencarinya, saat ini kekuatan jiwa ku memang sudah habis, jadi sangat memerlukan pil ini!" Shin tersenyum senang, melihat kotak giok ditangannya.


Shin kemudian menoleh kearah Luo sambil tersenyum penuh makna "Lalu bagaimana saudara Luo, apakah kau sudah berhasil?"


Luo tertegun sejenak sebelum menunduk sambil menghela nafas ringan "Aku..."


Belum sempat Luo menyelesaikan kalimatnya, Shin sudah lebih dulu memukul kepalanya.


"Aduh! Saudara Shin, kenapa kau memukul ku?!" Luo memegang kepalanya.


"Aku hanya bingung kenapa kau begitu payah!? Hanya menyatakan perasaan saja kau tidak bisa?!" Shin benar-benar kesal dengan Luo, Shin kemudian menepuk bahu Luo "Sekarang katakan pada ku, seperti apa wanita itu? Apakah dia dari kalangan bangsawan ras Elf?"

__ADS_1


"Sebenarnya dia bukan dari kalangan bangsawan"


"Eh, lalu?"


"Dia hanyalah seorang gadis biasa"


"Memangnya seperti apa gadis itu? Bagaimana kau bisa bertemu dengannya? Apakah kalian berdua sudah saling mengenal?" Shin mengajukan banyak pertanyaan.


"Dia hanya seorang gadis biasa, dia adalah putri dari seorang pemilik restoran sederhana di bagian selatan ibu kota!"


"Lalu jika dia hanya seorang gadis biasa, bagaimana kau bisa bertemu dengannya?"


"Sekitar seratus tahun lalu..."


Seratus tahun lalu?! bagaimana bisa dia menyebutkan seratus tahun tanpa beban, itu bahkan aku belum dilahirkan! Tidak! mungkin kakek dan nenek ku saja masih belum lahir, itulah yang Shin pikirkan.


"Sekitar seratus tahun lalu saat aku masih kecil, aku secara diam-diam keluar dari istana dan berkeliling ibu kota! Aku menggunakan pakaian orang biasa sebagai penyamaran agar orang-orang dan para prajurit yang berkeliling tidak mengenali ku!"


Luo lanjut menceritakan jika saat itu dia masuk ke sebuah restoran sederhana untuk makan, dia saat itu sangat lapar karena terlalu lama berkeliling.


Disanalah Luo bertemu dengan gadis itu, gadis yang masih berusia 70 tahun, masih terlihat sangat imut.


Meskipun masih kecil, namun gadis itu bekerja keras membantu orang tuanya mengurus restoran, gadis itu sangat landai melayani semua pelanggan.


Senyumannya yang imut membuat Luo secara tidak sadar mulai jatuh cinta pada gadis itu.


Luo selalu memperhatikan gadis itu sampai akhirnya dia yang dilayani oleh gadis itu.


Luo merasa sangat senang karena bisa melihat gadis itu lebih dekat.


Semenjak itu, Luo sering keluar secara diam-diam dari istana kerajaan dan menyamar menjadi orang biasa untuk makan di restoran itu, alasannya hanya untuk bertemu dengan gadis itu.


Untuk sekarang hubungan mereka sudah sangat dekat, Luo bahkan sudah mengenal kedua orang tua gadis itu.


Namun sampai sekarang Luo masih belum menceritakan identitas aslinya pada gadis itu dan juga belum menyatakan perasaannya.


Luo takut jika gadis itu tau kalau dirinya adalah seorang pangeran maka gadis itu akan merasa kecewa pada dirinya.

__ADS_1


__ADS_2